• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 12 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Hindari Kata-kata Ini agar Tetap Harmonis (6)

30/01/2022
in Suami Istri, Unggulan
Hindari Kata-kata Ini agar Bisa Harmonis (2)

Hindari Kata-kata Ini agar Bisa Harmonis (2)

79
SHARES
609
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Suami istri itu saling menyeimbangkan. Inputnya baik, outputnya juga akan baik. Jangan berharap output baik kalau inputnya kata-kata yang menyakitkan.

Interaksi suami istri selalu akan membuahkan hasil. Ada sakinah, mawaddah, dan rahmah. Ada ketenangan, cinta, dan kasih sayang.

Hasil berupa samawa itu bisa dibilang yang jangka panjang. Yang jangka pendeknya juga banyak. Antara lain, semangat untuk bekerja, semangat untuk berkreasi di rumah seperti olahan di dapur, semangat ibadah. Dan lainnya.

Namun dari semua interaksi itu, ada sejumlah ucapan pantangan yang baiknya dihindari. Karena ucapan atau kata-kata ini bisa merusak keharmonisan. Antara lain.

Panggilan Negatif

Tak ada manusia yang sempurna. Termasuk juga suami atau istri. Selalu saja ada hal negatif yang “melekat” pada dirinya. Bisa karena sifat atau keadaan fisik.

Karena sifat antara lain pelupa, penakut, pelit, tukang tidur, o’on atau bodoh, dan lainnya. Sementara karena keadaan fisik antara lain, si hitam, si tembem pipi, si botak, si gendut, si pendek, si jangkung, dan lainnya.

Kadang, panggilan negatif itu “bocor” dari orang tua. Biasanya, orang tua yang kurang memahami adab pendidikan menggunakan panggilan negatif kepada anak-anaknya. Dan di antara anak-anaknya itu kini sudah menjadi suami atau istri.

Terjadinya panggilan negatif biasanya berawal dari candaan. Misalnya, karena sang suami mudah lupa, maka istri bercanda dengan menyebut suaminya si pelupa. Contoh lain, karena sang istri berkulit agak hitam maka suami bercanda dengan memanggil istri si hitam, tanpa tambahan kata manis.

Meski hanya candaan, panggilan ini akan membekas ke yang bersangkutan sebagai penghinaan. Meskipun hal itu memang fakta yang sebenarnya: si suami memang sering lupa atau si istri berkulit hitam.

Lebih parah lagi jika panggilan negatif itu didengar pihak lain, seperti anak-anak, pembantu, orang tua, apalagi tetangga. Tidak tertutup kemungkinan, mereka pun akan menggunakan panggilan negatif itu kepada objek yang sama.

Jika pihak ketiga yang di luar suami istri itu terceplos menggunakan panggilan itu, maka yang bersangkutan akan lebih merasa terhina.

Dampak dari panggilan negatif yang meskipun hanya bercanda ini akan mengurangi rasa cinta suami istri. Bahkan bukan tidak mungkin akan menjadi sinyalemen bahwa suami atau istri itu sudah tidak memandang pasangannya secara ideal.

Jadi, sedapat mungkin, hindari panggilan negatif terhadap siapa pun dalam anggota keluarga. Apakah itu terhadap suami atau istri, terhadap anak-anak, pembantu, apalagi orang tua.

Selain karena berdampak dalam keharmonisan rumah tangga, panggilan negatif juga dilarang oleh Allah subhanahu wata’ala. [Mh]

 

Tags: Hindari Kata-kata Ini agar Tetap Harmonis
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

#BoikotPUMA Jadi Tren di Kalangan Aktivis Pro Palestina

Next Post

Aktivitas Sosial Muslimah Di Awal Keislaman

Next Post
Aktivitas Sosial Muslimah Di Awal Keislaman

Aktivitas Sosial Muslimah Di Awal Keislaman

Antara Ubadah dan Muawiyah

Antara Ubadah dan Muawiyah

Mengenal Program Pesantren Hijau

Mengenal Program Pesantren Hijau

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1898 shares
    Share 759 Tweet 475
  • Simak Hadits-Hadits tentang Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Hukum Makan Sahur saat Terdengar Azan Subuh

    139 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Potret Artis Cilik Maissy yang Kini Menjadi Dokter

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    254 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1708 shares
    Share 683 Tweet 427
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1180 shares
    Share 472 Tweet 295
  • Program Pemberdayaan Ayam petelur Arab Dompet Dhuafa di Parung Bogor Bantu Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3563 shares
    Share 1425 Tweet 891
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga