• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 9 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Quran Hadis

Level Iqra Ketiga: Kesadaran Cinta yang Mendalam

02/06/2023
in Quran Hadis, Unggulan
Level Iqra Ketiga: Kesadaran Cinta yang Mendalam

Foto: Unsplash

83
SHARES
638
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

LEVEL iqra ketiga lebih mendalam, yakni how to understand. Pemahaman dalam level ini sudah memasuki kesadaran emosional, yakni bagaimana menghayati dan merasakan secara emosional kedalaman makna ayat-ayat Al-Qur’an.

Baca Juga: Mengenal Level Iqra Pertama: Kesadaran Sensorial

Baca Juga: Level Iqra Kedua: Kesadaran Memahami, Memikirkan dan Mendalami

كَمَا أَرْسَلْنَا فِيكُمْ رَسُولًا مِنْكُمْ يَتْلُو عَلَيْكُمْ آيَاتِنَا وَيُزَكِّيكُمْ وَيُعَلِّمُكُمُ الكِتَابَ وَالحِكْمَةَ وَيُعَلِّمُكُمْ مَا لَمْ تَكُونُوا تَعْلَمُونَ

“Sebagaimana Kami telah mengutus kepadamu Rasul di antara kalian yang membacakan ayat-ayat Kami kepada kalian dan menyucikan kalian dan mengajarkan kepada kalian Al-Kitab dan Al-Hikmah, serta mengajarkan kepada kalian apa yang belum kalian ketahui.” (QS Al-Baqarah [2]: 151)

Diharapkan orang-orang yang sudah berada dalam level ini sudah memahami makna isyarah Al-Qur’an secara komperhensif. Bahkan diharapkan bukan saja memahami tetapi sudah mampu merasakan vibrasi energi ayat demi ayat Al-Qur’an.

Di level Iqra ketiga, bukan hanya sang qari mencintai Al-Qur’an, tetapi yang bersangkutan sudah merasakan vibrasi cinta Al-Qur’an di dalam dirinya.

Dengan demikian, antara sang qari dan maqru sudah saling mencintai satu sama lain. Ia merasakan kerinduan mendalam terhadap Al-Qur’an.

Seolah-olah jika sehari tidak membaca Al-Qur’an ada sesuatu yang kurang di dalam dirinya. Cintanya terhadap Al-Qur’an termanifestasi di dalam suasana jiwa, pikiran, dan perilaku sehari-hari.

Bagi orang yang berada di dalam level Iqra ketiga, sudah memiliki kemudahan untuk mengakses sentuhan-sentuhan lembut (latha’if) Al-Qur’an.

Ia seolah-olah merasa ada sosok yang senantiasa membimbing sehingga mampu merasakan makna batin dan spiritual Al-Qur’an.

Pengalaman spiritual yang bersangkutan seperti merasa dibimbing langsung oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam atau Allah subhanallah wa ta’ala secara langsung meletakkan pemahaman di dalam benaknya tentang makna spiritual ayat-ayat yang dibaca.

Dalam tradisi tasawuf inspirasi cerdas yang tiba-tiba muncul di dalam batin disebut ilham. Ayat tersebut di atas mengisyaratkan adanya kemungkinan seseorang mendapatkan “bisikan Ilahi” dalam memahami makna batin Al-Qur’an.

Untuk mendapatkan divine information ini tentu tidak mudah. Diperlukan perjalanan spiritual (suluk) yang tidak singkat dengan ketelatenan upaya sungguh-sungguh (mujahadah) untuk mencapai maqam spiritual ini.

Mungkin orang itu belum memahami persyaratan menjadi seorang mufassir, karena mungkin belum menguasai Bahasa Arab, namun jika Tuhan menghendaki dan berkenan memberikan apresiasi terhadap hamba-Nya yang senantiasa bermunajat untuk memahami rahasia-rahasia-Nya maka tidak ada kesulitan bagi Allah subhanallah wa ta’ala memberikan pemahaman makna ísyarah dan latha’if kepada kekasih-Nya.

Mungkin inilah yang dimaksud Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadis sahihnya,

مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِهَهُ فِي الدِّينِ وَيُلْهِمُهُ رُهْدَهُ

“Barangsiapa yang dikehendaki Allah dengan kebaikan maka Allah menjadikannya ia pandai mengenai agama dan ia diilhami petunjuknya.” (HR. Muttafaq ‘alaihi).

Yang pasti ialah siapapun yang akan mengakses Iqra ketiga ia harus berada dalam suasana lahir-batin yang bersih dan dalam suasana cinta (mahabbah/in-loving).

Suasana batin seperti inilah yang akan mengundang keajaiban. Perhatikan ayat di atas, untuk mendapatkan bimbingan langsung dari rasul-Nya terlebih dahulu harus berada dalam kesucian (tazkiyah).

Setelah itu baru bisa sebelum meningkat ke proses pendalaman (taʼlim). Dengan kata lain, proses tazkiyah. Ta’lim terlebih dahulu harus melakukan proses tazkiyah.

Banyak cara Tuhan menurunkan ilham kepada hambanya. Bisa dalam bentuk deduksi akal yang sangat cerdas dan cepat, bisa juga dalam bentuk mimpi-mimpi.

Seperti kita tahu, mimpi itu bermacam-macam, ada mimpi dalam bentuk hilm, manamat ru’yah, waqi’iyyah, dan mukasyafah.

Pengalaman spiritual para orang terdekat Tuhan (auliya’) banyak sekali mendapatkan pelajaran dari guru-guru yang tidak berwujud (impersonal teachers).

Ada yang diajar langsung oleh Rasulullah Saw, seperti pengalaman mistis Imam Al-Gazali dan Ibn ‘Arabi. Jika kita membaca biografi intelektual para mufassir tersohor (mu’tabarah), sebagian di antaranya mendapatkan pelajaran (insight) dari hal-hal yang di luar kerja-kerja akal (la majala li al aql).

Wallahu A’lam Bishshowab

Pemateri: Slamet Setiawan, S.H.I

Tags: Level Iqra Ketiga: Kesadaran Cinta yang Mendalam
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Manfaat Pir untuk Kecantikan Wajah

Next Post

Pentingnya Memiliki Kecerdasan Emosional yang Baik dalam Pernikahan

Next Post
Jadilah teladan untuk anak dalam mengelola emosi

Pentingnya Memiliki Kecerdasan Emosional yang Baik dalam Pernikahan

Merawat Wajah dengan Masker Biji Alpukat

Merawat Wajah dengan Masker Biji Alpukat

Hukum Wanita Bepergian Tanpa Mahram (1)

5 Cara Mudah Membahagiakan Istri

  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9278 shares
    Share 3711 Tweet 2320
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4200 shares
    Share 1680 Tweet 1050
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2465 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2555 shares
    Share 1022 Tweet 639
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11741 shares
    Share 4696 Tweet 2935
  • BMKG Lakukan Paper Test untuk Deteksi Sebaran Abu Vulkanik Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Refleksi Bumi yang Berguncang: Ketika Empat Gunung Meletus Bersamaan dan Pesan di Baliknya

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga