• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 3 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Residu-residu Suami Istri Bekerja (5)

04/01/2022
in Suami Istri, Unggulan
Membangun Keluarga dalam Keluarga (4)

Ilustrasi, foto: 2.bp.blogspot.com

86
SHARES
663
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Residu itu sisa kotoran dari interaksi. Jika interaksinya di luar, sisa kotorannya kadang masih melekat dan terbawa ke dalam rumah.

Selalu ada residu atau sisa kotoran dari interaksi dengan dunia luar. Karena tidak ada jaminan di luar rumah selalu bersih.

Ada kotoran yang berasal dari sisa interaksi melalui mata. Interaksi antar lisan. Melalui lintas pendengaran. Dan akhirnya interaksi antar hati.

Residu “Kata-kata”

Kehidupan dalam keluarga sejatinya seperti masjid atau madrasah. Ada imam dan ada makmum, ada guru dan ada murid, ada orang tua dan ada anak-anak.

Imam dan guru memperlihatkan sosok ideal di mata makmum dan murid. Bukan sekadar penampilan, melainkan juga perilaku.

Begitu pun dengan suami istri. Seperti apa pun keadaan keduanya, ketika di rumah, keduanya adalah seperti imam dan guru bagi anak-anaknya.

Mungkin saja suami atau istri, karena keadaan pekerjaan, terbiasa berbicara kasar. Tapi ketika di rumah, semua kebiasaan itu harus luluh dan berganti lembut dan bijak.

Ia tidak memanggil anaknya dengan sebutan “penghinaan”, seperti si pendek, si jangkung, si kurus, si bawel, si pelit, dan sebagainya. Bahkan, kalau memungkinkan, menyebut anak dengan sebutan kesayangan. Seperti, sayang, cantik, ganteng, pintar, soleh atau solehah, dan lainnya.

Bukan hanya dalam menyebut sosok, dalam respon pun harus dijaga. Baik respon sebagai ungkapan kecewa, prihatin, nggak suka, dan hal negatif lain maupun respon ungkapan senang.

Terlebih respon terhadap anak, ungkapan emosi bisa menjadi stigma yang berbekas. Seperti, “Emang dasar bodoh nih!”, “Mata kamu buta yah!”, “Kamu culun amat sih!” Dan lain-lain.

Kalau setiap hari anak-anak yang masih tumbuh mental dan kejiwaannya dicap dengan sebutan buruk, suatu saat hal itu akan membekas. Bahkan, boleh jadi anak-anak akan merasakan bahwa dirinya memang seperti yang disebutkan oleh orang tuanya: si bodoh, si buta, dan si culun.

Dengan kata lain, anak-anak akan mengalami penggerusan rasa percaya diri. Mereka akan tumbuh besar sebagai sosok yang tidak yakin bahwa dirinya pintar, berani, teliti, dan konsisten.

Suami istri, ketika berada dalam keluarga, harus mengotomatisasi lidah dan perilakunya sesuai perkembangan jiwa anak. Terlebih lagi dalam akhlak Islam.

Ada respon standar dalam Islam yang harus secara otomatis keluar dari lisan umat Islam. Seperti, innalillahi wainna ilaihi rojiun, jazakumullah, qadarullah, insya Allah, maasya Allah, astagfirullah, wallahu a’lam, dan seterusnya.

Ucapan-ucapan ini bukan sekadar bernilai akhlak, tapi juga menjadi doa yang diucapkan tanpa sadar dari ayah ibu kepada anak-anaknya.

Karena itu, sebelum masuk rumah saat pulang dari tempat kerja, bersihkan segala residu “kata-kata” yang mungkin masih tertinggal. Sapalah anak-anak dan keluarga dengan kalimat salam yang berarti kedamaian dan ketenangan. [Mh]

 

Tags: Residu-residu Suami Istri Bekerja
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Universitas Jeddah Selesaikan Wikidowen, Proyek Terjemahkan Artikel Wikipedia ke Bahasa Arab

Next Post

Muadz bin Jabal, Pemimpin Ulama di Hari Kiamat

Next Post
Muadz bin Jabal, Pemimpin Ulama di Hari Kiamat

Muadz bin Jabal, Pemimpin Ulama di Hari Kiamat

Tiga Sudut Pandang dalam Menulis Cerpen (1)

Tiga Sudut Pandang dalam Menulis Cerpen (2)

MTsN 9 Bantul jadi Juara 1 Lomba Madrasah Hebat 2021

MTsN 9 Bantul jadi Juara 1 Lomba Madrasah Hebat 2021

  • Tips Membersihkan Lantai Toilet yang Menguning agar Kembali Kinclong

    Tips Membersihkan Lantai Toilet yang Menguning agar Kembali Kinclong

    443 shares
    Share 177 Tweet 111
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9450 shares
    Share 3780 Tweet 2363
  • Kemenag Gelar Sosialisasi Masa Persiapan Pensiun bagi ASN yang Memasuki Purnabakti

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2440 shares
    Share 976 Tweet 610
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1326 shares
    Share 530 Tweet 332
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4274 shares
    Share 1710 Tweet 1069
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11807 shares
    Share 4723 Tweet 2952
  • Menghina Allah dalam Hati

    645 shares
    Share 258 Tweet 161
  • Keberkahan Palestina dalam Al-Qur’an dan Hadis

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Mengenal Apa itu Creatine dan Apa Saja Manfaatnya

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga