• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 6 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Menjadi Sosok Suami Istri Tangguh (5)

29/11/2021
in Suami Istri, Unggulan
Peran Wali dalam Jodoh Wanita

Ilustrasi, foto: goodfreephotos.com

74
SHARES
571
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Menikah itu mudah. Yang berat merawatnya. Terlebih lagi dengan perjalanan yang penuh onak dan duri, jurang dan tanjakan.

Perjalanan rumah tangga itu tidak selalu landai. Tidak jarang, perjalanan yang dilalui begitu berat. Tantangan dan hambatan serasa tak pernah henti terjadi.

Namun begitu, ujian berat itu tidak mengendurkan gerak langkah sejumlah pasangan suami istri untuk terus maju. Di antaranya sosok-sosok berikut ini.

Meski profilnya disamarkan, nilai-nilai yang bisa dipetik dari kegigihan mereka bisa menjadi cermin untuk kita. Berikut ini di antara cuplikannya.

Ujian Sakit Anak

Semua suami istri menginginkan putera-puterinya sehat, cerdas, dan berakhlak. Tapi, keinginan kadang tidak sesuai dengan kenyataan. Dan di situlah ujiannya.

Setelah dikabarkan bahwa istri hamil, suami istri ini begitu bahagia. Inilah anak pertama mereka. Menurut dokter, diperkirakan anaknya seorang perempuan.

Bagi keduanya, laki atau perempuan tak masalah. Yang penting sehat wal ‘afiat. Dan ternyata, di situlah ujiannya.

Setelah lahir, ternyata ada kelainan pada sang anak. Ia tumbuh tidak wajar. Meski sudah sudah waktunya bisa berjalan, ia masih tetap tergolek di tempat tidur. Jangankan bisa berjalan, duduk pun tak bisa.

Begitu seterusnya hingga puterinya berusia lima tahun. Masa-masa yang lucunya untuk seorang anak. Tapi, hal itu tidak didapatkan suami istri ini. Puterinya tetap hanya bisa tergolek di tempat tidur. Dokter mengatakan bahwa puterinya kena penyakit autis dan lumpuh.

Namun, keduanya tetap sabar merawat buah hatinya itu. Hingga pada usia enam tahun, puterinya meninggal dunia.

Kabar gembira pun datang setelah satu tahun kematian puterinya. Sang istri hamil. Hal itu dipastikan bidan langganan mereka. Dan anak kedua pun lahir dengan selamat. Lagi-lagi perempuan.

Namun, hal yang sama ternyata juga dialami oleh puteri keduanya. Ciri-ciri penyakitnya persis sama dengan puterinya yang pertama. Tetap hanya bisa tergolek di tempat tidur meskipun sudah waktunya bisa berjalan.

Suami istri ini tetap sabar melakoni ujian berat ini. Mereka secara bergantian mengurus puteri keduanya hingga sang anak sudah berusia dua belas tahun. Usia yang mestinya disebut remaja.

Namun, puteri keduanya tetap tidak bisa bertingkah selayaknya remaja. Ia tetap hanya bisa tergolek di tempat tidur.

Kadang, suami istri ini menangis menahan batin. Kadang, mereka harus menutupi kekurangan anaknya itu terhadap tamu-tamu yang berkunjung. “Anaknya lagi tidur!” begitu jawab mereka buat tamu yang baru dikenal.

Pada usia tiga belas tahun, puteri keduanya itu pun meninggal dunia. Sepertinya, Allah subhanahu wata’ala memberikan keputusan terbaik sesuai tingkat kesabaran keduanya.

Pada kabar gembira yang ketiga, suami istri ini justru was-was ketika akan lahir lagi anak ketiga. Jangan-jangan….

Allah subhanahu wata’ala tidak membebani hambaNya melampaui kesanggupannya. Anak ketiga mereka, alhamdulillah, sehat wal ‘afiat. Laki-laki dan normal. Tidak ada penyakit apa pun.

Begitu seterusnya pada anak yang keempat, kelima, dan keenam. Allah menganugerahi empat anak mereka sehat wal ‘afiat. Normal seperti anak-anak yang lain.

Keduanya memberikan perawatan, pengasuhan, dan pendidikan kepada empat putera-puterinya dengan sangat sungguh-sungguh. Dan itulah sebagai bentuk rasa syukur keduanya kepada Allah.

Kini, empat putera-puteri keduanya sudah dewasa. Keempatnya sudah berumah tangga. Sudah pula dikaruniai anak-anak.

Allah membalas kesabaran keduanya dengan kebaikan dan kesuksesan putera-puteri mereka. Bahkan dengan cucu-cucu yang sehat wal ‘afiat. [Mh]

 

 

 

Tags: Menjadi Sosok Suami Istri Tangguh
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Protes Keselamatan Jalan, Mahasiswa Lumpuhkan Lalu Lintas di Ibu Kota Bangladesh

Next Post

Wasiat Rasulullah Terhadap Pedang Abu Dzar

Next Post
Wasiat Rasulullah Terhadap Pedang Abu Dzar

Wasiat Rasulullah Terhadap Pedang Abu Dzar

Ketika Langit Terbelah - Tadabbur Surat al-Infithar (Bag-1)

Ketika Langit Terbelah - Tadabbur Surat al-Infithar (Bag-1)

Cara Menggali Ide untuk Menulis Cerpen tentang Palestina

Sumber-sumber Ide untuk Menulis Cerpen

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1855 shares
    Share 742 Tweet 464
  • Potret Anak Ketiga Lesti Kejora Lakukan Photoshoot Bersama Kedua Kakaknya

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8042 shares
    Share 3217 Tweet 2011
  • 4 Golongan yang Dirindukan Surga

    412 shares
    Share 165 Tweet 103
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3254 shares
    Share 1302 Tweet 814
  • Antara Mendukung Syiah dan Netral di Perang Iran Israel

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
  • IRRESSRAMADHAN 2026 Mengusung Konsep Eksklusif dan Bernuansa Reflektif

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1698 shares
    Share 679 Tweet 425
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1932 shares
    Share 773 Tweet 483
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga