• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 21 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Perjuangan Nabi Isa Memurnikan Tauhid di Bumi Palestina

13/01/2025
in Khazanah, Unggulan
Perjuangan Nabi Isa Memurnikan Tauhid di Bumi Palestina

foto:pinterest

82
SHARES
633
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

DIKUTIP dari Gen Saladin, menuliskan perjuangan Nabi Isa memurnikan tauhid di bumi Palestina.

Dulu, ketika kecil aku suka sekali nasyid yang menceritakan tentang nabi-nabi Ulul Azmi.

Nabi-nabi yang ujiannya lebih besar, perjuangannya lebih sulit, tapi kesabaran mereka pun lebih besar.

Kamu juga masih ingat kan dengan nabi-nabi ini? Mereka adalah Nabi Nuh, Nabi Ibrahim, Nabi Musa, Nabi Isa, dan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Kelima nabi ini disebut sebagai Ulul Azmi, yang kata Ibnu Abbas bermakna, “Mereka adalah orang-orang yang memiliki keteguhan dan kesabaran.”

Dan di antara 5 nabi ini, yang medan dakwahnya utuh di Palestina sejak awal sampai akhir adalah Nabi Isa alaihissalam.

Bahkan kelak di akhir zaman, beliau juga akan membunuh Dajjal di Bab Ludd, Palestina.

Langit Palestina mengabadikan peristiwa sejak Nabi Isa saat bayi sudah menegakkan tauhid, “Sesungguhnya aku hamba Allah, Dia memberiku Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang Nabi.” (QS. Maryam 30).

Beliau adalah anak Ibunda Maryam, yang sejak kecilnya sudah tumbuh dalam keberkahan Masjid Al Aqsha! Kota-kota di Palestina seperti Baitulahm (Bethlehem) dan Nashirah (Nazareth) menjadi dua tempat yang sering dikaitkan dengan napak tilas perjuangan Nabi Isa.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Baitulahm sebagai tempat lahirnya Beliau, dan Nashirah sebagai tempat beliau diutus menjadi nabi di usia 30 tahun.

Selama 3 tahun lamanya beliau meneruskan perjuangan Nabi Zakaria dan Yahya.

Bisa kamu bayangkan, Bani Israil benar-benar jahat kala itu dengan membunuh para nabi, sehingga tugas kenabian Nabi Isa juga penuh dengan ancaman.

Dalam membersamai dakwah itulah, Nabi Isa dibersamai oleh sahabat-sahabat andalan yang digelari sebagai Al Hawariyyun.

Dalam As Shaf ayat 14, Nabi Isa pernah bertanya tentang kesediaan pengikutnya untuk menjadi penolong agama Allah, “Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku (untuk menegakkan agama) Allah?”, lalu para Hawariyyun menjawab lugas dan tegas, “Kamilah penolong-penolong (agama) Allah”.

Lalu apakah Bani Israil kala itu menyambut seruan dakwah Nabi Isa? Dalam ayat Ash Shaf yang sama, Allah menggambarkan, “Lalu segolongan dari Bani Israil beriman dan segolongan (yang lain) kafir.”

Sebagaimana dakwah nabi-nabi sebelumnya, Nabi Isa pun melalui tantangan dari masyarakat dan penguasa yang tidak suka perubahan.

Kala itu Palestina dikuasai oleh Romawi, namun Romawi memberi kekuasaan pada penguasa lokal Yahudi bernama Herodes Antipas.

Orang inilah pula yang bertanggungjawab atas syahidnya Nabi Yahya karena menegakkan risalah tauhid kepada Bani Israil.

Perjuangan Nabi Isa Memurnikan Tauhid di Bumi Palestina

Baca juga: Trump Ancam Neraka buat Palestina, Neraka Datang ke California

Di bumi Palestina yang mulia itulah, Nabi Isa meneruskan perjuangan para Nabi, sekaligus memberi tahu kaumnya bahwa nabi akhir zaman akan diutus.

Dalam Ash Shaf ayat 6, Allah menggambarkan Nabi Isa yang memberitakan kedatangan Nabi Muhammad pada kaumnya, “Wahai Bani Israil! Sesungguhnya aku utusan Allah kepadamu, yang membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan seorang Rasul yang akan datang setelahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).”

Nabi Isa akhirnya Allah angkat ke langit setelah perjuangan beliau di bumi Masjid Al Aqsha dan sekitarnya (dalam beberapa riwayat disebutkan beliau berdakwah 3 sampai 3,5 tahun), dan sekitar 500 tahun kemudian, Allah utus Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dari jazirah Arab, diikuti oleh generasi sahabat dari bangsa Arab, untuk menyempurnakan risalah para Nabi.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bertemu Nabi Isa dalam megahnya peristiwa Isra Mi’raj (lagi-lagi terjadi di Masjid Al Aqsha) sebelum beliau hijrah ke Madinah.

Dan, 16 tahun setelah peristiwa Isra Mi’raj itu, sahabat-sahabat kebanggaan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menapakkan kakinya di Bumi Palestina sebagai pembebas, mengakhiri kekuasaan Romawi yang sudah nyaris 700 tahun berkuasa di Palestina dan bertempur begitu lama dengan Persia untuk mempertahankannya.

Bilal azan di atasnya, Khalid dan Amru membuka gerbangnya, Abu Ubaidah memimpin shalat khusyu, dan Khalifah Umar menerima kuncinya.

Risalah Tauhid yang murni itu akhirnya bersinar setelah penantian berabad-abad lamanya.[Sdz]

Tags: Perjuangan Nabi Isa Memurnikan Tauhid di Bumi Palestina
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Penyanyi Salma Salsabil Resmi Dilamar oleh Dimansyah Laitupa, Berikut Profilnya

Next Post

Gelar Raker 2025, Salimah Bogor Semangat Susun Program untuk Masyarakat

Next Post
Gelar Raker 2025, Salimah Bogor Semangat Susun Program untuk Masyarakat

Gelar Raker 2025, Salimah Bogor Semangat Susun Program untuk Masyarakat

Mengkhawatirkan Keberhasilan Tanpa Menerima Perjalanan akan Menghadapi Perjuangan

Mengkhawatirkan Keberhasilan Tanpa Menerima Perjalanan akan Menghadapi Perjuangan

Kegagalan Adalah Bagian dari Kemanusiaan

Kegagalan Adalah Bagian dari Kemanusiaan

  • Hukum shalat sendirian bagi laki-laki

    Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1907 shares
    Share 763 Tweet 477
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7989 shares
    Share 3196 Tweet 1997
  • Fadkhera Tancap Gas Perkuat Produksi Tawarkan Sukuk Musyarakah di Urun-RI, Proyeksi Imbal Hasil 15,01 persen

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5007 shares
    Share 2003 Tweet 1252
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1737 shares
    Share 695 Tweet 434
  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2931 shares
    Share 1172 Tweet 733
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3515 shares
    Share 1406 Tweet 879
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11172 shares
    Share 4469 Tweet 2793
  • Makna Talak dalam Kata “Udahan” yang Diucapkan Suami

    1001 shares
    Share 400 Tweet 250
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga