• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 11 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Inilah Komunitas Yang Bisa Hapus Konten Negatif di Youtube

07/08/2017
in Berita
69
SHARES
528
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
Ilustrasi

ChanelMuslim.com – Kepedulian pemerintah akan pengaruh negatif dari dunia maya terhadap masyarakat Indonesia terutama pengguna internet maka Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah melakukan kerja sama dengan beberapa organisasi masyarakat dan komunitas untuk menggunakan fitur Trusted Flagger atau Pelapor Terpercaya di Youtube.

Fitur ini memberikan kepercayaan pada individu atau organisasi masyarakat yang ada di Indonesia untuk memantau secara langsung keberadaan konten negatif di Youtube.

Rudiantara menyebutkan organisasi masyarakat yang bisa menggunakan fitur Trusted Flagger di Youtube yakni Wahid Institute, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), dan ICT Watch.

“Nantinya, mereka memiliki izin penuh untuk melakukan penutupan atau menghilangkan konten di Youtube secara langsung kalau konten yang bersangkutan memang memberikan dampak negatif,” kata dia dalam konferensi pers di kantornya usai bertemu perwakilan Google, Jumat (4/8) seperti dikutip lama. Republika Online.

Perusahaan Google berkomitmen untuk membantu Pemerintah Indonesia dalam mengatasi penyebaran konten negatif di media sosial, khususnya yang tersebar di masyarakat Indonesia.

Melalui fitur Trusted Flagger, perusahaan raksasa internet Google dan Kemenkominfo akan memberikan kepercayaan pada individu atau organisasi masyarakat yang ada di Indonesia untuk memantau secara langsung keberadaan konten negatif di Youtube.

Rudiantara menuturkan progam ini akan diuji coba selama dua hingga tiga bulan.

“Jika uji coba ini berlangsung dengan baik lebih cepat maka program Trusted Flagger bisa diterapkan sebelum uji coba tiga bulan selesai,” jelasnya.

Untuk para Trusted Flagger, Google dan Kemenkominfo akan memberikan pelatihan terlebih dahulu sehingga komunitas atau kelompok masyarakat yang diberikan kepercayaan mampu bekerja dengan baik.

Perwakilan Google untuk Asia Pasifik Ann Lavin menjelaskan, dengan program ini, ada tiga pihak yang terus memantau mengenai konten negatif yang ada di Youtube, yaitu pihak Google, Kemenkominfo, dan masyarakat yang dipercaya menjadi Trusted Flagger.

“Setiap bendera (notifikasi) akan ditinjau dan dianalisis menurut pedoman masyarakat sendiri (Trusted Flagger),” ujar dia.

Program ini sebenarnya bukan yang pertama kali diterapkan oleh Google. Trusted Flagger sudah ada sejak 2012 dan digunakan di banyak negara maju seperti Amerika dan beberapa negara Eropa.

Namun, Indonesia menjadi negara di Asia Tengggara yang akan memiliki program ini.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan flag yang dimiliki Youtube tidak bisa digunakan sembarangan, baik oleh pemerintah maupun masyarakat yang diberikan kepercayaan. Sebab, kedua perusahaan akan tetap melakukan pengawasan.

Ketika ada flagger yang sangat sering melakukan flagging tetapi tidak sesuai dengan konten maka flagger akan melanggar aturan dari perusahaan internet dan membuat rating flagger turun.

Semoga Segera Terealisasi.(jwt/rol)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Terima Kasih Anak Muda, Catatan Pasca MTQ Mahasiswa 2017

Next Post

Sektor Hutan Menjadi Porsi Paling Besar Penanganan Perubahan Iklim

Next Post

Sektor Hutan Menjadi Porsi Paling Besar Penanganan Perubahan Iklim

Jembatan Kelok 9, Paduan Rancangan Nan Ramah Alam di Minang

Asam Padeh Ikan Tongkol, Resep Santap Malam Khas Padang

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8182 shares
    Share 3273 Tweet 2046
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4526 shares
    Share 1810 Tweet 1132
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2028 shares
    Share 811 Tweet 507
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3652 shares
    Share 1461 Tweet 913
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    485 shares
    Share 194 Tweet 121
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3154 shares
    Share 1262 Tweet 789
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Keutamaan Menyebarkan Salam

    154 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2992 shares
    Share 1197 Tweet 748
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga