• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Ada Apa dengan Cinta

30/04/2024
in Fokus
Ada Apa dengan Cinta

Ilustrasi, foto: Wallpaper Cave

110
SHARES
843
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ADA apa dengan cinta? Cinta punya banyak makna di berbagai rasa. Sayangnya, tak semua orang memahaminya.

Bahasa Indonesia memiliki kekurangan sebagai simbol ungkapan rasa. Dalam ungkapan yang berbeda, simbol bahasanya tak berbeda.

Kata cinta dalam bahasa Indonesia seperti tak memiliki kekkhususan. Rasa suka terhadap siapa pun dan apa pun diwakili dengan satu kata: cinta.

Padahal, nuansanya sangat berbeda. Cinta seorang siswa kepada gurunya tentu berbeda antara cinta sesama siswa. Cinta ayah kepada anaknya juga sangat berbeda dengan cinta ayah dengan istrinya.

Begitu pun dengan cinta seseorang dengan pekerjaannya. Cinta seseorang dengan hewan peliharaannya. Cinta warga dengan tanah airnya. Dan seterusnya.

Cinta antara Pria dan Wanita

Islam membedakan antara cinta umum dengan yang khusus seperti pria dan wanita. Secara umum, cinta disimbolkan dengan kata al-hubbu.

Cinta ini bisa ditujukan ke siapa dan apa saja. Misalnya, cinta mukmin kepada Allah subhanahu wata’ala begitu pun sebaliknya, cinta umat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam begitu pun sebaliknya, cinta umat dengan Al-Islam, dan seterusnya.

Namun berbeda dengan cinta antara pria dan wanita. Al-Qur’an menyebutnya dengan kata mawaddah dan rahmah: waja’ala bainakum mawaddatan wa rahmatan.

Ulama menafsirkan dua kata ini yang dalam bahasa Indonesia sama-sama cinta. Mawaddah adalah cinta yang lahir dari dorongan syahwat biologis. Sementara rahmah, cinta yang lahir dari kecocokan rasa.

Cinta secara Umum

Menariknya, Al-Qur’an selalu mendominasi makna cinta al-hubbu dari dua kata tadi: mawaddah dan rahmah. Karena memang cakupan cinta al-hubbu memiliki cakupan yang lebih luas.

Sementara, nuansa keseharian sosial dan budaya justru sebaliknya. Makna cinta didominasi oleh hubungan pria dan wanita. Mulai dari film, syair dan lagu, serta kata love sebagai terminologi impor dari budaya Barat.

Jarang sekali dalam keseharian, anak-anak muda bilang, “God, I love you!”

Bisa disimpulkan, makna cinta dari sudut pandang Islam seolah menjadi terbalik dari sudut pandang keseharian kita. Yang luas jadi sempit, dan yang sempit menjadi luas.

Cinta tentang pria dan wanita dalam Islam tidak diekspos begitu massif. Tidak tertera di banyak ayat dan hadis. Bisa dibilang, hanya di ayat pernikahan saja: yaitu kata mawaddah dan rahmah.

Nah, kini yang menjadi muhasabah kita, kita mau ikut yang mana: cara Islam memandang cinta atau dunia sekuler yang kecanduan cinta? [Mh]

 

 

 

 

Tags: Ketika Cinta Tak Berbalas
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Jalan Cinta Naila Binti Al-Farafishah, Istri Pejuang Islam

Next Post

Mana yang Lebih Dulu: Jodohan atau Cinta

Next Post
Mencari Sahabat Sejati

Mana yang Lebih Dulu: Jodohan atau Cinta

Mazda Indonesia Official Vehicle Partner Women Half Marathon (WHM) 2024 Jakarta, Turut Rayakan Semangat, Kekuatan, dan Keanggunan Para Pelari Perempuan

Mazda Indonesia Official Vehicle Partner Women Half Marathon (WHM) 2024 Jakarta, Turut Rayakan Semangat, Kekuatan, dan Keanggunan Para Pelari Perempuan

Pengobatan Kenabian, Gabungan Filosofi Praktik Yunani dan India

Pengobatan Kenabian, Gabungan Filosofi Praktik Yunani dan India

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9574 shares
    Share 3830 Tweet 2394
  • Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Baterai HP Lebih Tahan Lama dengan 5 Kebiasaan Sederhana Ini

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1383 shares
    Share 553 Tweet 346
  • Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11858 shares
    Share 4743 Tweet 2965
  • Ini Manfaat Kurma Ajwa untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2532 shares
    Share 1013 Tweet 633
  • 3 Hal Yang Tidak Bisa Kembali Dalam Kehidupan Kita

    409 shares
    Share 164 Tweet 102
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4876 shares
    Share 1950 Tweet 1219
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga