• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 19 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Syariah

Hukum Go Food dalam Islam

15/04/2026
in Syariah, Unggulan
Hukum Go Food dalam Islam

foto: pixabay

150
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SAHABAT, tahukah kamu tentang Hukum Go Food dalam Islam? Pengiriman makanan di era teknologi saat ini sangat mudah, semua dapat dilakukan lewat ponsel.

Lalu, apa yang dikatakan Islam tentang penggunaan Go Food dan aplikasi serupa untuk memesan makanan?

Go food merupakan aplikasi pesan berbagai macam makanan dan minuman secara online yang terbukti mampu meningkatkan omset para pelaku usaha mikro dan kecil.

Lantas bagaimana hukumnya dalam pandangan syariah? Mengingat di dalamnya terdapat dua akad dalam satu transaksi.

Dalam aplikasi tersebut,

1. konsumen dapat memilih jenis makanan yang diinginkannya

2. makanan akan dibelikan oleh driver untuk nanti diserahkan kepada konsumen sebagai pembeli

3. pembayarannya menggunakan uang driver terlebih dahulu kemudian akan diganti oleh pembeli beserta pembayaran jasa untuk driver

Di sini terdapat dua akad dalam satu transaksi

Pertama, adalah akad utang piutang, yaitu ketika driver membayar terlebih dahulu makanan pesanan pembeli. Akad kedua yaitu jasa driver karena telah membelikan makanan yang dipesan pembeli.

Mengenai praktik dua akad dalam satu transaksi, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam melarang hal demikian dalam sabdanya:

“Rasulullah Shallallahu alaihi wa salam melarang dua akad dalam satu transaksi.” (H.R. Ahmad)

Baca Juga: Hukum Menukar Uang Baru saat Lebaran

Hukum Go Food dalam Islam

Berdasarkan hadis tersebut, menurut Ibnu Qayyim, yang dimaksud dengan dua akad dalam satu transaksi tersebut adalah bai’ al-inah,

yaitu jual beli yang mengandung unsur riba di mana penjual menjual barangnya secara mencicil kepada pembeli (yang posisinya sedang membutuhkan uang).

Misalnya, barang seharga 5 juta selama 1 tahun dengan syarat, barang itu dijual kembali kepada penjual pertama dengan kontan, misalnya seharga 4 juta.

Dalam transaksi itu, penjual pertama menjual barangnya hanya untuk mendapatkan bunga yang disamarkan dalam bentuk jual beli cicilan.

Karena barang yang ia miliki pada kenyataannya kembali lagi dibeli olehnya dengan cara kontan.

Sementara, pembeli pertama, ia mendapatkan uang 4 juta, namun ia punya utang kepada penjual pertama sebesar 5 juta.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Halal Corner #HalaLisMyWay (@halalcorner)


Jika mencermati praktik jual beli melalui aplikasi go food, tidak terdapat unsur riba.

Karena dalam pelaksanaannya, driver meminjamkan uang untuk membeli makanan yang dipesan pembeli hanyalah semata-mata untuk kepraktisan saja, tidak ada motif mencari keuntungan materi.

Maka dari itu, go food hukumnya boleh. Wallahu a’lam bisshowab.[ind]

Tags: Hukum Go Food dalam Islam
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Beberapa Daerah Awal Musim Kemarau 2026 di Wilayah Jawa Barat

Next Post

SMA JISc Lolos Tahap Proposal OPSI 2026, Dorong Siswa Kembangkan Inovasi Riset

Next Post
SMA JISc Lolos Tahap Proposal OPSI 2026, Dorong Siswa Kembangkan Inovasi Riset

SMA JISc Lolos Tahap Proposal OPSI 2026, Dorong Siswa Kembangkan Inovasi Riset

Umatku

Memberi Jeda antara Shalat Wajib dan Rawatib

Batasan Kunjungan Wisata ke Taman Nasional Komodo NTT

Batasan Kunjungan Wisata ke Taman Nasional Komodo NTT

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8227 shares
    Share 3291 Tweet 2057
  • Wisuda Perdana Sekolah Lansia Salimah Bogor, 52 Lansia Tampil Aktif, Sehat, dan Menginspirasi

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3683 shares
    Share 1473 Tweet 921
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    751 shares
    Share 300 Tweet 188
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11258 shares
    Share 4503 Tweet 2815
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2195 shares
    Share 878 Tweet 549
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4216 shares
    Share 1686 Tweet 1054
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4543 shares
    Share 1817 Tweet 1136
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3295 shares
    Share 1318 Tweet 824
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2053 shares
    Share 821 Tweet 513
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga