• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 22 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Tumbuh Kembang

Perkembangan Emosi Anak Usia 3 Tahun

21/01/2025
in Tumbuh Kembang, Unggulan
Perkembangan Emosi Anak Usia 3 Tahun

Perkembangan Emosi (Foto: Pixabay)

417
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ANAK di usia tiga tahun sudah banyak melakukan aktivitasnya sendiri. Ia mampu melakukan beberapa pekerjaan tanpa bantuan orang lain. Namun, pada tahap perkembangan kontrol emosi di usia ini, ada beberapa kegiatan yang tidak bisa ia lakukan sendiri dan memicu kekecewaan hingga tantrum.

Ini berkaitan dengan adanya gap antara  rasa percaya diri anak untuk melakukan kegiatan sendiri dan kemampuan motorik yang belum cukup mampan. Sebagai contoh, si kecil sudah bisa memakai baju sendiri namun ketika hendak memasukkan kancing mereka kesusahan dan akhirnya marah atau kesal.

Baca Juga: Perkembangan Anak Usia Satu Sampai Dua Tahun

Perkembangan Emosi Anak Usia 3 Tahun

Menurut psikolog Pritta Tyas M, kondisi anak di usia ini berkaitan dengan Teori Pembelajaran Vygotsy. Dalam teori ini, zona pembelajaran anak dibagi menjadi tiga zona. Yang pertama atau zona paling dalam adalah zona berwarna hijau, ini adalah comfort zone anak. Di zona ini anak sudah mahir dalam melakukan aktivitas tertentu.

Selanjutnya zona pink adalah zona pembelajaran. Di zona ini anak bisa melakukan sesuatu dengan bantuan orang lain. Dan terakhir ada zona berwarna biru, adalah zona dimana anak tidak bisa melakukan suatu aktivitas meskipun dengan bantuan orang lain. Pada zona biru ini anak cenderung akan lebih kesal karena tidak mampu melakukan kegiatan yang diinginkannya.

Maka, berdasarkan zona pembelajaran ini  orang tua bisa menjauhkan anak dari benda-benda yang memicu aktivitas pada zona biru (prepare environment). Ini untuk menghindari terjadinya tantrum saat anak tidak bisa melakukan aktivitas tersebut.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Untuk bisa masuk pada aktivitas zona biru, orang tua bisa memberikan kepada anak kegiatan-kegiatan yang bertahap, dimulai dari zona pink. Semisal, mengajarkan anak memasukkan kancing besar terlebih dahulu, setelah itu baru memasukkan kancing yang lebih kecil.

Pada usai ini, anak juga masih kesulitan untuk mengungkapkan keinginan dengan jelas. Mereka belum bisa mengontrol emosi saat mengekspresikan keinginan. Namun, dengan kondisi seperti ini bukan berarti mereka tidak bisa mengerti. Orang tua bisa membantunya secara verbal dengan mengatakan cara yang baik dan benar.

Selain itu, mereka juga mulai banyak tanya. Ini adalah tahapan perkembangan yang wajar. Dan terkadang, pertanyaan yang dilontarkan anak mengarah pada adu argumen. Orang tua harus banyak sabar, karena mereka sedang dalam fase perkembangan emosi.

Itulah, beberapa kondisi perkembangan emosi yang sering terjadi pada anak usia tiga tahun. [Ln/Sdz]

Sumber: Parentalk ID

Tags: Perkembangan Emosi Anak Usia 3 Tahun
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mengelola Stress dan Kesepian di Usia Senja bersama Sekolah Lansia Salimah Bogor

Next Post

Rumah Kita bukan di Sini

Next Post
Beratnya Jalan Mendaki

Rumah Kita bukan di Sini

Tim Terapis Prima Jaya Bekasi Gelar Baksos Terapi Kesehatan

Tim Terapis Prima Jaya Bekasi Gelar Baksos Terapi Kesehatan

Mengundang 1500 Anak Yatim, Dr Ayu Widyaningrum Gelar Acara Syukuran Kelahiran Putranya

Mengundang 1500 Anak Yatim, Dr Ayu Widyaningrum Gelar Acara Syukuran Kelahiran Putranya

  • Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9578 shares
    Share 3831 Tweet 2395
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2536 shares
    Share 1014 Tweet 634
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    302 shares
    Share 121 Tweet 76
  • Anak Yatim Korban Covid-19 Punya Masa Depan

    84 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1385 shares
    Share 554 Tweet 346
  • Mencintai-Mu Diam-Diam

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • CNN Pecat 3 Karyawan karena Masuk Kantor Tanpa Divaksinasi

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Muddassar Ahmed: Filantropis Muslim Asia, Bekerja untuk Mengatasi Kelaparan di London

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Kajian Aqidah Islam, Menengok Isi Kitab Talmud Yahudi (Bag. 2)

    118 shares
    Share 47 Tweet 30
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga