• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 18 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Mengolah Benci Jadi Rindu

05/05/2021
in Suami Istri, Unggulan
Mengolah Benci Jadi Rindu

Ilustrasi, foto: Pinterest

81
SHARES
625
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Marahan suami istri mungkin biasa. Ada kecewa, ada benci. Tapi, benci yang menumbuhkan rindu.

Hampir semua suami istri pernah marahan. Bisa karena sebab berat, bisa karena hal sepele. Tapi ujungnya, sama: kecewa dan benci.

Namun begitu, jangan biarkan kecewa dan benci bertahan lama. Paling lama, tiga hari saja. Siasati agar di masa kesenjangan itu, yang tumbuh bukan tambah kecewa. Melainkan semangat baru untuk semakin mesra.

Jangan terlalu Lama dalam Kecewa

Suami istri itu satu hati. Sukanya sama, bencinya juga sama. Tapi, boleh jadi terjadi salah paham, kles, silang pendapat, atau apa pun, yang memunculkan rasa benci dan marah.

Memang, ada marah yang tersalurkan, ada juga yang tidak. Yang tersalurkan adalah saling mengungkapkan rasa kecewa secara langsung.

Seperti, Saya gak suka kamu begini dan begitu. Pihak satunya menjawab, jadi yang kamu suka seperti apa? Dijawab, yang saya suka seperti ini. Satunya lagi menolak, kalau yang seperti itu aku tidak akan pernah suka.

Ungkapan kecewa dan bernada marah ini memang terkesan terbuka. Ada ungkapan emosi di situ. Dan seterusnya.

Namun, beban hati sudah tersalurkan dengan benar pada salurannya. Tidak disimpan dan mengendap lama. Yang suatu saat, ledakannya bisa lebih dahsyat.

Di sisi lain, jika kecewa dan benci tidak diungkapkan langsung, pihak yang dibenci boleh jadi tidak paham kenapa ia dibenci. Ia hanya bingung dan terus dalam bayang-bayang dugaan. Tapi jika dibenci terus, ia akhirnya membalas.

Menyalurkan benci dan marah dengan benar akan mempercepat waktu konflik. Awalnya memang agak frontal. Tapi, masing-masing pihak akan memahami di mana salah dan khilafnya. Dan dari situ, ia akan segera memperbaiki.

Jadi, lama atau cepatnya kesenjangan, bukan karena berat atau ringannya judul konflik. Tapi lebih karena cara penyelesaian yang tidak pas.

Jika memang problemnya sudah terungkap, tinggal menunggu waktu untuk saling memaafkan dan memahami. Tapi, menunggunya jangan terlalu lama.

Coba Pisah Sementara

Jangan salah artikan kata pisah. Pisah di sini adalah berpisah ruang, bukan ikatan. Seperti, pisah tidur di kamar yang berbeda. Pisah keluar rumah sementara. Dan seterusnya.

Cara pisah ini lebih sebagai memberikan ruang suami istri untuk bisa lebih jernih berpikir dan bersikap. Boleh jadi, dalam kesendirian akan memunculkan kesadaran.

Jika cinta masih melekat, bisa dipastikan, pisah akan membuat ketidaknyamanan. Ada rasa hilang di situ. Dan ada rasa sepi yang menyergap. Dari situlah akan muncul rasa rindu.

Bisa dibilang, cara pisah ini sebagai hukuman. Bukan hukuman untuk pihak yang dianggap salah. Tapi, hukuman untuk dua-duanya. Karena kesalahan bisa jadi muncul sebagai sebab akibat.

Contoh, suami kecewa dengan masakan istri yang itu-itu saja. Padahal menurut istri, bagaimana ia bisa berkreasi, karena uang belanjanya memang segitu-gitu saja. [Mh/bersambung]

 

Tags: keluarga sakinahmengolah benci jadi rinduNasihat
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Resep Soto Betawi untuk Menu Berbuka dan Sahur

Next Post

Ramadan Bulan Pembebasan dari Api Neraka

Next Post
Ramadan Bulan Pembebasan Api Neraka

Ramadan Bulan Pembebasan dari Api Neraka

Cara agar Al-Qur’an Meresap ke dalam Hati

Cara agar Al-Qur'an Meresap ke dalam Hati

yang penting

Yang Penting Mampu Berbuat Adil

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1949 shares
    Share 780 Tweet 487
  • Tidur Pada Awal Malam dan Bangun di Sepertiga Akhir

    180 shares
    Share 72 Tweet 45
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8080 shares
    Share 3232 Tweet 2020
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11214 shares
    Share 4486 Tweet 2804
  • Guru Ngaji Berhak Mendapat Zakat

    835 shares
    Share 334 Tweet 209
  • Resep Sambal Goreng Kentang Ati Ampela, Temani Makan Siangmu

    406 shares
    Share 162 Tweet 102
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3582 shares
    Share 1433 Tweet 896
  • Berikut Beberapa Tempat Wisata di Sekitar Pusat Kota Semarang yang Bisa Kamu Kunjungi

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Beberapa Warna Hijab yang bisa Kamu Mix and Match dengan Gamis Hitam

    144 shares
    Share 58 Tweet 36
  • Resep Pesor Khas Betawi Pengganti Ketupat Lebaran

    1168 shares
    Share 467 Tweet 292
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga