TIPS merawat tas kulit saat musim hujan. Sama seperti perhiasan dan jam tangan, tas kulit merupakan investasi jangka panjang yang mencerminkan gaya sekaligus selera pemiliknya.
Namun, cuaca lembab di tengah musim hujan yang sedang terjadi di Indonesia saat ini, bisa menjadi tantangan besar dalam merawat tas kulit agar kualitasnya tidak menurun.
Pasalnya, kelembapan berlebih dapat memicu pertumbuhan jamur, dan secara perlahan menurunkan kualitas, tampilan, serta daya tahan kulit jika tidak dirawat dengan tepat.
Berikut tips merawat tas kulit:
Jaga tas kulit tetap kering
Jika tas terkena air hujan atau kelembapan tinggi, segera tepuk-tepuk permukaannya menggunakan kain lembut yang mudah menyerap air.
Hindari mengeringkan tas dengan suhu panas atau paparan sinar matahari langsung karena dapat menyebabkan kulit retak dan berubah bentuk.
Baca juga: Cara Mengatasi Kulit Wajah Berminyak dengan Tomat
Tips Merawat Tas Kulit saat Musim Hujan
Biarkan tas mengering secara alami di tempat teduh dengan aliran udara yang baik. Jangan lupa untuk mengisi bagian dalam tas dengan tisu atau kain lembut, agar bentuknya tetap terjaga selama proses pengeringan.
Menjaga tas kulit tetap kering sangatlah penting karena paparan kelembapan dalam waktu yang lama dapat memicu pertumbuhan jamur dan bakteri, yang berujung pada pembusukan dan timbulnya noda.
Lebih lanjut, tas yang terbuat dari kulit hewan lebih mudah meregang di lingkungan dengan kelembapan tinggi, sehingga tas berisiko kehilangan bentuk aslinya seiring waktu.
Simpan tas kulit dengan benar
Simpan tas di area sejuk, kering, dan memiliki ventilasi baik. Jaga tingkat kelembapan sekitar 50-70 persen dengan suhu sekitar 15-20 derajat celsius untuk menjaga kondisi material tetap optimal.
Saat menyimpan tas, masukkan terlebih dulu ke dalam dust bag yang berpori dan tambahkan silica gel untuk menyerap kelembapan berlebih.
Di iklim tropis seperti di Indonesia, silica gel berukuran kecil sering kali kurang efektif, sehingga disarankan menggunakan ukuran yang lebih besar, atau gunakan dehumidifier.
Jika menggunakan dehumidifier cair, pastikan posisinya aman dan tidak berisiko tumpah karena cairannya dapat merusak tas kulit secara fatal.
Meskipun tas sudah ditaruh di tempat yang teduh dan berada di dalam dust bag, sebaiknya tetap hindari menaruhnya di area dengan paparan sinar matahari langsung. Sebab, paparan matahari berlebihan bisa memudarkan warna dan membuat kulit retak.
Lindungi dari hujan dan tumpahan cairan
Gunakan semprotan anti-air khusus material kulit yang sesuai dengan jenis bahan tas, seperti suede, saffiano, atau vachetta.
Sebab, setiap jenis kulit membutuhkan perawatan berbeda. Kesesuaian produk penting karena kandungan kimia tertentu bisa memengaruhi tekstur alami kulit.
Sebagai perlindungan tambahan, selalu gunakan payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar ruangan agar tas tidak terkena air secara langsung.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Bersihkan tas kulit secara rutin
Pembersihan rutin perlu dilakukan. Gunakan sikat berbulu halus atau kain microfiber untuk mengangkat debu yang menempel.
Jika terjadi tumpahan, segera serap cairan dengan kain kering tanpa menggosok. Jika perlu, tepuk perlahan menggunakan kain lembap.
Saat membersihkan tas kulit, baik itu pembersihan rutin maupun ketika tas terkena tumpahan, jangan menggunakan tisu basah atau produk pembersih yang mengandung alkohol maupun bahan kimia kuat. Sebab, ini dapat merusak lapisan kulit dalam jangka panjang.
Apabila tas mengalami noda membandel, jamur, atau tanda keausan, pertimbangkan untuk membawanya ke jasa perawatan kulit profesional.
Gunakan kondisioner dan pelindung kulit berkualitas
Untuk perawatan bulanan, gunakan kondisioner khusus dengan pH seimbang untuk menjaga kelembapannya, sehingga kulit tidak mengering atau retak. [Din]





