• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 12 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Quran Hadis

Tafsir Surat Yasin Ayat 51, Tiupan Sangkakala

05/08/2021
in Quran Hadis
Tafsir Surat Yasin Ayat 51, Tiupan Sangkakala

Tafsir Surat Yasin Ayat 51, Tiupan Sangkakala (Foto: Pexels/Cliford Mervil)

142
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Surat Yasin ayat 51 berisi tentang penjelasan ditiupkan sangkakala. Setelah ditiupkan, orang-orang bangkit dari kubur dan langsung berjalan menuju Rabb mereka untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatannya di dunia.

Baca Juga: Tafsir Surat Yasin Ayat 50, Tidak Mampu Memberikan Wasiat

Isi Surat Yasin Ayat 51

وَنُفِخَ فِي الصُّورِ فَإِذَا هُمْ مِنَ الْأَجْدَاثِ إِلَى رَبِّهِمْ يَنْسِلُونَ

“Dan ditiupkanlah sangkakala, maka seketika itu mereka (bangkit) dari kubur berjalan cepat menuju Rabb mereka.”

Dilansir channel telegram TAFSIR AL-QUR’AN yang mengutip dari buku “TAFSIR SURAT YAASIN”, Ustaz Abu Utsman Kharisman, As-Shuur yang disebut dalam ayat tersebut seringkali diterjemahkan dalam bahasa Indonesia sebagai ‘sangkakala’.

Sebuah alat tiup semacam terompet yang terbuat dari cangkang kerang atau tanduk hewan yang biasa ditiup untuk pemberitahuan peristiwa-peristiwa penting di masa dulu seperti kejadian perang, dan semisalnya.

Namun, yang dimaksud dalam ayat ini –sebagaimana penjelasan para Ulama- adalah sangkakala yang ditiup sebagai pertanda datangnya hari kiamat. Kita tidak mengetahui seperti apa bentuk sangkakala itu.

Pada ayat ini disebutkan bahwa ‘sangkakala ditiup’ tanpa menyebutkan siapa yang meniupnya. Seringkali kalimat-kalimat dalam Al-Qur’an menggunakan bentuk pasif yang tidak menunjukkan siapa pelaku perbuatannya.

Hal itu memberikan pengaruh yang lebih kuat dalam membangkitkan perasaan yang diisyaratkan oleh ayat tersebut.

Seperti pada ayat ini, tidak disebutkannya siapa pelaku yang meniup sangkakala itu untuk memberikan pengaruh lebih kuat munculnya perasaan takut pada diri pembaca.

Syaikh Abdul Muhsin al-Abbad menjelaskan bahwa beliau tidak mengetahui adanya hadits yang shahih yang memastikan penyebutan nama Malaikat yang meniup sangkakala itu.

Namun, yang masyhur dan dirajihkan oleh Ibnu Katsir dalam tafsirnya adalah Malaikat Israfil (syarh Sunan Abi Dawud li Abdil Muhsin al-Abbad).

Baca Juga: Tafsir Surat Yasin Ayat 49

Para Ulama Berbeda Pendapat

Para Ulama berbeda pendapat tentang berapa kali tiupan sangkakala itu dalam proses terjadinya hari kiamat. Sebagian berpendapat 3 kali. Sebagian menyatakan 2 kali.

Syaikh Ibn Utsaimin merajihkan pendapat yang dua kali.

Tiupan pertama adalah menimbulkan ketakutan dan keterkejutan luar biasa sekaligus tak sadarkan diri.

Sedangkan tiupan kedua adalah tiupan kebangkitan, manusia bangkit dari kuburnya.

Pendapat ini juga yang secara dzhahir dipilih dalam Tafsir Jalalain.

Al-Ajdaats maknanya adalah kubur. Manusia bangkit dari kuburnya setelah mendengar tiupan sangkakala yang kedua.

Yansiluun artinya adalah berjalan dengan cepat. Manusia bangkit dari kubur dan berjalan dengan cepat menuju Allah. [Cms]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Merbabu View & Cafe, Wisata Kuliner Terbaru di Semarang

Next Post

Pencalonan Anggota BPK harus sesuai Ketentuan UU

Next Post
Pencalonan Anggota BPK harus sesuai Ketentuan UU

Pencalonan Anggota BPK harus sesuai Ketentuan UU

Kisah Terbunuhnya Habil, Anak Nabi Adam (2)

Kisah Terbunuhnya Habil, Anak Nabi Adam (2)

Surat Al-Kahfi Ayat 11, Ditidurkan di dalam Gua

Surat Al-Kahfi Ayat 11, Ditidurkan di dalam Gua

  • Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    300 shares
    Share 120 Tweet 75
  • Tips Dapat Cerah di Ekowisata Kalitalang Gunung Merapi, Kabupaten Klaten Jawa Tengah

    122 shares
    Share 49 Tweet 31
  • Resep Singkong Keju Goreng

    134 shares
    Share 54 Tweet 34
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7823 shares
    Share 3129 Tweet 1956
  • Agar Bidadari Cemburu Padamu

    188 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    392 shares
    Share 157 Tweet 98
  • Nasihat Imam Ghazali untuk Anak

    220 shares
    Share 88 Tweet 55
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    541 shares
    Share 216 Tweet 135
  • Gelar Majelis Taklim di Pendopo, Fery Farhati Berpesan Agar Semangat Mendatangi Majelis Ilmu

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Tafsir Surat Al-Alaq Ayat 6 dan 7, Manusia Benar-Benar Melampaui Batas

    193 shares
    Share 77 Tweet 48
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga