• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 18 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Kisah Menakjubkan Kamal Ismail, Arsitek Masjidil Haram dan Masjid Nabawi yang Tidak Mau Diupah

25/11/2022
in Kisah, Unggulan
Kisah Menakjubkan Kamal Ismail, Arsitek Masjidil Haram dan Masjid Nabawi yang Tidak Mau Diupah

Muhammad Kamal Ismail (Foto: Facebook Haramain Archives)

925
SHARES
7.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MUHAMMAd Kamal Ismail, arsitek yang pertama yang melakukan perencanaan dan pelaksanaan proyek perluasan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Dia menolak menerima upah untuk proyek tersebut dari Raja Fahd bin Abdulaziz Al-Saud.

Dia mengatakan, Mengapa saya harus menerima uang (untuk pekerjaan saya) di dua masjid suci, bagaimana saya menghadap Allah (pada Hari Penghakiman?)

Pria asal mesir ini, sebelumnya juga telah mendapatkan penghargaan sebagai lulusan termuda pertama di Royal School of Engineering. Ia kemudian mengejar gelar doktor di Eropa dalam bidang Arsitektur Islam.

Baca Juga: Multaqa Ulama Asia Tenggara Tuntut Ulama Bekerjasama Sebarkan Ajaran Islam Rahmatan lil Alamin

Kisah Menakjubkan Kamal Ismail, Arsitek Masjidil Haram dan Masjid Nabawi yang Tidak Mau Diupah

Ada kisah menarik dan menakjubkan dari Kamal dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek perluasan Masjidil Haram yang ditulis ole Dr. Zaglool Al-Najjar, seorang Earth Scientist.

Kamal berencana untuk menutup lantai masjid dengan marmer putih. Saat itu marmer yang dimaksud hanya tersedia di sebuah gunung kecil di Yunani.

Dia melakukan perjalanan ke Yunani dan menandatangani kontrak membeli sejumlah marmer yang dibutuhkan.

Setelah itu ia kembali ke Mekkah dan mulai melakukan penempatan marmer di Masjidil Haram hingga selesai.

Setelah 15 tahun, pemerintah Saudi memintanya untuk menempatkan marmer sejenis di Masjid Nabawi di Madinah.

Ia bingung karena hanya ada satu tempat untuk mendapatkan marmer sejenis, yaitu Yunani. Namun, ia saat itu sudah membeli setengah persediaan.

Kamal pergi ke perusahaan yang sama di Yunani dan bertemu dengan CEOnya, serta menanyakan tentang jumlah yang tersisa.

CEO itu mengatakan bahwa marmer yang dimaksud telah dijual segera setelah ia pergi 15 tahun yang lalu. Kamalpun menjadi sangat sedih.

Saat hendak meninggalkan kantor perusahaan tersebut, ia bertemu dengan Sekretaris Kantor dan memintanya untuk memberitahukan keberadaan orang yang membeli sisa jumlah marmer tersebut.

Dia menjawab bahwa akan sulit untuk mengetahui dari laporan pejualan yang suda lama itu. Atas permintaan Kamal, dia berjanji akan mencari di catatan lama.

Kamal memberikan alamat dan nomor hotelnya, dan berjanji akan mengunjunginya kembali esok hari.

Keesokan harinya, beberapa jam sebelum berangkat ke bandara, Kamal menerima telepon dari sekretaris yang mengatakan bahwa dia telah menemukan alamat pembeli.

Kamal pergi ke kantor mereka dengan lambat sambil berpikir ‘apa yang akan saya lakukan dengan alamat pembeli, setelah bertahun-tahun berlalu?’

Kamal sampai di kantor dan sekretaris tersebut memberinya alamat perusahaan yang membeli sisa marmer. Ia mengatakan bahwa jantungnya berdenyut dan terpompa sangat dalam saat mengetahui bahwa perusahaan yang membeli marmer tersebut adalah perusahaan Saudi.

Kamal terbang ke Arab Saudi pada hari yang sama dan setibanya di sana, dia langsung pergi ke kantor perusahaan yang membeli marmer tersebut dan bertemu dengan Admin Direktur.

Kamal menanyakan telah digunakan untuk apa marmer yang dia beli bertahun-tahun yang lalu dari Yunani.

Admin Direktur itu berkata, ‘saya tidak ingat.’ Ia lalu menghubungi ruang stok (perusahaan) dan bertanya kepada mereka tentang marmer putih dari Yunani dan mereka mengatakan kepadanya bahwa semua jumlah masih tersedia dan belum pernah digunakan.

Kamal mulai menangis, dan selanjutnya menceritakan kisah lengkapnya kepada pemilik perusahaan.

Kamal memberikan cek kosong kepada pemilik tersebut, dan memintanya menuliskan jumlah yang diinginkan.

Ketika pemilik perusahaan mengetahui bahwa marmer itu untuk Masjid Nabawi, dia berkata ‘saya tidak akan menerima satu Riyal pun. Allah membuat saya membeli marmer ini dan melupakannya, itu dimaksudkan untuk digunakan untuk Masjid Nabawi.”

Demikian kisah di balik marmer Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dari sosok arsitek yang tidak mau diupah ini  Muhammad Kamal Ismail. Ia meninggal dunia pada 2 Agustus 2008. [Ln]

 

 

 

 

Tags: Arsitek Masjidil Haram dan Masjid Nabawi yang Tidak Mau DiupahKisah Menakjubkan Kamal Ismail
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Anwar Ibrahim Akhirnya sebagai PM Malaysia

Next Post

2 Tips Hidup Enteng dan Bahagia

Next Post
Tips hidup enteng dan bahagia

2 Tips Hidup Enteng dan Bahagia

Kuburan Wanita Inggris Pertama yang Masuk Islam Kini Dipasangi Nisan

Kuburan Wanita Inggris Pertama yang Masuk Islam Kini Dipasangi Nisan

Seorang Mukmin adalah Cermin bagi Saudaranya

Seorang Mukmin adalah Cermin bagi Saudaranya

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9558 shares
    Share 3823 Tweet 2390
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1373 shares
    Share 549 Tweet 343
  • Keajaiban Doa

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Pemerintahan Biden akan Mengatur Ulang Hubungan dengan Palestina

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Kelompok Islam Inggris Boikot Program ‘Pencegahan’

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Positif Covid, Aa Gym: Alhamdulillah ala kulli hal

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Tangis Para Sahabat Nabi

    139 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4318 shares
    Share 1727 Tweet 1080
  • Biden Tunjuk Muslim Sebagai Duta Kebebasan Beragama Internasional

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11852 shares
    Share 4741 Tweet 2963
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga