• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 1 November, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Syariah

Hukum Terapi Botox bagi Pasien dan Dokter Kecantikan

17/01/2022
in Syariah
Hukum Terapi Botox bagi Pasien dan Dokter Kecantikan

Foto: Pixabay

771
SHARES
5.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Assalamu’alaikum Ustadz, bagaimana hukum terapi botox bagi pasien dan dokter kecantikan. Adik saya berprofesi dokter kecantikan, apakah hukumnya ketika dia melakukan terapi botox, tanam benang, filler? Jazakallah Ustadz utk penjelasannya.

Hukum Terapi Botox bagi Pasien dan Dokter Kecantikan, dijelaskan oleh Ustaz Farid Nu’man Hasan

Baca Juga: Tips Samarkan Kelopak Mata Simetris dengan Make Up ala Adelia Pasha

Hukum Terapi Botox bagi Pasien dan Dokter Kecantikan

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh ..

Ada beberapa patokan dalam berias bagi kaum wanita:

1. Tidak boleh mengubah ciptaan Allah

Imam Ibnu Jarir Ath Thabari Rahimahullah berkata –sebagaimana dikutip Al Hafizh Ibnu Hajar:

لا يجوز للمرأة تغيير شيء من خلقتها التي خلقها الله عليها بزيادة أو نقص التماس الحسن لا للزوج ولا لغيره

Tidak boleh bagi wanita mengubah sesuatu yang telah Allah ﷻ ciptakan pada dirinya baik dengan menambahkan atau mengurangi dalam rangka mencapai kecantikan, hal itu tidak boleh baik untuk menyenangi suaminya atau alasan lainnya. (Dikutip dalam Fathul Bari, 10/377)

2. Jikalau pun ada berubah maka sementara sifatnya, seperti menyemir rambut

Imam Al Qurthubi Rahimahullah berkata:

المنهيُّ عنْهُ إنَّما هو فيما يكونُ باقيًا؛ لأنَّه من باب تغْيير خلق الله تعالى، فأمَّا ما لا يكون باقيًا كالكُحْل والتَّزيُّن به للنِّساء، فقد أجاز العُلماء ذلك .

Larangan itu jika terjadi perubahan secara permanen, sebab itu masuk dalam bab mengubah ciptaan Allah ﷻ, ada pun jika tidak permanen seperti bercelak yang dengannya biasa wanita berhias, maka para ulama membolehkan hal itu. (Al Jaami’ Al Ahkaam Al Qur’an, 5/369)

3. Tidak membahayakan

Semua hal yang membahayakan dilarang dalam Islam, termasuk upaya mempercantik diri yang terbukti berbahaya, atau berpotensi bahaya.

Allah ﷻ berfirman:

وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ

Janganlah kamu menjerumuskan dirimu sendiri dengan tanganmu ke jurang kebinasaan. (QS. Al Baqarah: 195)

Dalam hadits:

لا ضرر ولا ضرار

Jangan membahayakan orang lain dan jangan membahayakan diri sendiri. (HR. Ahmad no. 2865, Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan: Hasan)

5. Mesti dari bahan yang suci dan halal

Apalagi ini hanya obat kecantikan bukan obat untuk menjaga kehidupan sehingga tidak ada kata darurat yang mesti dijaga.

Dari Ibnu Mas’ud Radhiallahu ‘Anhu berikut:

إِنَّ اللَّهَ لَمْ يَجْعَلْ شِفَاءَكُمْ فِيمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمْ

“Sesungguhnya Allah tidaklah menjadikan obat buat kalian dari apa-apa yang diharamkan untuk kalian. (HR. Al Bukhari No. 5613)

Dari Abu Darda’ Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

إِنَّ اللَّهَ أَنْزَلَ الدَّاءَ وَالدَّوَاءَ وَجَعَلَ لِكُلِّ دَاءٍ دَوَاءً فَتَدَاوَوْا وَلَا تَدَاوَوْا بِحَرَامٍ

“Sesungguhnya Allah Ta’ala menurunkan penyakit dan obatnya, dan Dia jadikan setiap penyakit pasti ada obatnya, maka berobatlah dan jangan berobat dengan yang haram.”

(HR. Abu Daud No. 3876, Al Baihaqi, As Sunan Al Kubra No. 20173. Imam Ibnul Mulaqin mengatakan: shahih. (TuhfatulMuhtaj, 2/9). Imam Al Haitsami mengatakan: perawinya terpercaya. (Majma’uz Zawaid, 5/86) )

Imam Asy Syaukani Rahimahullah berkata:

وَكَذَلِكَ سَائِرُ الْأُمُورِ النَّجِسَةِ أَوْ الْمُحَرَّمَةِ ، وَإِلَيْهِ ذَهَبَ الْجُمْهُورُ قَوْلُهُ : ( وَلَا تَتَدَاوَوْا بِحَرَامٍ ) أَيْ لَا يَجُوزُ التَّدَاوِي بِمَا حَرَّمَهُ اللَّهُ مِنْ النَّجَاسَاتِ وَغَيْرِهَا مِمَّا حَرَّمَهُ اللَّهُ وَلَوْ لَمْ يَكُنْ نَجَسًا .

“Demikian juga seluruh hal yang najis dan haram (tidak boleh dijadikan obat), demikianlah madzhab jumhur (mayoritas), sabdanya: “janganlah berobat dengan yang haram,” artinya tidak boleh pengobatan dengan apa-apa yang Allah haramkan baik berupa benda-benda najis, dan benda lainnya yang diharamkan Allah, walau pun tidak najis.” (Nailul Authar, 8/204)

Maka, Jika suntik botox, tanam benang, sulam alis, dll, tidak masuk syarat ini walau satu saja maka jauhilah semua itu, untuk kehati-hatian …

Demikian. Wallahu a’lam

(ind/alfahmu)

Tags: Hukum Terapi Botox bagi Pasien dan Dokter Kecantikan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Organisasi Dari Luar Negeri Buat Pelaku LGBT ‘Pede’

Next Post

Prestasi dan Polah Santri Sikakap

Next Post

Prestasi dan Polah Santri Sikakap

Rakyat Yordania Gelar Aksi Demo Kecam Tingginya Harga Bahan Pokok

Erdogan: Republik Turki Kelanjutan Kekhilafahan Utsmani

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9646 shares
    Share 3858 Tweet 2412
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1433 shares
    Share 573 Tweet 358
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2578 shares
    Share 1031 Tweet 645
  • Belajar dari Tawon Lumpur

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2505 shares
    Share 1002 Tweet 626
  • Rahasia Meraih Bisnis Sukses dan Berkah

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • KPIPA Gelar Maulid Nabi bersama 250 Tokoh Majelis Taklim

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Aceh Food Apps: Pameran Makanan Halal Secara Virtual

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Wamenhaj: Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • AWG Kembali Gelar BSP di November, Perkuat Advokasi Global Menuju Pembebasan Al-Aqsa dan Kemerdekaan Palestina

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga