• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 6 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Ustazah

Seperti Apa Rumah yang Menenangkan Jiwa Itu?

07/06/2026
in Ustazah
Seperti Apa Rumah yang Menenangkan Jiwa Itu?

Sumber: Pixabay

69
SHARES
534
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
ADA rumah yang bangunannya megah tetapi terasa dingin. Ada pula rumah yang sederhana, namun ketika seseorang pulang ke sana, hatinya merasa tenang.
Kehangatan keluarga bukan dibangun oleh luasnya rumah, mahalnya perabot, atau banyaknya fasilitas. Kehangatan lahir dari rasa diterima, didengar, dihargai, dan dicintai.

Kehangatan tumbuh dari percakapan kecil di meja makan, dari pelukan seorang ibu, dari perhatian ayah yang sederhana, dari doa-doa yang diam-diam dipanjatkan untuk anggota keluarga.

Di tengah dunia yang bergerak cepat, banyak keluarga hidup serumah tetapi berjalan sendiri-sendiri. Sibuk dengan pekerjaan, tugas, gawai, dan urusan masing-masing. Padahal hati manusia tetap membutuhkan satu tempat untuk pulang secara emosional. Mereka butuh keluarga.
Allah SWT menggambarkan tujuan keluarga dalam firman-Nya: _“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri agar kamu merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang.”_
(QS. Ar-Rum: 21)
Ayat ini menunjukkan bahwa keluarga seharusnya menjadi tempat sakinah yaitu tempat jiwa beristirahat, bukan tempat luka bertambah.
Rasulullah SAW juga bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya.” (HR. Tirmidzi)
Kebaikan kepada keluarga bukan hanya tentang memberi nafkah atau fasilitas, tetapi juga tentang kelembutan sikap, perhatian, penghargaan, dan kehadiran hati.
Baca Juga: Mencari Teman Karib

Mengapa Kehangatan Keluarga Sangat Penting?

Penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang hangat dan suportif dalam keluarga berpengaruh besar terhadap kesehatan emosional, perkembangan sosial, dan ketahanan mental anggota keluarga.

Penelitian lain juga menemukan bahwa dukungan keluarga berkaitan erat dengan kecerdasan emosional remaja dan kemampuan mereka menghadapi tekanan hidup.

Sebaliknya, kurangnya komunikasi dalam keluarga dapat memicu konflik, kesepian emosional, bahkan gangguan kesehatan mental.

Karena itu, kehangatan keluarga bukan sekadar “suasana nyaman”, tetapi kebutuhan jiwa manusia sejak kecil hingga tua.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Tanda-Tanda Keluarga yang Hangat

Keluarga yang hangat bukan keluarga tanpa masalah. Mereka tetap punya lelah, salah paham, dan ujian. Namun di dalamnya ada saling mendengar tanpa meremehkan, ada ucapan terima kasih dan maaf, tidak mudah mempermalukan anggota keluarga, anak merasa aman untuk bercerita, pasangan merasa dihargai, orang tua merasa dimuliakan, ada doa dan ibadah bersama, rumah terasa nyaman untuk kembali.

Kadang kehangatan itu sederhana. Sesederhana ungkapan tanya: “Sudah makan belum?” “Hati-hati di jalan.” “Ayah bangga sama kamu.” “Ibu terima kasih ya hari ini.” Kalimat kecil seperti itu bisa menjadi pelukan bagi hati yang lelah.

Seperti Apa Rumah yang Menenangkan Jiwa Itu?

Tips Membangun Kehangatan Keluarga

1. Hadir Sepenuhnya Saat Bersama
Banyak orang tinggal serumah tetapi tidak benar-benar hadir. Tubuh ada, tetapi pikiran sibuk di tempat lain.
– Ketika anak bercerita, dengarkan.
– Ketika pasangan berbicara, tatap wajahnya.
– Ketika orang tua memanggil, respon dengan lembut.
2. Biasakan Berbicara dengan Lembut
Nada bicara membentuk suasana rumah. Rumah yang penuh bentakan perlahan membuat hati menjadi tegang. Sebaliknya, ucapan lembut menghadirkan rasa aman.
Allah SWT berfirman: Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut”
(QS. Thaha: 44)
Bahkan kepada Fir’aun saja Allah memerintahkan kelembutan. Apalagi kepada pasangan, anak, dan orang tua sendiri. Lembut bukan berarti lemah. Justru kelembutan adalah kekuatan yang menenangkan. Rasullah adalah pribadi yang memberi perhatian penuh kepada lawan bicara. Beliau membuat setiap orang merasa dihargai.
3. Luangkan Waktu Tanpa Gadget
Salah satu pencuri kehangatan keluarga hari ini adalah layar. Kadang satu keluarga duduk bersama, tetapi masing-masing tenggelam dalam dunianya sendiri. [DW]
Sumber: Ustadzah Dr. Eko Yuliarti Siroj dalam Grup Telegram Majelis_MANIS
Tags: Seperti Apa Rumah yang Menenangkan Jiwa Itu?
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Yakinlah Doamu Pasti Dikabulkan Allah di Waktu yang Tepat

Next Post

Sekolah Itu Kemauan Pribadi

Next Post
Sekolah Itu Kemauan Pribadi

Sekolah Itu Kemauan Pribadi

KAI Beri Diskon 30 Persen untuk Perjalanan Kelas Ekonomi Komersial

KAI Beri Diskon 30 Persen untuk Perjalanan Kelas Ekonomi Komersial

4 Nutrisi yang Diperlukan Ibu Menyusui

4 Nutrisi yang Diperlukan Ibu Menyusui

  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    3965 shares
    Share 1586 Tweet 991
  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    224 shares
    Share 90 Tweet 56
  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    180 shares
    Share 72 Tweet 45
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9046 shares
    Share 3618 Tweet 2262
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4093 shares
    Share 1637 Tweet 1023
  • Siswa-Siswi SMA Jakarta Islamic School Berhasil Tembus Universitas Ternama di Berbagai Negara

    84 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Shobrun Jamil, Bersabar Seperti Aisyah

    323 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    629 shares
    Share 252 Tweet 157
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4732 shares
    Share 1893 Tweet 1183
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11668 shares
    Share 4667 Tweet 2917
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga