ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Sabtu, 26 September 2020 | 9 Safar 1442 H
Login
Register

 


 
 
 
 
SYARIAH

Maksiat Menghalangi Pahala Mati Syahid

07 August 2020 14:15:01
Maksiat Menghalangi Pahala Mati Syahid
Foto: pexels

oleh: Ustaz Farid Nu'man Hasan

ChanelMuslim.com - Bagaimana nasib orang yang sedang maksiat, tapi dia mati tertimpa atau tenggelam? Apakah itu mati syahid juga? Katanya mati tertiban dan tenggelam itu syahid, tapi kan dia sedang maksiat misal sedang mabuk atau merampok?

Bismillahirrahmanirrahim...

Bisa jadi pertanyaan antum mewakili orang lain, yaitu wafat dengan cara yang disebut oleh Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam sebagai syahid, tapi dalam keadaan maksiat. Apakah maksiat yang dia lakukan menghalangi kesyahidannya?

Hal ini diperselisihkan ulama. Sebagian mengatakan maksiat tersebut menghalangi kesyahidannya. Dalam hadits Shahih Muslim, dalam perang Khaibar para sahabat Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam pernah menyebut: Si Fulan Syahid! Si Fulan Syahid! Ternyata orang itu melakukan ghulul yaitu mencuri pakaian dari ghanimah (harta rampasan perang), maka Rasulullah Saw. pun menyangkal: “Tidak, aku lihat dia di neraka memakai mantel yang dia curi ...”

Hadits ini menunjukkan tidak pantas menyebut syahid kepada orang matinya buruk, contohnya mencuri walau dia dalam keadaan berjihad membela agama.

Ulama lain mengatakan bahwa orang tersebut mendapatkan kedua-duanya, yaitu pahala syahid dan dosa maksiatnya.

Masalah ini pernah dibahas oleh Imam Ibnu 'Abidin Rahimahullah, sebagai berikut:

ذَكَرَ الَأُجْهُورِيُّ قَالَ فِي الْعَارِضَةِ: مَنْ غَرِقَ فِي قَطْعِ الطَّرِيقِ فَهُوَ شَهِيدٌ وَعَلَيْهِ إثْمُ مَعْصِيَتِهِ وَكُلُّ مَنْ مَاتَ بِسَبَبِ مَعْصِيَةٍ فَلَيْسَ بِشَهِيدٍ، وَإِنْ مَاتَ فِي مَعْصِيَةٍ بِسَبَبٍ مِنْ أَسْبَابِ الشَّهَادَةِ فَلَهُ أَجْرُ شَهَادَتِهِ وَعَلَيْهِ إثْمُ مَعْصِيَتِهِ، وَكَذَلِكَ لَوْ قَاتَلَ عَلَى فَرَسٍ مَغْصُوبٍ، أَوْ كَانَ قَوْمٌ فِي مَعْصِيَةٍ فَوَقَعَ عَلَيْهِمْ الْبَيْتُ فَلَهُمْ الشَّهَادَةُ، وَعَلَيْهِمْ إثْمُ الْمَعْصِيَةِ انْتَهَى

Al Ajhuriy berkata: disebutkan dalam Al 'Aridhah: "Siapa yang tenggelam dalam keadaan merampok maka dia syahid dan dia juga berdosa atas maksiatnya. Setiap orang yang wafat disebabkan maksiatnya maka dia bukan syahid. Tapi jika dia wafat dalam maksiat karena sebab-sebab mati syahid maka dia dia dapat pahala syahid dan dia dapat dosa atas maksiatnya.

Demikian juga jika seseorang berjihad dengan kuda perang hasil merampas, atau segolongan orang yang bermaksiat di sebuah rumah lalu tertiban oleh rumah itu, maka mereka mendapatkan mati syahid dan mendapatkan dosa maksiatnya. Selesai.

(Hasyiyah Ibnu 'Abidin, 3/257)

Semoga Allah Ta'ala menganugerahi kita istiqamah, dan wafat dalam keadaan terbaik. Aamiin.

Demikian. Wallahu a'lam.[ind]

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
TOPIK :
maksiat menghalangi pahala mati syahid
 
BERITA LAINNYA
 
 
SYARIAH
07 June 2020 21:53:17

Pegang Alquran Terjemah Tanpa Wudhu

 
 
SYARIAH
22 April 2020 22:35:10

Hukum Rumah Warisan sebagai Hadiah

Senandung Akbar
 

 
 
TERBARU
 
cmm market
 
 
TERPOPULER
 
 
Pelatihan Menulis Oase Chanel Muslim
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0811.1362.284