• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 19 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Mengolah Benci Jadi Rindu

05/05/2021
in Suami Istri, Unggulan
Mengolah Benci Jadi Rindu

Ilustrasi, foto: Pinterest

86
SHARES
661
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Marahan suami istri mungkin biasa. Ada kecewa, ada benci. Tapi, benci yang menumbuhkan rindu.

Hampir semua suami istri pernah marahan. Bisa karena sebab berat, bisa karena hal sepele. Tapi ujungnya, sama: kecewa dan benci.

Namun begitu, jangan biarkan kecewa dan benci bertahan lama. Paling lama, tiga hari saja. Siasati agar di masa kesenjangan itu, yang tumbuh bukan tambah kecewa. Melainkan semangat baru untuk semakin mesra.

Jangan terlalu Lama dalam Kecewa

Suami istri itu satu hati. Sukanya sama, bencinya juga sama. Tapi, boleh jadi terjadi salah paham, kles, silang pendapat, atau apa pun, yang memunculkan rasa benci dan marah.

Memang, ada marah yang tersalurkan, ada juga yang tidak. Yang tersalurkan adalah saling mengungkapkan rasa kecewa secara langsung.

Seperti, Saya gak suka kamu begini dan begitu. Pihak satunya menjawab, jadi yang kamu suka seperti apa? Dijawab, yang saya suka seperti ini. Satunya lagi menolak, kalau yang seperti itu aku tidak akan pernah suka.

Ungkapan kecewa dan bernada marah ini memang terkesan terbuka. Ada ungkapan emosi di situ. Dan seterusnya.

Namun, beban hati sudah tersalurkan dengan benar pada salurannya. Tidak disimpan dan mengendap lama. Yang suatu saat, ledakannya bisa lebih dahsyat.

Di sisi lain, jika kecewa dan benci tidak diungkapkan langsung, pihak yang dibenci boleh jadi tidak paham kenapa ia dibenci. Ia hanya bingung dan terus dalam bayang-bayang dugaan. Tapi jika dibenci terus, ia akhirnya membalas.

Menyalurkan benci dan marah dengan benar akan mempercepat waktu konflik. Awalnya memang agak frontal. Tapi, masing-masing pihak akan memahami di mana salah dan khilafnya. Dan dari situ, ia akan segera memperbaiki.

Jadi, lama atau cepatnya kesenjangan, bukan karena berat atau ringannya judul konflik. Tapi lebih karena cara penyelesaian yang tidak pas.

Jika memang problemnya sudah terungkap, tinggal menunggu waktu untuk saling memaafkan dan memahami. Tapi, menunggunya jangan terlalu lama.

Coba Pisah Sementara

Jangan salah artikan kata pisah. Pisah di sini adalah berpisah ruang, bukan ikatan. Seperti, pisah tidur di kamar yang berbeda. Pisah keluar rumah sementara. Dan seterusnya.

Cara pisah ini lebih sebagai memberikan ruang suami istri untuk bisa lebih jernih berpikir dan bersikap. Boleh jadi, dalam kesendirian akan memunculkan kesadaran.

Jika cinta masih melekat, bisa dipastikan, pisah akan membuat ketidaknyamanan. Ada rasa hilang di situ. Dan ada rasa sepi yang menyergap. Dari situlah akan muncul rasa rindu.

Bisa dibilang, cara pisah ini sebagai hukuman. Bukan hukuman untuk pihak yang dianggap salah. Tapi, hukuman untuk dua-duanya. Karena kesalahan bisa jadi muncul sebagai sebab akibat.

Contoh, suami kecewa dengan masakan istri yang itu-itu saja. Padahal menurut istri, bagaimana ia bisa berkreasi, karena uang belanjanya memang segitu-gitu saja. [Mh/bersambung]

 

Tags: keluarga sakinahmengolah benci jadi rinduNasihat
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Resep Soto Betawi untuk Menu Berbuka dan Sahur

Next Post

Ramadan Bulan Pembebasan dari Api Neraka

Next Post
Ramadan Bulan Pembebasan Api Neraka

Ramadan Bulan Pembebasan dari Api Neraka

Cara agar Al-Qur’an Meresap ke dalam Hati

Cara agar Al-Qur'an Meresap ke dalam Hati

yang penting

Yang Penting Mampu Berbuat Adil

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9562 shares
    Share 3825 Tweet 2391
  • Menghina Allah dalam Hati

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Tak Hanya Sekadar Menyegarkan Ini Manfaat Air Nabeez Kurma bagi Kesehatan

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Biden Tunjuk Muslim Sebagai Duta Kebebasan Beragama Internasional

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Pemerintahan Biden akan Mengatur Ulang Hubungan dengan Palestina

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Tangis Para Sahabat Nabi

    141 shares
    Share 56 Tweet 35
  • LAZ Al Azhar Gelar Training Relawan Ramadan 1442 H

    120 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Kelompok Islam Inggris Boikot Program ‘Pencegahan’

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Warga Prancis Demo Tolak RUU yang Dinilai Diskriminatif Terhadap Muslim

    84 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1374 shares
    Share 550 Tweet 344
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga