• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 30 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Oase

Ibu, Engkau Bekerja untuk Siapa?

26/02/2021
in Oase
Khalid Bin Walid, Si Pedang Allah yang Terhunus

Foto: Pixabay

72
SHARES
555
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Ibu, Engkau Bekerja untuk Siapa?

Oleh: Dewi Rusita Rahmawati

Seharian di rumah, katanya sih ibu bekerja dari rumah, bisa sambil ngasuh anak. Tapi seharian anak nyaris tak disentuh, tangan mu hanya asyik menggeser layar HP yang katanya sedang melayani konsumen.

Jangankan bermain bersama anak, memeluknya saja tak ada waktu. Anak disapa dan diajak bicara hanya saat menyuapinya dan memandikannya, karena merasa itu adalah rutinitas wajib yang harus dia lakoni tiap hari.

Klunting..

Terdengar suara pesan masuk. Engkau bergegas menghampiri smartphone kesayanganmu, membaca, dan membalas pesan agar tak disebut slow respon.

Ya, bagi mu, slowrespon adalah sebuah pantangan untuk pedagang online.
Tapi giliran anak menangis, merengek minta ditemani main, engkau bilang “sebentar nak”.

Seolah tak apa, tak masalah kalo slow respon ke anak. 5 menit berlalu, 15 menit berlalu, anak menunggu ibunya tak kunjung datang.

Ketahuilah bu, 5 menit bagi anak itu rasanya bagaikan 1 jam. Apalagi 15 menit. .

Sebenarnya engkau bekerja untuk siapa ibu?

Katamu ibu bekerja supaya anak-anak bisa hidup lebih layak, ada uang untuk liburan, uang untuk beli mainan dan uang untuk jajan.

Tapi anak-anak tak hanya butuh uang bu. Mereka butuh lebih dari itu, mereka butuh waktu bersamamu.

Katamu ibu bekerja dari rumah supaya bisa sambil menemani anakmu bermain, dan melihat engkau tumbuh berkembang.

Tapi nyatanya, kau tak ada waktu untuk menemaninya bermain. Kau biarkan dia kesepian. Jiwamu hadir, tapi hatimu tidak..

Uang bisa terus dicari, tapi waktu bersamanya tak akan terulang kembali.

Anak-anak akan terus tumbuh dewasa hingga tanpa kita sadari mereka beranjak pergi mengejar cita-citanya sendiri.

Bekerjalah dengan profesional ibu, bekerja tanpa mengabaikannya, bekerja tapi tetap fast respon memenuhi kebutuhan kasih sayang untuk mereka.

©Dewi Rusita Rahmawati

*)menulis sebagai pengingat diri, bukan bermaksud menasehati apalagi menggurui

Dishare di sosial media Facebook

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Antusias SMA JISc di Edu Fair 2018

Next Post

Sikap Kami terhadap Bashar Al-Assad dan Konflik di Suriah

Next Post

Sikap Kami terhadap Bashar Al-Assad dan Konflik di Suriah

Pekerjaan Travel Umrah di Mata Komisaris Royal Indonesia Travel, Ahmad Husaini

Wisata Keluarga Seru di Cibalung Happy Land Bogor

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8120 shares
    Share 3248 Tweet 2030
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3611 shares
    Share 1444 Tweet 903
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2979 shares
    Share 1192 Tweet 745
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    676 shares
    Share 270 Tweet 169
  • KNPK Apresiasi Kebijakan Pembatasan Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Link Koleksi Murottal Terbaik Sepanjang Masa

    553 shares
    Share 221 Tweet 138
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3138 shares
    Share 1255 Tweet 785
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1961 shares
    Share 784 Tweet 490
  • Suriah (Syams), Pasukan Islam Terbaik dan Perang Akhir Zaman

    306 shares
    Share 122 Tweet 77
  • Bukan Kita yang Mengatur Hidup Ini

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga