• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 12 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Tumbuh Kembang

Perkembangan Emosi Anak Usia 3 Tahun

21/01/2025
in Tumbuh Kembang, Unggulan
Perkembangan Emosi Anak Usia 3 Tahun

Perkembangan Emosi (Foto: Pixabay)

408
SHARES
3.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ANAK di usia tiga tahun sudah banyak melakukan aktivitasnya sendiri. Ia mampu melakukan beberapa pekerjaan tanpa bantuan orang lain. Namun, pada tahap perkembangan kontrol emosi di usia ini, ada beberapa kegiatan yang tidak bisa ia lakukan sendiri dan memicu kekecewaan hingga tantrum.

Ini berkaitan dengan adanya gap antara  rasa percaya diri anak untuk melakukan kegiatan sendiri dan kemampuan motorik yang belum cukup mampan. Sebagai contoh, si kecil sudah bisa memakai baju sendiri namun ketika hendak memasukkan kancing mereka kesusahan dan akhirnya marah atau kesal.

Baca Juga: Perkembangan Anak Usia Satu Sampai Dua Tahun

Perkembangan Emosi Anak Usia 3 Tahun

Menurut psikolog Pritta Tyas M, kondisi anak di usia ini berkaitan dengan Teori Pembelajaran Vygotsy. Dalam teori ini, zona pembelajaran anak dibagi menjadi tiga zona. Yang pertama atau zona paling dalam adalah zona berwarna hijau, ini adalah comfort zone anak. Di zona ini anak sudah mahir dalam melakukan aktivitas tertentu.

Selanjutnya zona pink adalah zona pembelajaran. Di zona ini anak bisa melakukan sesuatu dengan bantuan orang lain. Dan terakhir ada zona berwarna biru, adalah zona dimana anak tidak bisa melakukan suatu aktivitas meskipun dengan bantuan orang lain. Pada zona biru ini anak cenderung akan lebih kesal karena tidak mampu melakukan kegiatan yang diinginkannya.

Maka, berdasarkan zona pembelajaran ini  orang tua bisa menjauhkan anak dari benda-benda yang memicu aktivitas pada zona biru (prepare environment). Ini untuk menghindari terjadinya tantrum saat anak tidak bisa melakukan aktivitas tersebut.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Untuk bisa masuk pada aktivitas zona biru, orang tua bisa memberikan kepada anak kegiatan-kegiatan yang bertahap, dimulai dari zona pink. Semisal, mengajarkan anak memasukkan kancing besar terlebih dahulu, setelah itu baru memasukkan kancing yang lebih kecil.

Pada usai ini, anak juga masih kesulitan untuk mengungkapkan keinginan dengan jelas. Mereka belum bisa mengontrol emosi saat mengekspresikan keinginan. Namun, dengan kondisi seperti ini bukan berarti mereka tidak bisa mengerti. Orang tua bisa membantunya secara verbal dengan mengatakan cara yang baik dan benar.

Selain itu, mereka juga mulai banyak tanya. Ini adalah tahapan perkembangan yang wajar. Dan terkadang, pertanyaan yang dilontarkan anak mengarah pada adu argumen. Orang tua harus banyak sabar, karena mereka sedang dalam fase perkembangan emosi.

Itulah, beberapa kondisi perkembangan emosi yang sering terjadi pada anak usia tiga tahun. [Ln/Sdz]

Sumber: Parentalk ID

Tags: Perkembangan Emosi Anak Usia 3 Tahun
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mengelola Stress dan Kesepian di Usia Senja bersama Sekolah Lansia Salimah Bogor

Next Post

Rumah Kita bukan di Sini

Next Post
Beratnya Jalan Mendaki

Rumah Kita bukan di Sini

Tim Terapis Prima Jaya Bekasi Gelar Baksos Terapi Kesehatan

Tim Terapis Prima Jaya Bekasi Gelar Baksos Terapi Kesehatan

Mengundang 1500 Anak Yatim, Dr Ayu Widyaningrum Gelar Acara Syukuran Kelahiran Putranya

Mengundang 1500 Anak Yatim, Dr Ayu Widyaningrum Gelar Acara Syukuran Kelahiran Putranya

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1906 shares
    Share 762 Tweet 477
  • Hukum Makan Sahur saat Terdengar Azan Subuh

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    257 shares
    Share 103 Tweet 64
  • Milad ke-26, Salimah Kota Blitar Gelar Khataman Qur’an dan Santunan Anak Yatim

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Simak Hadits-Hadits tentang Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3565 shares
    Share 1426 Tweet 891
  • Ketika Sembilan Ayat Al-Qur’an Membela Keadilan untuk Yahudi

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3127 shares
    Share 1251 Tweet 782
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1182 shares
    Share 473 Tweet 296
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1829 shares
    Share 732 Tweet 457
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga