• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 10 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Ramadan dan Momen Keakraban Keluarga

12/03/2024
in Fokus, Suami Istri
Antara Beban Naik dan Turun

Ilustrasi, foto: thoughtformsireland.com

94
SHARES
722
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

RAMADAN memiliki keberkahan di banyak sisi. Termasuk keharmonisan keluarga. Ayah, ibu, dan anak-anak; lebih banyak berkumpul di Ramadan.

Betapa beruntungnya umat Islam di bulan Ramadan. Begitu banyak pahala, dan begitu banyak momen untuk menjalin keakraban keluarga.

Bisa dibilang, hanya di bulan Ramadan keberkahan dan kesempatan baik itu terjadi. Ramadan menyediakan peluang kebaikan, dan menghalangi peluang keburukan. Antara lain:

Satu, Bersemangat dalam Kebersihan Hati dan Jiwa.

Ketika Ramadan datang, umat Islam seperti di-charge iman dan Islamnya. Termasuk individu yang ada di keluarga: ayah, ibu, dan anak-anak.

Semangat kebaikan pun tumbuh subur seperti jamur. Antara lain, semangat ibadah, pengajian, silaturahim, dan lainnya. Dan semangat ini tentu berdampak langsung pada keluarga.

Mungkin saja ada ‘kerenggangan’ hubungan anggota keluarga. Mungkin istri dan suami, mungkin kakak dan adik, dan mungkin juga antara orang tua dan anak-anak.

Ketika hati memperoleh energi baru dalam spirit Ramadan, ‘kerenggangan’ ini secara tidak langsung akan terkikis. Karena persoalan interaksi selalu lebih pada hubungan hati. Jika hatinya sehat, interaksi pun akan sehat dan baik.

Saling maaf memaafkan tentu akan menjadi pintu masuk yang pas, untuk produktivitas Ramadan dan juga untuk interaksi yang harmonis.

Dua, Selalu Ada Kebaikan dalam Momen Sahur dan Berbuka.

Ada banyak sisi baik dari kumpul-kumpul di meja makan. Karena saat itulah momen pertemuan menjadi serba menyenangkan.

Tidak heran jika momen kumpul di meja makan ini juga dimanfaatkan para politisi atau negosiator. Karena suasana perut yang kenyang akan menstabilkan emosi.

Begitu pun dalam momen sahur dan berbuka di keluarga. Mungkin saja anggota keluarga sulit makan bareng di bulan-bulan lain. Ada yang sibuk di tempat kerja, di sekolah, atau lainnya. Tapi di bulan Ramadan, momen itu dipaksa untuk dipersatukan.

Tidak ada anggota keluarga yang makan sahurnya berbeda waktu dengan yang lain. Begitu pun tak ada anggota keluarga yang berbeda waktu dalam berbuka puasa. Selalu bareng.

Dalam suasana itu, akan ada dampak yang positif. Bisa saling memberikan perhatian satu sama lain, saling bercerita dan mendengarkan pengalaman masing-masing, dan lainnya. Inilah momen santai yang paling produktif.

Terlebih lagi jika ada tambahan agenda keluarga untuk mengisi kegiatan Ramadan. Misalnya, tadarus bersama, tarawih bersama, atau berbuka puasa di rumah makan, dan lainnya.

Manfaatkan bulan penuh berkah ini sebaik mungkin. Untuk kebaikan individu, dan juga keluarga. [Mh]

Tags: Jelajah Ramadan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hussam Al-Attar, Sosok Remaja dengan Julukan Newton dari Gaza

Next Post

Armada Ekspedisi Kebaikan Aksi Berbagi untuk Sesama Siap Roadshow Keliling Jawa Timur

Next Post
Armada Ekspedisi Kebaikan Aksi Berbagi untuk Sesama Siap Roadshow Keliling Jawa Timur

Armada Ekspedisi Kebaikan Aksi Berbagi untuk Sesama Siap Roadshow Keliling Jawa Timur

Tren Fashion Ramadan 2024: Memadukan Tradisi dan Kekinian

Tren Fashion Ramadan 2024: Memadukan Tradisi dan Kekinian

Masjid Agung Nuu Waar Bakal Jadi Kawasan Wisata Religi dan Pusat Informasi Dakwah Papua

Masjid Agung Nuu Waar Bakal Jadi Kawasan Wisata Religi dan Pusat Informasi Dakwah Papua

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1885 shares
    Share 754 Tweet 471
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    247 shares
    Share 99 Tweet 62
  • Link Koleksi Murottal Terbaik Sepanjang Masa

    544 shares
    Share 218 Tweet 136
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8056 shares
    Share 3222 Tweet 2014
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3559 shares
    Share 1424 Tweet 890
  • DPR Setujui Opsi Pemangkasan Anggaran MBG Demi Jaga Defisit APBN

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11199 shares
    Share 4480 Tweet 2800
  • 4 Golongan yang Dirindukan Surga

    418 shares
    Share 167 Tweet 105
  • Salimah Bojonggede Bagikan 3.350 Takjil, 370 Nasi Gratis, dan 65 Paket Sembako Murah

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Guru Ngaji Berhak Mendapat Zakat

    822 shares
    Share 329 Tweet 206
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga