• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 15 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Penemuan Asy-Syarif Al-Idrisi, Pakar Geografi Muslim

04/09/2022
in Khazanah, Unggulan
Penemuan Asy-Syarif Al-Idrisi, Pakar Geografi Muslim

Foto: Pixabay

157
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PAKAR geografi muslim, Asy-Syarif Al-Idrisi, yang telah banyak melakukan penjelajahan ke semenanjung Laut Tengah dan negara-negara yang berdekatan dengan kawasan tersebut.

Penjelajahan yang dia lakukan telah banyak memberikan informasi ilmiah dan sekaligus memperdalam pengetahuannya tentang geografi. Beberapa penemuan telah ia hadirkan, menambah khazanah keilmuan dalam bidang geografi

Baca Juga: Asy-Syarif Al-Idrisi, Ahli Geografi Muslim

Penemuan Asy-Syarif Al-Idrisi, Pakar Geografi Muslim

Penemuan Asy-Syarif Al-Idrisi

Pertama: Dia berhasil membuat Peta. Al-Idrisi membagi bagian Utara Bola Dunia kepada tujuh kawasan dengan cuaca yang berbeda.

Kemudian dia membagi masing-masing kawasan kepada sepuluh bagian yang mempunyai garis bujur yang sama. Dia menggambarkan setiap bagian-bagian yang jumlahnya tujuh puluh dengan peta tersendiri.

Keseluruhan dari peta yang jumlahnya tujuh puluh tersebut menjadi satu peta yang mencakup dunia, yang kemudiam dikenal dengan peta Al-Idrisi.

Peta Al-Idrisi ini merupakan peta paling detil dan mengagumkan yang pernah dikenal dalam ilmu geografi dan seni menggambar peta (cartography) pada masa itu.

Peta Al-idrisi dilandaskan kepada suatu pengetahuan yang solid akan bentuk bumi yang bulat. Dasar-dasar pemikirannya bersumber dari referensi-referensi Barat dan Islam secara bersamaan.

Peta juga dibuat berdasarkan pengalaman pribadinya dan informasi-informasi ilmiah yang telah dia rangkum.

Peta Al-Idrisi telah menjadi acuan bagi peta-peta yang digambar pada masa kebangkitan dan juga merupakan titik awal bagi ditemukannyas geografi pada era kemashurannya.

Beberapa keistimewaan Peta Al-Idrisi

– Bentuk peta Eropa dijelaskan dengan detil

– Peta pesisir Laut Tengah digambar secara terperinci

– Dr. Abdul Halim Mahmud dalam bukunya, “Eropa dan Islam,” menyebutkan Bahwa salah satu peta Al-Idrisi menggambarkan mata air sungai Nil yang terdapat di antara danau-danau katulistiwa besar dengan jelas.

Kedua: Bola Perak, Al-Idrisi telah menciptakan sebuah bola dari perak untuk Roger II. Di pemukaan bola tersebut ia menggambar peda dunia, sehingga bola itu tak ubahnya bola dunia.

Bola tersebut beratnya mencapai berat dua orang manusia dewasa. Bola tersebut telah hilang pada masa menjamurnya kebodohan dan kefanatikan yang terjadi sesudah raja-raja Normans yang terdahulu

Ketiga: Buku Gografi. Al-Idrisi telah berhasil menulis tiga buku Geografi, yaitu:

-“Nuzhat AL-Musytaq Fi Ikhtiraq Al-Afaq.” Buku ini bisa dikategorikan buku terbesar yang pernah ditulus oleh Al-Idrisi.

– “Raudhat Al-Ins Wa Nuzhat An-Nafs.” Buku ini merupaka hadiah yang diberikan oleh AL-Idrisi kepada William I. Buku ini hanya kita dapati dalam bentuk ringkasan yang dikenal dengan nama “Al-Idrisi Ash-Shagir.”

– “Shifat Bilad Al-Musytaq fi Ikhtiraq Al-Afaq,” yang dianggap sebagai peta dunia merupakan karya terbesar Al-Idrisi.

Dalam Referensi Klasik Arab dan Islam, buku yang ditulis oleh Al-Idrisi ini lebih dikenal dengan nama “Kitab Roger” atau “Al-Kitab Ar-Rujari.” Yaitu sebuah penisbatan kepada raja Roger II.

Penulisan buku ini rampung pada tahun 549 H/ 1154 M. Buku ini telah mendapat sambutan baik di Eropa dan Selanjutnya menjadi referensi bagi ilmuwan-ilmuwan Eropa dalam memperlajari geografi benua Eropa dan dunia selama beberapa abad.

Ringkasan buku ini telah terbit dan diterjemahkan ke dalam bahasa latin pada penghujung abad keenam belas Masehi.

Dalam penulisan buku ini, Al-Idrisi menggabungkan antara referendi Barat dan Islam kemudian dia menam-bahkannya dengan pengalaman pribadinya dalam melakukan perjalanan ke berbagai negara.

Dengan demikian, buku ini telah menjadi ensiklopedi terlengkap yang mampu menyatukan antara geografi  astronomi dan geografi matematika.

Di dalam buku ini kita akan menemukan bahwa alam dunia yang kita huni mempunyai tujuh kawasan cuaca yang berbeda.

Di dalam buku ini juga berbicara tentang beberapa negara, pegunungan, sungai, sumber daya alam dan manusia berserta aktivitas ekonomi, industri, seni, dan kebudayaannya.

Al-Idrisi telah mampu secara profesional menggambarkan Laut Tengah dan negara-negara yang ada di sekitarnya. Demikian juga dengan benua Eropa dan negara-negara yang ada di sana.

Di pertengahan bukunya, Al-Idrisi menyuguhkan informasi-informasi yang mengundang gelak tawa dan ide-ide penting.

Di antara yang lucu misalnya, dia mengatakan tentang Laut Tengah, “Laut ini mengandung berkah, dan tidak ada hubungannya dengan laut kegelapan.”

Konon, penduduk Maroko merasa iri kepada Andalusia dan mereka melaporkan hal itu kepada khalifah yang telah lalai mengurus daerahnya.

Maka khalifah memerintahkan untuk menggali tanah antara Tanja dan Andalusia, lalu membangun jalan yang menghubungkan antara keduanya. Akan tetapi air naik dan meluap sehingga tenggelamlah semua kota.”

Apabila kita renungkan perkataan ini dan apa yang dilakukan oleh khalifah, niscaya kita dapat menyimpulkan dua hal berikut:

Pertama: Realita geologis, yaitu bahwa Laut Tengah pada masa dahulu terdiri dari dua lautan; Laut Barat yang airnya asin dan Laut Timur yang airnya tawar.

Laut di bagian timur ini mengalir ke sungai Nil dan beberapa sungai lainnya pada masa dahulu dan sekarang telah berhenti mengalir.

Pada masa geltser 25 tahun silam, air laut di samudera Atlantik naik setelah kubah es mengalami pencairan secara besar-besaran, sehingga sebagian permukaan bumi tenggelam.

Kedua: Realita antropologis, yaitu bahwa telah terjadi migrasi secara besar-besaran dari ujung Barat Daya Afrika ke kepulauan Iberia dengan perjalanan dasar sebelum menyatunya Laut Tengah dengan Samudera Atlantik.

Di antara peristiwa lain yang disebutkan dalam buku ini adalah kisah orang-orang yang berlayar mencari pulau. Merka berjumlah delapan belas orang yang berasal dari Andalusia. Semuanya bersaudara.

Ada anak, paman, dan saudara-saudaranya yang mengarungi lautan pada abad kesebelas Masehi.

Mereka berangkat dari Liboson (Ibu kota Portugal) di pantai Barat Spanyol dengan menaiki perahu untuk menemukan “laut kegelapan.”

Mereka berlayar ke tepi barat, kemudian ke selatan hingga mendaptkan sebuah pulau. Setelah itu, mereka berlayar lagi ke arah selatan hingga menemukan pulau lain.

Menurut sebagian penulis buku pada masa sekarang, kedua pulau itu barangkali pulau Canary (Canary Island),

Sekalipun peneliti dari Maroko, Profesor Abdullah Al-Hariri, berpendapat bahwa keduanya barangkali pulau Amerika Selatan, sesuai dengan pernyataan Al-Idrisi tetang penduduk yang jauh di negeri seberang dan berdasarkan perkiraan jarak antara Lisbon dengan Amerika Selatan adalah enam puluh hari, apabila ditempuh dengan pejalanan laut.

(Sumber: 147 Ilmuwan Terkemuka Dalam Sejarah Islam, Muhammad Gharib Gaudah, Pustaka Al-Kautsar)

[Ai/Ln]

Tags: Pakar Geografi MuslimPenemuan Asy-Syarif Al-Idrisi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mengonsumsi Kunyit Tingkatkan Memori dan Mood Belajar

Next Post

Serap Minyak Berlebih dengan DIY Masker Strawberry

Next Post
Serap Minyak Berlebih dengan DIY Masker Strawberry

Serap Minyak Berlebih dengan DIY Masker Strawberry

6 Masjid Indah Ini Ternyata Ada Di Indonesia, Lho

7 Masjid Indah Ini Ternyata Ada Di Indonesia, Lho

Resep Pizza Teflon Praktis dan Dijamin Enak

Resep Pizza Teflon Praktis dan Dijamin Enak

  • Simbang Kulon Night Carnival 2026 Viral, Adegan Bernuansa Satanic dan Kabar Peserta Meninggal

    Simbang Kulon Night Carnival 2026 Viral, Adegan Bernuansa Satanic dan Kabar Peserta Meninggal

    119 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Beberapa Penyebab Rambut Tipis Mudah Lepek

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9322 shares
    Share 3729 Tweet 2331
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    835 shares
    Share 334 Tweet 209
  • Beberapa Tips Memilih Tas yang bisa Dipakai di Berbagai Aktivitas

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    504 shares
    Share 202 Tweet 126
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4226 shares
    Share 1690 Tweet 1057
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4803 shares
    Share 1921 Tweet 1201
  • Doa Nabi Musa AS untuk Jodoh dan Pekerjaan yang Mengajarkan Keteguhan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Inilah Negara Penghafal Qur’an Terbanyak

    514 shares
    Share 206 Tweet 129
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga