• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 10 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Guru Besar UIN Jakarta Inginkan Sosialisasi Nilai Perdamaian di Level Grass Root

16/08/2018
in Berita
80
SHARES
617
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Kegiatan World Peace Forum sudah digelar 7 kali, salah satu guru besar Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Andi Faisal Bakti menginginkan adanya sosialisasi hasil tersebut di level grass root.

Ide terbentuknya World Peace Forum itu bagus. Tokoh-tokoh agama dan sosial yang sangat paham namanya damai bertemu satu sama lain. Para partisipan datang dari praktisi, pemuka agama, komunitas keagamaan dan masih banyak lagi.

Menurut Andi Faisal, level pertemuan dan diskusi di World Peace Forum ke-7 di Jakarta, Rabu (16/08) masih bagus. Namun, level berikutnya yang perlu diperjuangkan.

“Level berikutnya itu untuk implementasi bisa diketahui masyarakat, perlu namanya media. Tapi itupun tidak cukup. Masih ada poin lainnya,” ujar Andi Faisal Bakti.

Ia menambahkan, level berikutnya berada pada implementasi di level grass root. Level tersebut mengartikan lapisan masyarakat yang paling bawah, terutama masyarakat yang bersentuhan langsung dengan kehidupan sulit.

Pada level grass root, masyarakat ini justru sering memiliki masalah. Kesenjangan ekonomi dan sebagiannya bisa menimbulkan konflik sehingga perlu nilai-nilai kedamaian.

Para cendikiawan dan orang pintar lainnya yang terlibat di diskusi ini, perlu membuat hasil forum nilai-nilai kedamaian bisa didengar sampai ke lapisan masyarakat bawah. Hasilnya perlu diterbitkan dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia bahkan menggunakan bahasa yang mudah dipahami.

Pembaca hasil forum damai pun biasanya datang dari penceramah, guru dan intelektual lainnya, nantinya mereka itu yang membahas kembali kepada masyarakat agar bisa dimengerti bahasanya di majelis-majelis dan masjid-masjid. Seterusnya bisa di sekolah-sekolah dan tempat agama lainnya. Jika tidak ada sosialisasi ke lapisan masyarakat bawah, ini akan berhenti sampai di sini saja.

Selain itu, memaknai kedamaian di dunia ini kuncinya harus memahami orang lain. Oleh karena itu, sebagai orang Islam harus paham dan mengerti ajaran agama Islam itu sendiri terlebih dahulu.

“Kita pahami agama Islam dulu, baru kemudian mengerti agama lainnya. Begitupun sebaliknya. Seharusnya orang lain juga mengerti Islam, sehingga tidak ada Islamphobia, christianphobia dll, itu pun nanti bisa hilang dengan sendirinya,” tutupnya.[ind/Firda]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Din Syamsuddin: Indonesia Contoh Perdamaian Agama dengan Pendekatan Jalan Tengah

Next Post

Indonesia Komitmen dengan Middle Path Islam

Next Post

Indonesia Komitmen dengan Middle Path Islam

Solopeduli Bantu Pengobatan dan Trauma Healing Korban Gempa di Perbukitan Lombok

Menteri Luar Negeri Sebut Ibu Berperan dalam Pengajaran Wasatiyah Islam

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    189 shares
    Share 76 Tweet 47
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    306 shares
    Share 122 Tweet 77
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9288 shares
    Share 3715 Tweet 2322
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4208 shares
    Share 1683 Tweet 1052
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    808 shares
    Share 323 Tweet 202
  • Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4790 shares
    Share 1916 Tweet 1198
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11747 shares
    Share 4699 Tweet 2937
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga