• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 21 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Sekolah

Peneliti sekaligus Guru Besar UGM Masuk Daftar 100 Orang Berpengaruh di Dunia

26/10/2021
in Sekolah
Peneliti sekaligus Guru Besar UGM Masuk Daftar 100 Orang Berpengaruh di Dunia
74
SHARES
572
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Seorang peneliti sekaligus Guru Besar FKKMK UGM, Prof dr. Adi Utarini, MSc., MPH, PhD, atau yang biasa disapa Prof. Uut itu masuk ke dalam daftar 100 orang berpengaruh di dunia tahun 2021 versi majalah TIME yang dirilis pada Rabu, (15/9/2021) lalu.

Baca Juga: Guru Besar UIN Jakarta Inginkan Sosialisasi Nilai Perdamaian di Level Grass Root

Peneliti sekaligus Guru Besar UGM Masuk Daftar 100 Orang Berpengaruh di Dunia

Dikutip dari ugm.ac.id, beliau masuk kategori pionir karena memimpin penelitian teknologi Wolbachia untuk pengendalian dengue di Yogyakarta bersama World Mosquito Program (WMP) Yogyakarta.

Kolaborasi WMP Yogyakarta (sebelumnya bernama Eliminasi Dengue Project – EDP) merupakan kolaborasi antara FK-KMK UGM, Monash University dan Yayasan Tahija.

WMP yang diinisiasi oleh Monash University ini merupakan lembaga nonprofit yang hadir dengan tujuan melindungi komunitas global dari penyakit yang ditularkan oleh nyamuk. Secara garis besar kewilayahan, WMP beroperasi di 11 negara termasuk Indonesia.

Prof. Uut berkata bahwa ini semua adalah berkah dari Allah dan menjadi apresiasi bagi para peneliti yang terlibat dalam penelitian.

“Ini merupakan berkah dari Allah SWT bagi tim penelitian kami di World Mosquito Program Yogyakarta. Ini adalah apresiasi bagi peneliti-peneliti dan seluruh tim yang telah terlibat dalam penelitian, juga mitra kami yaitu Monash University, World Mosquito Program Global, dan Yayasan Tahija sebagai lembaga filantropi yang mendukung penuh penelitian ini.

Apresiasi bagi masyarakat Yogyakarta yang telah sangat terbuka dengan inovasi, dan pemerintah daerah Yogyakarta yang mendukung penelitian ini. Semoga penelitian ini bermanfaat lebih luas, untuk mengurangi beban masyarakat karena dengue,” tutur Prof. Uut.

dr. Riris Andono Ahmad, M.P.H., Ph.D, Peneliti Pendamping WMP Yogyakarta dan Direktur Pusat Kedokteran Tropis FKKMK UGM, menyampaikan bahwa penelitian pengembangan teknologi Wolbachia telah dimulai sejak tahun 2011. Menurutnya, fase awal penelitian dilakukan untuk memastikan keamanan Wolbachia, dilanjutkan dengan pelepasan di area terbatas.

Selanjutnya, dr. Riris menjelaskan bahwa di tahun 2017, uji efikasi Wolbachia dengan metode Randomised Controlled Trial dilakukan di Kota Yogyakarta dengan membagi wilayah Yogyakarta menjadi 24 klaster, dengan 12 klaster mendapatkan intervensi Wolbachia, dan 12 klaster lainnya menjadi area pembanding.

“Hasil uji efikasi Wolbachia ini menunjukkan hasil yang menggembirakan, yaitu Wolbachia efektif menurunkan 77% kasus dengue, dan menurunkan 86% kasus dengue yang dirawat di rumah sakit,” papar dr. Riris atau dr. Donnie.

Warsito Tantowijoyo, Ph.D, Entomology Team Leader WMP Yogyakarta, menyoroti tentang aspek keamanan Wolbachia. Wolbachia merupakan bakteri alami yang terdapat pada 60% serangga, dan hanya hidup di dalam serangga.

“Wolbachia dalam Aedes aegypti bekerja dengan menghambat perkembangan virus dengue di dalam tubuh nyamuk sehingga saat nyamuk menggigit manusia, tidak terjadi transmisi virus dengue,” ujar Warsito.

Baca Juga: Fakultas Kedokteran UI Jadi Fakultas Pertama di Indonesia yang Ciptakan Rekor Guru Besar Terbanyak

Diharapkan Kementerian Kesehatan Dapat Mengadopsi Teknologi Wolbachia

Terakhir, dr. Donnie menjelaskan, pada tahun 2021, WMP Yogyakarta bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman mulai melakukan implementasi teknologi Wolbachia. Selanjutnya di tahun 2022 akan menerapkan teknologi ini di Kabupaten Bantul.

UGM berharap selanjutnya Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dapat mulai mengadopsi teknologi Wolbachia ini sebagai salah satu strategi nasional dalam pengendalian demam berdarah.

Selain itu, diharapkan juga penelitian WMP Yogyakarta ini dapat menginspirasi para peneliti di Indonesia untuk semakin giat melakukan penelitian yang dapat menjawab tantangan-tan bangsa dan dunia. [Cms]

Tags: Guru besar ugmtime
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Musa bin Nushair, Panglima yang Masih Memiliki Semangat Jihad di Usianya yang Tak Muda

Next Post

Tips Marketing Brand di Tiktok

Next Post
Peneliti sekaligus Guru Besar UGM Masuk Daftar 100 Orang Berpengaruh di Dunia

Tips Marketing Brand di Tiktok

Peneliti sekaligus Guru Besar UGM Masuk Daftar 100 Orang Berpengaruh di Dunia

Rekomendasi Film-film tentang Palestina di Netflix

Tips Melakukan Diet bagi Penderita Asam Urat

Tips Melakukan Diet bagi Penderita Asam Urat

  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    122 shares
    Share 49 Tweet 31
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8692 shares
    Share 3477 Tweet 2173
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    975 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11477 shares
    Share 4591 Tweet 2869
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    352 shares
    Share 141 Tweet 88
  • Konsolidasi bersama Mitra, Ketua KPIPA: Membela Palestina Bukan Pekerjaan Pribadi

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3912 shares
    Share 1565 Tweet 978
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    241 shares
    Share 96 Tweet 60
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    294 shares
    Share 118 Tweet 74
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3423 shares
    Share 1369 Tweet 856
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga