• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 12 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home umroh

Sejarah Sa’i, Perjuangan Siti Hajar yang Diabadikan Dalam Rukun Haji

24/06/2023
in umroh
Sejarah Sa'i, Perjuangan Siti Hajar yang Diabadikan Dalam Rukun Haji

Foto : https://www.canva.com/design/DAFmKK0Nvv0/2Fmlf-q5Q1YNQuYQtIgk4g/edit#

116
SHARES
896
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEJARAH sa’i atau kisah perjuangan Siti Hajar dalam berlari – lari sebanyak tujuh kali dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah telah diabadikan sebagai salah satu rukun umroh dan haji.

Perintah sa’i bagi umat Islam telah ditegaskan dalam Al-Quran yang berbunyi,

“Sesungguhnya, Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syiar Allah. Maka barang siapa yang beribadah haji ke baitullah atau umroh, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa’I antara keduanya. Dan barang siapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui,” (QS Al-Baqarah ayat 158)

Seluruh jemaah haji yang melaksanakan sa’i hendaknya melakukan rukun haji tersebut dengan hikmat dan rasa penuh hayat.

Dalam menghayati sa’i, akan lebih afdhal apabila kita mengetahui asal muasal perjuangan Siti Hajar mengarungi Bukit Shafa dan Marwah.

Baca juga: Qurban Menjadi Pelipur Lara bagi yang Belum Bisa Berhaji

Sejarah Sa’i, Perjuangan Siti Hajar yang Diabadikan Dalam Rukun Haji

Asal Muasal Sa’i

Ibadah sa’i berasal dari pengalaman Siti Hajar yang berusaha mencari air untuk Ismail yang tengah kehausan. Saat itu, Nabi Ibrahim diperintahkan Allah untuk meninggalkan istrinya Siti Hajar dan Ismail yang saat itu masih bayi di sebuah gurun tandus.

Siti Hajar yang merasa sedih saat ditinggalkan bertanya kepada Nabi Ibrahim, “Hendak ke manakah engkau Ibrahim?”. “Sampai hatikah engkau meninggalkan kami berdua di tempat yang sunyi dan tandus ini?” tambah Siti Hajar.

Ia berkata demikian berulang kali, tetapi Nabi Ibrahim sama sekali tidak menoleh kepadanya.

Siti Hajar bertanya lagi, “Adakah ini memang perintah dari Allah?”. Barulah Nabi Ibrahim menjawab, “ya”. Kemudian Siti Hajar mengatakan, “Kalau demikian, pastilah Allah tidak akan menyia-nyiakan nasib kita.”

Jawaban Nabi Ibrahim membuat Siti Hajar lebih tenang. Kemudian setelah berjalan cukup jauh dan tidak terlihat oleh istri dan anaknya, Nabi Ibrahim menghadap kiblat dan berdoa,

“Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati. Ya Tuhan kami, (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat. Maka, jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.” (QS Ibrahim ayat 37)

Nabi Ibrahim memberi bekal makanan dan minuman untuk istri dan anaknya, namun pada akhirnya mereka berdua kehabisan persediaan.

Karena tidak tahan melihat keadaan anaknya, Siti Hajar akhirnya berusaha mencari air dan tampak olehnya bukit terdekat yang bisa ia datangi yaitu Bukit Shafa. Ia kemudian pergi ke puncak bukit Shafa namun tidak menemukan apapun.

Ia pun turun dari bukit Shafa kemudian berlari-lari kecil ke arah Bukit Marwah. Di puncak Bukit Marwah ia tetap tidak menemukan apapun sehingga ia kembali berlari menuju Bukit Shafa.

Setelah bolak-balik sebanyak tujuh kali, saat berada di Marwah ia mendengar suara yang mengejutkan. Saat tiba di arah suara Siti Hajar terkejut karena menemukan air yang memancar dari dalam tanah dengan derasnya di bawah telapak kaki Ismail.

Kini air tersebut dikenal dengan sebutan Air Zamzam dan tidak pernah kering sampai saat ini.

Kegiatan berlari-lari kecil dari Bukit Shafa ke Marwah sebanyak tujuh kali yang dilakukan Siti Hajar itulah yang menjadi dasar ibadah sa’i.

Munculnya air Zamzam membuat daerah di sekitar tempat tersebut menjadi subur. Kabilah Arab yang lewat memutuskan untuk tinggal di daerah itu dan akhirnya Mekah menjadi daerah berkembang yang dikunjungi seluruh umat Muslim untuk melakukan umroh dan haji. [MRR]

Sumber: umma.id

Tags: asal muasal ibadah sa'irukun hajisiti hajar
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Wisuda Angkatan VI, Rumah Tahfiz Qur’anuna Indonesia Cetak 170 Penghafal Al-Qur’an 30 Juz

Next Post

Ujian Kepemilikan Itu Berat

Next Post
Menyambung Kasih yang Tak Sampai (4)

Ujian Kepemilikan Itu Berat

Menjelang Puncak Haji, Fasilitas di Arafah dan Mina Siap 90 Persen

Menjelang Puncak Haji, Fasilitas di Arafah dan Mina Siap 90 Persen

Doa Setelah Shalat agar Khusyuk dalam Shalat

Meraih Hidup Tenang dengan Shalat dan Sabar

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8374 shares
    Share 3350 Tweet 2094
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3779 shares
    Share 1512 Tweet 945
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4294 shares
    Share 1718 Tweet 1074
  • Alasan Nikita Willy Mantap Berhijab

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2118 shares
    Share 847 Tweet 530
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    827 shares
    Share 331 Tweet 207
  • Pengurus Salimah Kalimantan Selatan Ikuti Rakornas, PKPS 2, dan TFT Kepalestinaan

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Salimah Kudus Tingkatkan Soliditas Pengurus Cabang hingga Ranting

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    921 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3349 shares
    Share 1340 Tweet 837
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga