DAERAH Tujuan Wisata (DTW) Ulun Danu Beratan di Bedugul, Kabupaten Tabanan, Bali, dikenal unik berkat bangunan pura yang seolah mengapung di atas permukaan danau.
Berdasarkan catatan dalam Lontar Babad Mengwi, Pura Ulun Danu Beratan didirikan oleh I Gusti Agung Putu pada Tahun Saka 1556 atau sekitar tahun 1634 Masehi.
Pura ini dibangun sebagai tempat pemujaan dan penghormatan kepada Dewi Danu, dewi yang dipercaya sebagai penguasa danau, sungai, serta sumber kehidupan air bagi masyarakat Bali. Keberadaan Danau Beratan memiliki peran penting dalam sistem irigasi tradisional Bali atau subak.
Baca juga: HUT ke-499 Kota Jakarta, Beberapa Tempat Wisata Digratiskan
Daerah Tujuan Wisata Ulun Danu Beratan Bali Dikenal Unik Bangunan Pura Mengapung Atas Danau
Fakta unik Ulun Danu Beratan di Bali:
Pernah hiasi uang kertas Rp 50.000
Gambar Pura Ulun Danu Beratan pernah menghiasi uang kertas pecahan Rp 50.000 emisi lama. Pada uang tersebut, di sisi lainnya juga terdapat ilustrasi pahlawan asal Bali, I Gusti Ngurah Rai.
Berada di dataran tinggi
Tempat wisata ini berdiri di wilayah Bedugul dengan ketinggian lebih dari 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Suhu udara yang relatif sejuk, bahkan termasuk saat siang hari, dengan latar panorama pegunungan yang terkadang berkabut.
Berperan penting untuk sistem subak
Pura Ulun Danu Beratan juga berperan dalam tradisi pengelolaan air. Danau Beratan menjadi salah satu sumber air utama bagi lahan pertanian (subak) di wilayah Bali Tengah sehingga pura ini memiliki kedudukan penting dalam kehidupan agraris masyarakat setempat.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Harga tiket masuk naik
Harga tiket masuk Ulun Danu Beratan akan naik per awal Juli 2026. Sebelumnya tarif tiket berbeda antara hari kerja (weekdays) dan akhir pekan (weekend), tapi nantinya tarif tiket akan sama (flat) untuk setiap hari.
Berikut rinciannya:
Wisatawan nusantara (WNI): Mulai Rp 50.000
Wisatawan mancanegara (WNA): Mulai Rp 100.000
Wisatawan nusantara anak (WNI): Mulai Rp 25.000
Wisatawan mancanegara anak (WNA): Mulai Rp 75.000. [Din]





