PENDAKIAN Gunung Arjuno-Welirang di Jawa Timur ditutup sementara mulai Rabu (19/8/2026) akibat kebakaran di kawasan Tahura Raden Soerjo.
Menurut UPT Tahura Raden Soerjo, calon pendaki yang sudah membayar eSIMAKSI tidak dapat mengajukan refund dan hanya bisa menjadwalkan ulang pendakian.
Ketentuan tersebut tercantum dalam laman resmi Tahura Raden Soerjo yang mengatur prosedur operasional standar (SOP) mulai dari pendaftaran hingga larangan dalam kegiatan pendakian.
Salah satunya adalah bagian Tarif dan Pembayaran yang mengatur terkait harga, fasilitas dan ketentuan pembayaran pendakian.
Baca juga: Kawasan Wisata Gunung Bromo Masih Ditutup Total Akibat Karhutla
Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Ditutup Sementara
Force majeure adalah peristiwa yang tidak dapat diperkirakan dan berada di luar kendali manusia. Pada bagian syarat dan ketentuan tersebut juga mengatur terkait kondisi ketika pendakian tidak dapat berlangsung akibat force majeure.
Jika terjadi force majeure (kebakaran hutan, bencana alam, cuaca ekstrim dan kegiatan lainnya) maka pendakian dapat ditutup sewaktu-waktu dan pendaki dapat menjadwalkan ulang (reschedule) pada hari lain yang tersedia kuotanya.
Pada penutupan aktivitas pendakian Gunung Arjuno-Welirang kali ini, pendaki terdampak dapat mengajukan reschedule (penjadwalan ulang) setelah jalur pendakian resmi dibuka kembali.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Berdasarkan unggahan @tahuraradensoerjo.official, Rabu (19/8/2026), tanggal pengganti akan disesuaikan dengan ketersediaan kuota.
Pendaki dapat menjadwalkan ulang pada hari lain yang tersedia kuotanya dengan batas waktu maksimal satu tahun terhitung dari hari pertama pembukaan pendakian. [Din]



