• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 3 November, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Syariah

Hukum Makan Cumi-Cumi

27/10/2026
in Syariah, Unggulan
Hukum Makan Cumi-cumi

foto: pixabay

283
SHARES
2.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SAHABAT ChanelMuslim, siapa yang suka makan cumi-cumi? Hasil laut ini memang favorit, tapi bagaimana hukum makan cumi-cumi dalam Islam?

Seorang pembaca ChanelMuslim.com yang penasaran dengan hal ini bertanya kepada Ustaz Farid Nu’man Hasan.

Ustaz, saya mau bertanya tentang hukum makan cumi-cumi, apakah benar makan cumi-cumi haram karena ada tinta hitamnya?

Pengurus PP Al Irsyad Al Islamiyah Ustaz Farid Nu’man Hasan menjelaskan bahwa hewan air, baik laut atau air tawar, menurut mayoritas ulama adalah halal, termasuk cumi-cumi, sebagaimana dikatakan Imam Ibnu Katsir Rahimahullah.

Baca Juga: Tips Mengolah Cumi agar Tidak Alot dan Bau Amis

Hukum Makan Cumi-cumi

Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala:

أُحِلَّ لَكُمۡ صَيۡدُ ٱلۡبَحۡرِ

“Dihalalkan bagimu hewan buruan laut.” (QS. Al-Ma’idah : 96)

Hanya saja, bagi Hanafiyah ayat di atas masih umum dan telah dibatasi oleh hadis yang menyebut bahwa yang halal dari air adalah ikan saja.

Bagi madzhab Hanafi, semua hewan air adalah haram termasuk cumi- kecuali ikan.

Dasarnya sebagaimana hadis mauquf:

أُحِلَّتْ لَكُمْ مَيْتَتَانِ وَدَمَانِ فَأَمَّا الْمَيْتَتَانِ فَالْحُوتُ وَالْجَرَادُ وَأَمَّا الدَّمَانِ فَالْكَبِدُ وَالطِّحَالُ

“Telah dihalalkan buat kalian dua jenis bangkai dan dua jenis darah, dua jenis bangkai adalah; bangkai ikan dan bangkai belalang, sedangkan dua jenis darah adalah darah hati dan limpa.” (HR. Ibnu Majah no. 3314, shahih)

Bagi Hanafiyah hadis ini dianggap membatasi makna “buruan laut” dalam ayat di atas. Jadi, bagi mereka keharaman cumi bukan karena tintanya, karena memang bukan termasuk makna hadis di atas.

Ada pun sebagian Syafi’iyah, cumi diharamkan karena tintanya itu dianggap najis, itu dianggap keluar dari perutnya. Namun ini diperselisihkan sesama Syafi’iyah.

Jika BENAR keluarnya dari perut maka itu najis, jika tidak, maka suci dan tidak apa-apa dimakan.

Kesimpulan:

– Semua hewan laut adalah halal, termasuk cumi-cumi, menurut mayoritas ulama, kecuali Hanafiyah yang menurut mereka hanya ikan yang halal.

– Dalam mazhab Syafi’i, jika tinta itu dari perut cumi, maka itu najis dan tidak boleh dimakan. Jika bukan, maka tidak apa-apa.

Ternyata tinta tersebut bukanlah kotoran, bukan pula kencing, tapi memang diproduksi khusus di tempat khusus pula untuk perlindungan diri sehingga dalam hal ini, lebih tepat hukum memakan cumi-cumi itu halal.

Demikian. Wallahu a’lam.[ind]

Referensi:

– Imam Al Kasani, Bada’i Shana’i, 5/35-36
– Imam Ibnu Katsir, Tafsir Al Quran Al ‘Azhim, 1/198
– Syaikh Sayyid Abdurrahman Ba’alawi, Bughyah al Mustarsyidin, Hlm. 16.

Tags: hukum makan cumi-cumi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sejarah Hari Blogger Nasional dan Peran Penting Penulis Digital di Indonesia

Next Post

Tiga Pemuda Sindir Isu Sawit-Israel di Braga

Next Post
Tiga Pemuda Sindir Isu Sawit-Israel di Braga

Tiga Pemuda Sindir Isu Sawit-Israel di Braga

Jangan Asal Panggil Bestie, Ketahui Level Pertemanan Berikut Ini

Jangan Asal Panggil Bestie, Ketahui Level Pertemanan Berikut Ini

PUSPA Rayakan Satu Tahun Perjalanan: Satukan Perempuan dan Seni, Suarakan Kemanusiaan untuk Palestina

PUSPA Rayakan Satu Tahun Perjalanan: Satukan Perempuan dan Seni, Suarakan Kemanusiaan untuk Palestina

  • Bagaimana Cara Menanam Cabai di Pot untuk Pemula agar Cepat Tumbuh dan Berbuah?

    Bagaimana Cara Menanam Cabai di Pot untuk Pemula agar Cepat Tumbuh dan Berbuah?

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Heboh di Ponpes Putri Hamalatul Qur’an Sukoharjo

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1452 shares
    Share 581 Tweet 363
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9666 shares
    Share 3866 Tweet 2417
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2594 shares
    Share 1038 Tweet 649
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    331 shares
    Share 132 Tweet 83
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4363 shares
    Share 1745 Tweet 1091
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2518 shares
    Share 1007 Tweet 630
  • Motif Hawa Karya Pipit Pramudia, Perpaduan Batik Parang dan Kawung dalam Balutan Modest Fashion yang Anggun

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Di Balik Panggung Konser Bocelli

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga