• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 30 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Cahaya Islam Tertutup oleh Umatnya Sendiri

20/03/2021
in Kisah, Unggulan
Cahaya Islam Tertutup oleh Umatnya Sendiri

Islam Tertutup Oleh Umatnya Sendiri Foto: Pixabay

267
SHARES
2.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Cahaya Islam semestinya menyinari kehidupan umat manusia dan negerinya. Namun sebaliknya, cahaya Islam itu terhalang oleh perilaku umatnya sendiri.

Baca Juga: Aya Sofia, Simbol Penaklukan Islam di Tanah Eropa

Cerita Singkat Penuh Hikmah

Cerita ini bermula saat berada di Benteng Salahuddin Al-Ayyubi di Kairo. Bangunan kokoh nan gagah bersejarah itu mendorong kami untuk berdiskusi ringan.

“Saat di Eropa aku ketemu dengan traveler. Dia bilang menyaksikan banyak hal terpuji di negara-negara Eropa. Seperti karakter, kerapian, dan keindahan lainnya.

Tapi ketika mengunjungi negeri-negeri Islam, justru tidak dia temukan hal-hal yang demikian, melainkan kebalikannya,“ ujar seorang kawan.

Resah mendengarnya. Tapi bagaimana lagi, apa yang dikatakannya barangkali benar adanya.

Karena baru beberapa hari sebelumnya, kami sendiri mengalami hal yang kurang menyenangkan di Kairo, sebuah kota peradaban Islam.

Paspor kami ditahan oleh petugas bandara yang ternyata hanya bahan candaan, dan karenanya kami jadi ketinggalan shalat Jumat.

Trolly ditendang oleh orang setempat karena ia tak sabar menunggu antrian. Atau kondisi jalanan yang semrawut, tak jarang kotor, dan baunya tak sedap.

Hal-hal yang menurutku sepatutnya tidak terjadi di negeri yang merupakan tempat di mana Islam banyak diajarkan seperti di Mesir.

Ada kesenjangan serius antara ajaran Islam yang luhur, dengan perilaku umat Islam.

Kalau kata Syaikh Muhammad Abduh sosok pembaharu Islam Abad 20 “Al-Islamu mahjubun bil muslimin,” Islam tertutup oleh umat Islam.

Ketika itu, Syaikh Muhammad Abduh ditanya oleh murid-muridnya dari Paris rela pergi ke Kairo demi memenuhi kerinduan kepada gurunda. Lantas, murid-murid beliau kecewa setelah melihat kondisi Mesir.

“Kami berharap mendapatkan contoh Islam yang hidup di Mesir ini, Syaikh. Tapi sungguh jauh dari yang kami harapkan. Kami hampir-hampir tidak menemukan Islam dipraktikkan di sini. Mana ajaran Islam yang indah, Islam yang luhur seperti yang Syaikh ajarkan kepada kami di Paris saat dulu?”

Lezatnya iman yang mereka rasakan kini terbentur dengan kenyataan umat Islam yang jauh dari ajaran Islam. Bibir Syaikh Muhammad Abduh kelu.

Ulama besar itu tidak kuasa menjawab pertanyaan murid-murid terkasihnya. Kedua mata beliau basah. Ada kesedihan luar biasa menyusup ke dalam hatinya.

Dan tak perlu jauh-jauh. Mari kita tengok pijakan sendiri. Bagaimana kabar negeri yang berjuluk the biggest muslim population in the world? Negeri kita sendiri.

Maaf, rasanya kita masih perlu banyak beristighfar. Cahaya keindahan Islam tertutupi oleh perilaku pemeluknya yang tidak mencerminkan ajaran Islam. Dan kita jadi mengenal sebuah kalimat yang cukup terkenal. “Islam is perfect but I am not. If I make a mistake, blame it on me, not on my religion.”

Sehingga kita perlu berjuang. Agar minimal kita sendiri tidak menjadi jenis umat Islam yang menjadi penghalang terpancarnya cahaya Islam.

Kalau kata Aa Gym, ada dua pilihan bagi kita: menjadi biang masalah, atau pemberi solusi. Entah sebenarnya kita telah menjadi manusia jenis mana.

Kini tidak heran jika masih saja ada yang antipati dengan Islam. Barangkali, itu karena kesalahan kita juga, tidak mencerminkan Islam. Kita yang membaca Al-Qur’an, tapi tidak kita ‘hadirkan’ dalam kehidupan.

Seperti di QS. Al-Baqarah, ayat 44, atau yang terkenal di QS. Ash-Shaff, ayat 2 dan 3.

Maka kita tidak perlu muluk-muluk menyampaikan keindahan Islam kepada semua orang yang masih saja salah paham atau antipati kepada Islam.

Cukup sampaikan akhlak Islam, serta kualitas kita sebagai seorang yang dididik oleh Islam.

“The real dawah to Islam is the character of a Muslim” (Nouman Ali Khan)

Sumber: Dinukil dan diselia dari “Islam Tidak Redup, Tapi Tertutup”
oleh: Muhammad Farras Muhadzdzib, 18 Maret 2018

 

Tags: Cahaya Islam Tertutup oleh Umatnya Sendiri
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Seorang Mahasiswa Hukum Meninggal dalam Pelukan Ibunya

Next Post

Khabib Nurmagomedov Ingin Membina Junior setelah Pensiun

Next Post
Khabib Nurmagomedov Ingin Membina Junior setelah Pensiun

Khabib Nurmagomedov Ingin Membina Junior setelah Pensiun

Begini Bahayanya Sekolah Tak Tatap Muka

Begini Bahayanya Sekolah Tak Tatap Muka

di atas sajadah cinta

Di Atas Sajadah Cinta, Kisah Menggugah Pengaduan Hamba kepada Rabbnya

  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    191 shares
    Share 76 Tweet 48
  • Tumis Jantung Pisang Ala Chef Rudy Choirudin, Lauk Tradisional yang Kaya Rasa

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    567 shares
    Share 227 Tweet 142
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8539 shares
    Share 3416 Tweet 2135
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4377 shares
    Share 1751 Tweet 1094
  • Doa Ketika Selesai Sa’i

    148 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    895 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Air Terjun Kapas Biru Lumajang, Keindahan Tersembunyi di Kaki Gunung Semeru

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11380 shares
    Share 4552 Tweet 2845
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3217 shares
    Share 1287 Tweet 804
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga