• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 9 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Cerita tentang Polisi dan Maling

17/07/2022
in Khazanah
Belajar Gaul dengan Tetangga (3)

Ilustrasi, foto: braincharm.com

104
SHARES
803
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

POLISI dan maling itu tidak pernah damai. Polisi berada di barisan kebenaran. Sementara maling ada di barisan kejahatan.

Dalam film-film jaman baheula, polisi dan maling tidak pernah berdamai. Keduanya saling bermusuhan. Di mana ada polisi, di situ tidak ada maling.

Film pun terus berkembang. Bukan hanya teknologinya, tapi juga bagaimana ceritanya. Semakin era keterbukaan bergulir, cerita dalam film lebih mendekati kenyataan aslinya.

Dalam film kekinian pula, akhirnya publik bisa menyaksikan sosok polisi dan maling dalam wajah yang lain. Ada yang disebut kemasan sindikat, mafia, dan lainnya.

Dalam kemasan sindikat dan mafia, polisi dan maling tidak selalu bermusuhan. Seperti halnya politik, ada adagium yang dipegang, ‘Tidak ada musuh abadi. Yang ada, kepentingan abadi.’ Begitu pun cerita film tentang polisi dan maling.

Polisi dan maling, diceritakan, bersatu dalam satu kepentingan yang sama: kepentingan atau keuntungan. Bentuknya apalagi kalau bukan uang.

Jadi, film menggambarkan seolah ada institusi dalam institusi. Ada institusi resmi, ada yang tidak resmi. Yang resmi seperti yang dipahami publik atau penonton, sementara yang tidak resmi itulah yang menarik.

Dalam institusi yang tidak resmi, anak buah bisa berfungsi sebagai atasan dan atasan menjadi bawahan. Tergantung dari kesepakatan dengan pihak kedua, yaitu maling. Karena dunia maling tidak peduli dengan pangkat, yang penting loyalitas atau kesetiaan.

Film juga menceritakan tentang dinamikanya. Antara lain, polisi diuntungkan dengan setoran yang besarnya bisa berlipat-lipat dari gaji resmi. Sementara maling diuntungkan dengan adanya keamanan dan kenyamanan dalam nyolong.

Ya, namanya juga film. Ada awalnya, ada ketegangannya, dan ada juga cerita akhirnya. Cerita akhirnya biasanya dengan aksi tembak-tembakan.

Siapa yang dimenangkan dari cerita akhir itu? Nah, ini tergantung lagi dengan versi filmnya. Kalau film yang edisi lama, biasanya klise: yaitu polisi baik yang menang dan para maling pun kalah.

Namun di versi terbaru, ceritanya lebih kreatif. Tidak ada polisi baik yang menang, dan tidak juga para maling yang kalah. Yang menang adalah pihak ketiga yang sejak awal memang ‘memainkan’ kebobrokan itu untuk kepentingan diri dan kelompoknya yang lebih besar.

Siapakah pihak ketiga itu? Dalam film Hollywood yang berlatar belakang Amerika, pihak ketiga itu biasanya para politisi licik. Bisa dari kalangan parlemen yang merupakan perpanjangan partai, bisa juga top eksekutif yang haus kekuasaan.

Semua itu hanya dalam cerita film. Semoga tidak pada cerita aslinya. [Mh]

 

Tags: Cerita tentang Polisi dan Maling
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Layakkah Sifat Pelupa Sebagai Alasan Tidak Menghafal Al-Quran?

Next Post

DPRD Jawa Barat Siap Advokasi Penerimaan Siswa Baru Jenjang SMA

Next Post
DPRD Jawa Barat Siap Advokasi Penerimaan Siswa Baru Jenjang SMA

DPRD Jawa Barat Siap Advokasi Penerimaan Siswa Baru Jenjang SMA

Hukum Imam Membaca Mushaf dalam Shalat

Hukum Imam Membaca Mushaf dalam Shalat

Salimah Kabupaten Bogor Gelar Sekolah Pranikah Usia Remaja

Salimah Kabupaten Bogor Gelar Sekolah Pranikah Usia Remaja

  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9278 shares
    Share 3711 Tweet 2320
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4200 shares
    Share 1680 Tweet 1050
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2465 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11742 shares
    Share 4697 Tweet 2936
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2555 shares
    Share 1022 Tweet 639
  • BMKG Lakukan Paper Test untuk Deteksi Sebaran Abu Vulkanik Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Refleksi Bumi yang Berguncang: Ketika Empat Gunung Meletus Bersamaan dan Pesan di Baliknya

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga