• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 11 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Cara Menghadapi Anak yang Berada di Fase Egosentris

23/11/2022
in Parenting, Unggulan
Cara Menghadapi Anak yang Berada di Fase Egosentris

Foto: Unsplash

118
SHARES
911
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SAAT anak sedang berada di fase egosentris biasanya tidak ingin berbagi dengan orang lain atas barang yang dia miliki, sehingga banyak orang tua yang merasa khawatir ia tumbuh menjadi pribadi yang sulit berbagi dan akhirnya orang tua bertindak menyalahkannya.

Padahal ini adalah fase yang normal atau bagian dari fitrah individualitasnya.

Ustaz Herry Santosa Allahu yarham, menyebutkan bahwa anak pada fase ini merasa bahwa dirinya pusat semesta. Beberapa anak dengan bakat competition atau commander dan lain-lain, egonya lebih menonjol dari yang lain.

Wujudnya yang keras kepala, melawan marah jika dinasehati, dan sebagainya. Orang tua harus hati-hati, jangan sampai sikap mereka dibenturkan dengan akhlak.

Ini bukan perilaku tak berakhlak tetapi perilaku menuju kesempurnaan akhlak.

Menurut peneliti Havighurst fase egosentris anak ini ada pada rentang usia 0-6 tahun. Umumnya berada pada usia tengah seperti 1,5; 2,5; 3,5; 4,5; 5,5 tahun.

Pada fase ini sel-sel otak dalam diri anak tengah berkembang pesat sehingga mulai menyadari dia mempunyai sesuatu.  Umumnya, setiap anak akan melewati fase ini dan akan berakhir seiring dengan berkembangnya usia.

Baca Juga: 3 Fase dalam Ketofastosis, Pemula Dimulai dari Fase Induksi

Cara Menghadapi Anak yang Berada di Fase Egosentris

1. Bersabar

Nikmati saja egonya, karena ini bagiandari pertumbuhan fitra individualitasnya yang sehat.

2. Menasihati

Menasihati tidak “on the spot” atau ketika egonya sedang “kambuh” semakin keras dinasihati, akan semakin keras menolak dan akan semakin menyakiti keduanya (anak dan orang tua).

Cari momen untuk menasihati, yaitu ketika anak sedang tenang atau sedang enjoy, menjelang tidur, bangun tidur, ketika jalan-jalan, dan lain-lain.

3. Cari cara unik

Beberapa anak terkesan dibacakan kisah-kisah seru indahnya berbagi, indahnya menyayangi adik, indahnya kerjasama, dan lain-lain.

Beberapa anak terkesan dengan keteladanan langsung tanpa banyak bicara. Temukan saja cara unik untuk tiap anak. Asah intuisi dan nurani sebagai orang tua sejati.

Demikianlah sebagian orang tua harus bisa memahami fase egosentris pada anak ini dengan baik.

Pada usia tujuh tahun akan mereda dan memerlukan aktualitas aktivitas lebih produktif, sejalan dengan mereka mulai tumbuh fitrah sosialitasnya, mulai memahami adanya sosial di luar dirinya, adanya keteraturan ciptaan Allah di kehidupan dan alam semesta, adanya aturan Allah berupa perintah shalat, dan lain-lain. [Ln]

 

 

Tags: Cara Menghadapi Anak yang Berada di Fase Egosentris
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Abu Musa Al-Asy’ari, Cerdas dalam Setiap Peperangan

Next Post

Annual Fashion Show 2022, Si.Se.Sa Tampilan 91 Set Koleksi Bertajuk True Colors

Next Post
Annual Fashion Show 2022, Si.Se.Sa Tampilan 91 Set Koleksi Bertajuk True Colors

Annual Fashion Show 2022, Si.Se.Sa Tampilan 91 Set Koleksi Bertajuk True Colors

RUU PPSK Membutuhkan Banyak Masukan dari Masyarakat

RUU PPSK Membutuhkan Banyak Masukan dari Masyarakat

Resep Sambal Kentang Mustafa, Dijamin Bikin Nagih!

Resep Sambal Kentang Mustafa, Dijamin Bikin Nagih!

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8371 shares
    Share 3348 Tweet 2093
  • Pengurus Salimah Kalimantan Selatan Ikuti Rakornas, PKPS 2, dan TFT Kepalestinaan

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3776 shares
    Share 1510 Tweet 944
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4292 shares
    Share 1717 Tweet 1073
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3349 shares
    Share 1340 Tweet 837
  • Alasan Nikita Willy Mantap Berhijab

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    921 shares
    Share 368 Tweet 230
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5357 shares
    Share 2143 Tweet 1339
  • Wisata Minat Khusus di Kulon Progo, Yogyakarta

    133 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    825 shares
    Share 330 Tweet 206
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga