• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 7 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Residu-residu Suami Istri Bekerja (5)

04/01/2022
in Suami Istri, Unggulan
Membangun Keluarga dalam Keluarga (4)

Ilustrasi, foto: 2.bp.blogspot.com

86
SHARES
658
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Residu itu sisa kotoran dari interaksi. Jika interaksinya di luar, sisa kotorannya kadang masih melekat dan terbawa ke dalam rumah.

Selalu ada residu atau sisa kotoran dari interaksi dengan dunia luar. Karena tidak ada jaminan di luar rumah selalu bersih.

Ada kotoran yang berasal dari sisa interaksi melalui mata. Interaksi antar lisan. Melalui lintas pendengaran. Dan akhirnya interaksi antar hati.

Residu “Kata-kata”

Kehidupan dalam keluarga sejatinya seperti masjid atau madrasah. Ada imam dan ada makmum, ada guru dan ada murid, ada orang tua dan ada anak-anak.

Imam dan guru memperlihatkan sosok ideal di mata makmum dan murid. Bukan sekadar penampilan, melainkan juga perilaku.

Begitu pun dengan suami istri. Seperti apa pun keadaan keduanya, ketika di rumah, keduanya adalah seperti imam dan guru bagi anak-anaknya.

Mungkin saja suami atau istri, karena keadaan pekerjaan, terbiasa berbicara kasar. Tapi ketika di rumah, semua kebiasaan itu harus luluh dan berganti lembut dan bijak.

Ia tidak memanggil anaknya dengan sebutan “penghinaan”, seperti si pendek, si jangkung, si kurus, si bawel, si pelit, dan sebagainya. Bahkan, kalau memungkinkan, menyebut anak dengan sebutan kesayangan. Seperti, sayang, cantik, ganteng, pintar, soleh atau solehah, dan lainnya.

Bukan hanya dalam menyebut sosok, dalam respon pun harus dijaga. Baik respon sebagai ungkapan kecewa, prihatin, nggak suka, dan hal negatif lain maupun respon ungkapan senang.

Terlebih respon terhadap anak, ungkapan emosi bisa menjadi stigma yang berbekas. Seperti, “Emang dasar bodoh nih!”, “Mata kamu buta yah!”, “Kamu culun amat sih!” Dan lain-lain.

Kalau setiap hari anak-anak yang masih tumbuh mental dan kejiwaannya dicap dengan sebutan buruk, suatu saat hal itu akan membekas. Bahkan, boleh jadi anak-anak akan merasakan bahwa dirinya memang seperti yang disebutkan oleh orang tuanya: si bodoh, si buta, dan si culun.

Dengan kata lain, anak-anak akan mengalami penggerusan rasa percaya diri. Mereka akan tumbuh besar sebagai sosok yang tidak yakin bahwa dirinya pintar, berani, teliti, dan konsisten.

Suami istri, ketika berada dalam keluarga, harus mengotomatisasi lidah dan perilakunya sesuai perkembangan jiwa anak. Terlebih lagi dalam akhlak Islam.

Ada respon standar dalam Islam yang harus secara otomatis keluar dari lisan umat Islam. Seperti, innalillahi wainna ilaihi rojiun, jazakumullah, qadarullah, insya Allah, maasya Allah, astagfirullah, wallahu a’lam, dan seterusnya.

Ucapan-ucapan ini bukan sekadar bernilai akhlak, tapi juga menjadi doa yang diucapkan tanpa sadar dari ayah ibu kepada anak-anaknya.

Karena itu, sebelum masuk rumah saat pulang dari tempat kerja, bersihkan segala residu “kata-kata” yang mungkin masih tertinggal. Sapalah anak-anak dan keluarga dengan kalimat salam yang berarti kedamaian dan ketenangan. [Mh]

 

Tags: Residu-residu Suami Istri Bekerja
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Universitas Jeddah Selesaikan Wikidowen, Proyek Terjemahkan Artikel Wikipedia ke Bahasa Arab

Next Post

Muadz bin Jabal, Pemimpin Ulama di Hari Kiamat

Next Post
Muadz bin Jabal, Pemimpin Ulama di Hari Kiamat

Muadz bin Jabal, Pemimpin Ulama di Hari Kiamat

Tiga Sudut Pandang dalam Menulis Cerpen (1)

Tiga Sudut Pandang dalam Menulis Cerpen (2)

MTsN 9 Bantul jadi Juara 1 Lomba Madrasah Hebat 2021

MTsN 9 Bantul jadi Juara 1 Lomba Madrasah Hebat 2021

  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4272 shares
    Share 1709 Tweet 1068
  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    187 shares
    Share 75 Tweet 47
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9049 shares
    Share 3620 Tweet 2262
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4097 shares
    Share 1639 Tweet 1024
  • Shobrun Jamil, Bersabar Seperti Aisyah

    323 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Siswa-Siswi SMA Jakarta Islamic School Berhasil Tembus Universitas Ternama di Berbagai Negara

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4733 shares
    Share 1893 Tweet 1183
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2405 shares
    Share 962 Tweet 601
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2332 shares
    Share 933 Tweet 583
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga