• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 4 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Resensi

The Life-Changing Magic of Tidying Up Seni Beres-Beres dan Metode Merapikan ala Jepang

11/04/2026
in Resensi
The Life-Changing Magic of Tidying Up Seni Beres-Beres dan Metode Merapikan ala Jepang

(foto; Pinterest)

99
SHARES
765
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

THE Life-Changing Magic of Tidying Up, buku ini berisi tentang seni beres-beres dan metode merapikan rumah ala Jepang. Yuk, kita kulik selengkapnya.

“… kesadaran dan perspektif seseorang akan gaya hidupnya sendiri jauh lebih penting ketimbang keterampilan memilah, menyimpan, dan semacamnya.” ~ h.xvi

Kesadaran akan jati diri akan terbentuk dari aktivitas memilah apa saja yang ingin disimpan. Poin inilah yang ditargetkan oleh Marie Kondo dari aktivitas memilah barang-barang di rumah.

Jadi, keberhasilan merapikan rumah bukan menjadi tujuan utama bagi klien Marie Kondo.

Hal yang paling ditekankan dalam memilih barang adalah apakah benda tersebut memberikan kegembiraan bagi pemiliknya.

Aktivitas menyentuh satu per satu setiap benda seperti sebuah ritual, di mana pemiliknya akan meresapi dan berpikir tentang keberadaan benda itu memberikan kegembiraan atau tidak.

Awalnya, saya agak merasa aneh juga ketika setiap barang harus digelar lalu disentuh satu per satu. Tetapi membaca bagaimana Marie Kondo memperlakukan barang-barangnya memang sangat luar biasa.

Penghargaan selalu dia sematkan pada setiap barang yang ada di rumahnya, membuat saya menjadi malu melihat benda di sekitar yang berdebu.

Baca Juga: Lima Kategori Barang versi Marie Kondo

The Life-Changing Magic of Tidying Up Seni Beres-Beres dan Metode Merapikan ala Jepang

Hampir segala hal, selain buku, yang kupunya sangat fungsional. Membuang bisa dibilang sesuatu yang mudah buatku, kecuali BUKU.

Sebenarnya, aku termasuk enteng menyingkirkan buku yang sudah dibaca, masalahnya sebagian besaaaar buku belum dibaca dan alasan ini yang membuatku belum rela ‘membuang’ timbunan buku.

Akan tetapi, membaca The Life-Changing Magic of Tidying Up mengubah pola pikirku dalam membeli buku supaya tidak menjadi korban berdebu selanjutnya.

Menyimpan per kategori, menjadi sesuatu yang baru buatku, karena aku termasuk yang menaruh barang dengan tujuan memudahkan pengambilan, ternyata, kurang tepat.

Barang sejenis yang diletakkan pada satu tempat akan memudahkan pemilik untuk mengontrol kegunaan dan kebutuhannya.

Penyimpanan dengan metode tersebut akan mengurangi barang yang sia-sia. Selama membaca buku ini, menyia-siakan barang seperti sebuah kejahatan.

“Begitu barang disimpan secara tersebar di sepenjuru rumah, akan semakin sulit mengetahui barang-barang apa saja yang kita punyai dan semakin besar kemungkinannya kita membeli barang melebihi yang kita butuhkan sehingga akhirnya hanya menyusahkan diri kita sendiri.” ~ h. 135.

Saat menata barang, Marie Kondo memperlakukannya seperti manusia, semisal dia ‘menghujat’ penyimpanan kaos kaki dengan cara digulung seperti kentang, karena kebiasaan tersebut membuat kaos kaki dalam kondisi merenggang secara terus menerus. Wow.

Dan, kebiasaannya yang luar biasa adalah memberikan ucapan apresiasi pada setiap barang yang dimilikinya atau yang baru saja dikenakannya, “terima kasih atas bantuannya hari ini”, “ good job!”, dan kalimat sejenis lainnya.

Sebagai muslim, aku jadi berpikir, sepertinya kebiasaan tersebut bisa juga diterapkan dengan kalimat-kalimat syukur, “Alhamdulillah, perjalanan hari ini lancar”,

“Alhamdulillah, sepatu ini sudah membantuku berjalan”, “Alhamdulillah, masih punya kaos kaki” hehehe… kemungkinan besar, kebiasaan mengapresiasi/bersyukur akan membuat hati menjadi lebih lapang.[ind]

Sumber: https://www.goodreads.com/review/show/2946113920

Tags: The Life-Changing Magic of Tidying Up Seni Beres-Beres dan Metode Merapikan ala Jepang
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menguatkan Komitmen Menjalani Kehidupan Pernikahan

Next Post

Mengutarakan Niat Menikah Kepada Orang Tua

Next Post
Mengutarakan Niat Menikah Kepada Orang Tua

Mengutarakan Niat Menikah Kepada Orang Tua

Apakah Uang Paling Penting bagi Keluarga?

Apakah Uang Paling Penting bagi Keluarga?

Cara Mengatasi Bau Mulut secara Alami dengan Oil Pulling

Cara Membuat Minyak Jenggot Buatan Sendiri untuk Pria

  • Tips Membersihkan Lantai Toilet yang Menguning agar Kembali Kinclong

    Tips Membersihkan Lantai Toilet yang Menguning agar Kembali Kinclong

    486 shares
    Share 194 Tweet 122
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9462 shares
    Share 3785 Tweet 2366
  • Zero Mistake, Inspirasi Kreatif dari Wishnutama yang jadi Sosok di balik Megahnya Gala Dinner G20 Bali

    178 shares
    Share 71 Tweet 45
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1332 shares
    Share 533 Tweet 333
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11814 shares
    Share 4726 Tweet 2954
  • Tips Memilih Warna Pensil Alis yang Cocok untuk Warna Kulit

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Kota Bogor

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Begini Cara Memilih Body Lotion yang Tepat untuk Kulit Sensitif

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    441 shares
    Share 176 Tweet 110
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5482 shares
    Share 2193 Tweet 1371
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga