• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Hindari Kata-kata Ini agar Tetap Harmonis (6)

30/01/2022
in Suami Istri, Unggulan
Hindari Kata-kata Ini agar Bisa Harmonis (2)

Hindari Kata-kata Ini agar Bisa Harmonis (2)

82
SHARES
628
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Suami istri itu saling menyeimbangkan. Inputnya baik, outputnya juga akan baik. Jangan berharap output baik kalau inputnya kata-kata yang menyakitkan.

Interaksi suami istri selalu akan membuahkan hasil. Ada sakinah, mawaddah, dan rahmah. Ada ketenangan, cinta, dan kasih sayang.

Hasil berupa samawa itu bisa dibilang yang jangka panjang. Yang jangka pendeknya juga banyak. Antara lain, semangat untuk bekerja, semangat untuk berkreasi di rumah seperti olahan di dapur, semangat ibadah. Dan lainnya.

Namun dari semua interaksi itu, ada sejumlah ucapan pantangan yang baiknya dihindari. Karena ucapan atau kata-kata ini bisa merusak keharmonisan. Antara lain.

Panggilan Negatif

Tak ada manusia yang sempurna. Termasuk juga suami atau istri. Selalu saja ada hal negatif yang “melekat” pada dirinya. Bisa karena sifat atau keadaan fisik.

Karena sifat antara lain pelupa, penakut, pelit, tukang tidur, o’on atau bodoh, dan lainnya. Sementara karena keadaan fisik antara lain, si hitam, si tembem pipi, si botak, si gendut, si pendek, si jangkung, dan lainnya.

Kadang, panggilan negatif itu “bocor” dari orang tua. Biasanya, orang tua yang kurang memahami adab pendidikan menggunakan panggilan negatif kepada anak-anaknya. Dan di antara anak-anaknya itu kini sudah menjadi suami atau istri.

Terjadinya panggilan negatif biasanya berawal dari candaan. Misalnya, karena sang suami mudah lupa, maka istri bercanda dengan menyebut suaminya si pelupa. Contoh lain, karena sang istri berkulit agak hitam maka suami bercanda dengan memanggil istri si hitam, tanpa tambahan kata manis.

Meski hanya candaan, panggilan ini akan membekas ke yang bersangkutan sebagai penghinaan. Meskipun hal itu memang fakta yang sebenarnya: si suami memang sering lupa atau si istri berkulit hitam.

Lebih parah lagi jika panggilan negatif itu didengar pihak lain, seperti anak-anak, pembantu, orang tua, apalagi tetangga. Tidak tertutup kemungkinan, mereka pun akan menggunakan panggilan negatif itu kepada objek yang sama.

Jika pihak ketiga yang di luar suami istri itu terceplos menggunakan panggilan itu, maka yang bersangkutan akan lebih merasa terhina.

Dampak dari panggilan negatif yang meskipun hanya bercanda ini akan mengurangi rasa cinta suami istri. Bahkan bukan tidak mungkin akan menjadi sinyalemen bahwa suami atau istri itu sudah tidak memandang pasangannya secara ideal.

Jadi, sedapat mungkin, hindari panggilan negatif terhadap siapa pun dalam anggota keluarga. Apakah itu terhadap suami atau istri, terhadap anak-anak, pembantu, apalagi orang tua.

Selain karena berdampak dalam keharmonisan rumah tangga, panggilan negatif juga dilarang oleh Allah subhanahu wata’ala. [Mh]

 

Tags: Hindari Kata-kata Ini agar Tetap Harmonis
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

#BoikotPUMA Jadi Tren di Kalangan Aktivis Pro Palestina

Next Post

Aktivitas Sosial Muslimah Di Awal Keislaman

Next Post
Aktivitas Sosial Muslimah Di Awal Keislaman

Aktivitas Sosial Muslimah Di Awal Keislaman

Antara Ubadah dan Muawiyah

Antara Ubadah dan Muawiyah

Mengenal Program Pesantren Hijau

Mengenal Program Pesantren Hijau

  • Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Masjid Apung An-Nur Resmi Dibuka Jadi Ikon Wisata Religi Baru di Jakarta

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9566 shares
    Share 3826 Tweet 2392
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1377 shares
    Share 551 Tweet 344
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2528 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Wakaf Warrior Perluas Kolaborasi dengan Menggandeng Tiga Bank Syariah dan AWQAF Dental di ISEF 2026

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Menemukan Kebahagiaan dalam Kesederhanaan Hidup

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Kaldu Jamur untuk MPASI Anak Ini Manfaatnya dan Cara Aman Memberikannya

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Biden akan Pertahankan Kedutaan Besar AS di Yerusalem

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Event Dongeng dan Inspirasi Generasi Cinta Quran NPC

    113 shares
    Share 45 Tweet 28
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga