• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 10 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Quran Hadis

Tiga Ibadah Menurut Imam Nawawi

27/11/2021
in Quran Hadis, Unggulan
Tiga Ibadah Menurut Imam Nawawi

Tiga Ibadah Menurut Imam Nawawi (foto: Tribunnews)

442
SHARES
3.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Imam Nawawi rahimahullah dalam Kitab Riyadhus Shalihin menjelaskan tiga jenis niat orang yang beribadah kepada Allah Subhanahu wa taala. Tiga jenis niat inilah yang akhirnya membedakan kualitas ibadah masing-masing pelaksanannya.

Penulis Kitab Riyadhus Shalihin, Imam Nawawi rahimahullah, menjelaskan tentang adanya tiga kriteria orang yang beribadah menurut niatnya. Yaitu, ‘ibadatul ‘abid, ‘ibadatut tijar, dan ‘ibadatul akhyar.

‘Ibadatul ‘abid adalah diumpamakan seperti seorang budak yang menunaikan tugas-tugas tuannya. Seorang budak bekerja tidak memperoleh gaji atau imbalan. Sehingga, ia melaksanakan tugas-tugas dari tuannya sebatas apa yang diwajibkan saja.

Ia tidak peduli dengan hal-hal lain yang tidak ditugaskan kepadanya. Fokusnya hanya pada kewajiban saja. Hal ini agar ia tidak kena hukuman.

Setelah yang diwajibkan tuntas ia selesaikan, sang budak pun bisa istirahat atau menunggu kewajiban lain yang akan ia lakukan. Persis seperti ia lakukan pada tugas sebelumnya: hanya untuk menggugurkan kewajiban.

Ada orang yang beribadah dengan model seperti ini. Fokusnya hanya untuk menggugurkan kewajiban. Ia lakukan itu agar terbebas dari beban dan selamat dari hukuman jika lalai dengan tugas itu.

Mungkin tidak sedikit di antara kita yang melaksanakan ibadah dengan model seperti ini. Ia menunggu waktu shalat.

Dan setelah tiba, ia segera melaksanakannya sebelum melaksanakan hal lain. Tapi, ia laksanakan itu sebatas yang wajibnya saja. Sekadar untuk menggugurkan beban kewajiban yang serasa seperti ingin cepat-cepat ia lepaskan.

Baca Juga: Suami Rajin Ibadah, Tapi Malas Mencari Nafkah

Tiga Ibadah Menurut Imam Nawawi

Kedua, ibadatut tijar. Ada orang beribadah seumpama dengan pedagang yang memburu keuntungan terhadap apa yang ia dagangkan. Pedagang hanya akan menjual barang-barang yang besar keuntungannya. Dan, mengabaikan dagangan yang kecil nilai keuntungannya.

Orang yang beribadah dengan model ini, lebih cenderung pilih-pilih mana ibadah yang besar pahalanya. Ia memburu pahala itu sesusah apa pun pelaksanaannya. Karena dengan cara itu, ia berharap akan mendapat keuntungan dari susah payahnya itu dengan pahala yang banyak.

Contoh, ada orang yang hanya memburu malam lailatul qadar di malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadan saja. Yaitu malam 21, 23, 25 dan seterusnya.

Di malam-malam itu, ia kerahkan segala tenaga yang tersisa untuk bisa terjaga semalaman suntuk beribadah. Tapi di malam-malam genap, ia lakukan ibadah sekadarnya saja.

Seperti itulah kira-kira model orang yang beribadah dengan kriteria kedua ini. Ia terdorong melaksanakan ibadah karena melihat keuntungan pahala di balik ibadah itu.

Mana yang pahalanya besar ia laksanakan dengan sungguh-sungguh, dan untuk yang tidak, ia lakukan dengan biasa saja.

Ketiga, ‘ibadatul akhyar atau ibadahnya orang-orang istimewa. Di antara mereka adalah para nabi dan rasul, para sahabat nabi, dan seterusnya.

Dikatakan istimewa dari ibadah orang-orang ini karena mereka beribadah bukan karena sekadar menggugurkan kewajiban. Bukan pula karena memburu pahala. Tapi lebih karena ungkapan rasa syukurnya kepada Allah Subhanahu wa taala. Yaitu, ungkapan rasa terima kasihnya karena Allah telah melimpahkan nikmat yang begitu banyak.

Suatu kali istri Nabi shallallahu a’alaihi wasalam, Aisyah radhiyallahu anha, pernah bertanya kepada Nabi. Pertanyaan ini terlontar manakala sering menyaksikan Nabi melaksanakan ibadah begitu bersemangat dan tak merasakan lelah.

Hingga, Aisyah mendapati kaki suaminya bengkak karena terlalu lama berdiri menunaikan shalat sunnah.

“Ya Rasulullah, kenapa engkau lakukan ini? Padahal, Allah telah mengampuni dosamu yang dulu dan akan datang,” ucap Aisyah radhiyallahu anha.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menjawab pertanyaan Aisyah itu dengan kalimat pendek, “Apakah aku tidak patut untuk mengungkapkan rasa syukurku.”

Jadi, ibadah Nabi shallallahu alaihi wa sallam yang begitu luar biasa hingga beliau tak merasakan rasa lelah, bahkan sakit di kaki beliau; semata-mata sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah subhanahu wa taala.

Nabi shallallahu alaihi wa sallam ingin mengungkapkan rasa syukurnya atas segala nikmat yang begitu besar yang ia terima. Dan ungkapan itu ia wujudkan dalam bentuk pelaksanaan ibadah sunnah setelah menyempurnakan yang wajib.

Kini, tinggal kita pilih mana yang menarik untuk dilakukan. Apakah beribadah seperti yang dilakukan para budak dalam menunaikan tugas-tugas dari majikannya.

Atau, ibadah seperti para pedagang yang gemar memburu keuntungan yang lebih besar. Atau, ibadah yang dilakukan karena rasa syukur atas segala nikmat yang telah Allah berikan.

Dan mereka yang bersyukur ini Allah berjanji, jika kalian bersyukur atas segala nikmat-Ku, maka akan Aku tambahkan. Dan jika kalian kufur, sesungguhnya azab-Ku amat pedih.

Wallahu a’lam bishawab. [Mh]

 

 

Tags: Tiga Ibadah Menurut Imam Nawawi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Event Wisuda dan Tabligh Akbar

Next Post

Saudi Tangguhkan Penerbangan Ke dan dari 7 Negara Bagian Afrika Selatan karena COVID

Next Post
Saudi Tangguhkan Penerbangan Ke dan dari 7 Negara Bagian Afrika Selatan karena COVID

Saudi Tangguhkan Penerbangan Ke dan dari 7 Negara Bagian Afrika Selatan karena COVID

Bagaimana Sikap Anak Saat Ibu Ingin Menikah Lagi?

Ini Alasan Kenapa Harus Ada Ta'aruf Sebelum Menikah

Konferensi Seni Islam Ithra Arab Saudi Mengkaji Sejarah Masjid

Konferensi Seni Islam Ithra Arab Saudi Mengkaji Sejarah Masjid

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1890 shares
    Share 756 Tweet 473
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    250 shares
    Share 100 Tweet 63
  • Link Koleksi Murottal Terbaik Sepanjang Masa

    544 shares
    Share 218 Tweet 136
  • 7 Masjid Indah Ini Ternyata Ada Di Indonesia, Lho

    210 shares
    Share 84 Tweet 53
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8058 shares
    Share 3223 Tweet 2015
  • Manisnya Buah Lai, Kembaran Durian dari Mahakam

    284 shares
    Share 114 Tweet 71
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3561 shares
    Share 1424 Tweet 890
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11200 shares
    Share 4480 Tweet 2800
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1178 shares
    Share 471 Tweet 295
  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    126 shares
    Share 50 Tweet 32
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga