• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 2 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Pertama dalam Sejarah Liga Sepak Bola Jerman, Pertandingan Dihentikan untuk Membiarkan Pemain Berbuka Puasa

13/04/2022
in Berita
Pertama dalam Sejarah Liga Sepak Bola Jerman, Pertandingan Dihentikan untuk Membiarkan Pemain Berbuka Puasa

Foto: Youtube ESPN FC

90
SHARES
696
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PERTAMA kalinya dalam sejarah liga sepak bola Jerman, Bundesliga, seorang wasit menghentikan sejenak pertandingan untuk membiarkan pemain Muslim berbuka puasa. Hal tersebut terjadi dalam pertandingan antara Mainz melawan Augsburg yang digelar Rabu, 6 April 2022.

Baca Juga: Pertandingan MU Ditunda, Makanan yang Ada Disumbangkan ke Badan Amal Muslim

Pertama dalam Sejarah Liga Sepak Bola Jerman, Seorang Wasit Menghentikan Pertandingan untuk membiarkan Pemain Berbuka Puasa

Wasit tersebut mengizinkan bek Mainz 05 bernama Moussa Niakhate berbuka puasa pada menit ke-65. Dilaporkan oleh The Independent, Moussa pun mengucapkan terima kasih atas izin yang diberikan untuk sekadar membatalkan puasanya dengan minum air.

Masih dalam pertandingan Bundesliga, pada pertandingan RB Leipzig melawan Hoffenheim yang digelar Senin, 11 April 2022, wasit bernama Bastian Dankert juga mengizinkan pemain RB Leipzig, Mohamed Siamakan untuk berbuka puasa.

Sementara itu, dalam sejarah liga sepak bola Eropa, sebenarnya hal ini juga sudah sering dilakukan dalam pertandingan-pertandingan liga Inggris.

Dikutip dari aboutislam.net, pada Ramadan tahun lalu, dalam pertandingan antara Leicester City melawan Crystal Palace, pertandingan dihentikan sementara untuk mengizinkan pemain Leicester City, Wesley Fofana berbuka puasa.

Wasit Graham Scott menghentikan permainan pada menit ke-35. Para pemain pun ikut menunggu Wesley berbuka puasa.

Dalam unggahan di twitternya, Wesley pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mengizinkannya untuk berbuka dan mengatakan bahwa itulah yang membuat sepak bola menjadi indah.

Dari peristiwa ini, kita bisa melihat bagaimana para atlet tetap berpuasa walaupun harus menjalani pertandingan yang cukup melelahkan.

Sebuah studi FIFA Medical Assessment and Research Center (F-MARC) menetapkan bahwa pemain sepak bola yang menjalankan puasa Ramadan di lingkungan yang terkendali tidak menunjukkan masalah dalam kinerja fisik dan fisiologis mereka.

Jadi, berpuasa tidak memengaruhi performa mereka dalam bermain sepak bola. Studi lain yang diterbitkan pada Mei 2012 di jurnal ilmu olahraga menunjukkan bahwa secara umum, puasa Ramadhan memiliki efek kecil pada kesehatan dan kebugaran fisik.

Sahabat Muslim, semoga hal ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk tetap produktif selama Ramadan.

Jangan sampai alasan berpuasa membuat kita bermalas-malasan. Mari isi Ramadan kita dengan banyak beribadah dan melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. [Cms]

Tags: bundesligapertandingan dihentikan untuk mengizinkan permain berbuka puasa
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kisah Muawiyah bin Abu Sufyan, Pendiri Dinasti Umayyah

Next Post

3 Scrub Alami Berbahan Garam yang Ampuh Atasi Masalah Komedo

Next Post
Cara Agar Masalah Tidak Membesar

3 Scrub Alami Berbahan Garam yang Ampuh Atasi Masalah Komedo

Memberi Nutrisi Bagi Jiwa di Bulan Ramadan

Memberi Nutrisi Bagi Jiwa di Bulan Ramadan

Siap Layani Umat, LAZ Al Azhar Jawa Timur Buka Gerai Zakat Drive Thru

Siap Layani Umat, LAZ Al Azhar Jawa Timur Buka Gerai Zakat Drive Thru

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    553 shares
    Share 221 Tweet 138
  • An Nahl Islamic School Gelar FunWalk 2026 Bertema One Family, One Journey

    89 shares
    Share 36 Tweet 22
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3450 shares
    Share 1380 Tweet 863
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7918 shares
    Share 3167 Tweet 1980
  • Salimah Kota Tangerang Siap Terjun ke Masyarakat Usai Dilantik

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ribuan Jamaah Padati Majelis Akbar Bekasi, Salimah Bersama IKADI Ajak Umat Sambut Ramadan Berbasis Ilmu

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4106 shares
    Share 1642 Tweet 1027
  • Sejumlah Tokoh Luncurkan Petisi Serukan Indonesia Tarik Diri dari Dewan Perdamaian BOP

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    119 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Indahnya Syiar Islam di Malam Nisfu Sya’ban

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga