• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 10 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home umroh

Tantangan yang Dihadapi Komisi Penyandang Disabilitas dalam Memberi Layanan Haji

17/04/2025
in umroh
Tantangan yang Dihadapi Komisi Penyandang Disabilitas dalam Memberi Layanan Haji

Foto: kemenag.go.id

77
SHARES
595
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KOMISI Penyandang Disabilitas (KND) mengungkapkan sejumlah tantangan yang dihadapi dalam pemberian layanan haji bagi penyandang disabilitas.

Anggota KND Deka Kurniawan mengungkapkan tantangan pertama, yakni kesadaran publik yang belum sepenuhnya paham terkait perspektif disabilitas. Bahkan ada dai pun yang belum sepenuhnya paham.

“Ada stigma misalnya disabilitas tak perlu haji, karena dianggap tak mampu, ini stigma dan diskriminasi,” ujar Deka saat memberikan Bimbingan Teknis PPIH Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, Rabu (16/4/2025).

Kedua, banyak jemaah haji penyandang dibilitas, termasuk lansia yang belum terdata. Padahal secara total di tanah air ada sekitar 22-23 juta difabel.

“Pasti ada yang ikut haji, nah ini belum diketahui secara detail (berapa yang daftar),” ujar Deka.

Akibatnya, ada kebutuhan yang belum disiapkan anggaran dan infrastrukturnya. Termasuk, kata ia, program dan kebijakan memadai yang disiapkan oleh penyelenggaraan haji.

Baca juga: Bandara Soekarno-Hatta Siapkan Fasilitas dan Layanan Musim Haji 2025

Tantangan yang Dihadapi Komisi Penyandang Disabilitas dalam Memberi Layanan Haji

“Jemaah haji juga punya hambatan dalam ibadah di tanah air maupun tanah suci dari sisi informasi, aksesibilitas dan akomodasi,” ujarnya.

Deka menilai petugas haji Indonesia selama ini sudah memberikan pelayanan terbaik buat jemaah difabel.

“Saya menjadi saksi bagaimana petugas haji Indonesia memberikan pelayanan yang baik buat disabilitas sama seperti jemaah haji yang lain. Saya turun langsung bagaimana petugas haji memberikan pelayanan,” katanya.

Deka juga memuji langkah-langkah yang dilakukan Kemenag dalam memberikan fokus perhatian buat kalangan difabel. Terlihat dari tagline Haji 2025 yakni ‘Haji Ramah Lansia dan Disabilitas’. Kata ‘disabilitas’ sudah masuk ke dalam baris tera.

Kemudian, apa yang dilakukan pemerintah dengan memberi materi bimbingan teknis tentang ‘disabilitas’ buat petugas haji adalah bagian dari komitmen peningkatan pelayanan buat difabel.

“Kami apresasi Kemenag mau gandeng KND untuk haji, ini bagian dari keberpihakan,” ujarnya.

Deka menekankan hak penyandang disabilitas telah dijamin di dalam konstitusi maupun undang-undang. Di UU Ibadah Haji No 8 tahun 2019 misalnya, disebutkan tentang pelayanan khusus bagi jemaah difabel.

“Kita harus menghapus hambatan fisik, sosial dan hukum yang menghalangi partisipasi mereka,” ujarnya.

Menurut catatan KND ada 457 penyandang disabilitas yang ikut dalam penyelenggaraan haji pada tahun ini. Dari jumlah itu, 23 orang di antaranya perlu mendapatkan pendampingan.

Bimbingan teknis Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mulai digelar pada Senin (14/5/2025). PPIH akan digelar sepekan sampai Ahad (15/5/2025).

“Kepada calon PPIH diharakan bisa ikut kegiatan ini secara lahir dan batin, jangan sampai fisiknya di sini tapi pikirannya di mana-mana,” ujar Direktur Bina Haji Musta’in Ahmad, saat memberikan materi pembukaan pada Senin malam (14/5/2025).

Musta’in tak menampik kuota yang ada saat pembukaan ini masih belum normal yakni baru satu persen dari jumlah jemaah haji. Namun berdasarkan informasi terbaru, ada tambahan dari Saudi sebesar satu persen.

Sehingga nantinya ada dua persen. Karena itu, menurutnya, kenaikan ini bukan sebuah lonjakan, hanya penormalan dari angka sebelumnya.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

“Jadi ini nanti ada tambahan, jadi mungkin nanti ada petugas yang digeser-gesar yang sudah ada saat ini,” ujarnya.

Berdasarkan data ada setidaknya 291 PPIH yang mengikuti Bimbingan Teknis. Jumlah yang ikut akan bertambah seiring dengan peningkatan kuota.

Rencananya PPIH sudah akan diberangkatan untuk kloter awal pada 28 April (Daker Bandara dan Madinah) serta kloter selanjutnya pada 8 Mei 2025 (Daker Makkah). “Semoga niat kita nanti jadi petugas bisa amanah dimudahkan, di dunia dan di akhirat,” ujar Mustain. [Din]

Tags: Tantangan yang Dihadapi Komisi Penyandang Disabilitas dalam Memberi Layanan Haji
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Perjalanan Haji pada Masa Lalu

Next Post

Aliatiex Hadir dalam Pameran Tekstil dan Garmen Terbesar di Asia Tenggara

Next Post
Aliatiex Hadir dalam Pameran Tekstil dan Garmen Terbesar di Asia Tenggara

Aliatiex Hadir dalam Pameran Tekstil dan Garmen Terbesar di Asia Tenggara

Mengganti Puasa Karena Dosa Masa Lalu?

Mengganti Puasa Karena Dosa Masa Lalu

Ramadan Beri Kita Kesempatan untuk Selaraskan Diri

Ramadan Beri Kita Kesempatan untuk Selaraskan Diri

  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    280 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9287 shares
    Share 3715 Tweet 2322
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    807 shares
    Share 323 Tweet 202
  • Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4207 shares
    Share 1683 Tweet 1052
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4789 shares
    Share 1916 Tweet 1197
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11747 shares
    Share 4699 Tweet 2937
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Kemendiktisaintek Gandeng BAZNAS Perluas Akses Beasiswa dan Pemberdayaan Masyarakat

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga