• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 25 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Quran Hadis

Timbangan Keberuntungan dan Kerugian Seseorang

13/01/2023
in Quran Hadis
Orang-orang yang mendapatkan rasa aman dan petunjuk

Foto: Pexels/Sandhy Prasetyo

87
SHARES
670
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BAGAIMANA timbangan keberuntungan dan kerugian seseorang? Dalam surat Al-Asr, kita diingatkan bahwa manusia itu benar-benar dalam kerugian.

Baca Juga: Siapakah Orang yang Beruntung?

Timbangan Keberuntungan dan Kerugian Seseorang

Ustaz Agus Santoso, S.Pd.I., Lc., M.P.I. menjelaskan tentang hal ini.Di dalam surat Al ‘Ashr Allah Ta’ala berfirman,

وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al ‘Ashr: 1-3)

Allah Ta’ala bersumpah dengan masa atau waktu, ini menunjukkan waktu itu sangat berharga bagi manusia, dalam waktu itu manusia beraktivitas dengan bermacam-macam amalan, ada yang beramal shalih ada pula yang beramal thalih (jelek).

Dengan sebab amalan itulah yang akan menghantarkan keadaan akhir hidup manusia, bisa bahagia bisa pula sengsara.

Selanjutnya Allah Ta’ala menjelaskan bahwa seluruh manusia itu rugi, apapun keadaannya: kaya, miskin, terhormat, rakyat jelata, cantik atau tidak, tampan atau tidak.

Semuanya rugi, kecuali orang yang memiliki kriteria empat hal:

1. Orang yang beriman, yaitu beriman kepada Allah Ta’ala, malaikat-malaikatNya, kitab-kitabNya, Rasul-rasulNya, hari akhir dan taqdir, serta segala perkara yang wajib untuk diimani.

Tidaklah seseorang itu beriman kecuali dia harus belajar ilmu agama.

2. Beramal Shalih, yaitu mengimplementasikan ilmu dan keimanan ke dalam amalan jawarih (anggota badan), seperti sholat, puasa, zakat, haji, berakhlak mulia, dan lain-lain.

Amal adalah buahnya ilmu. Setelah seseorang itu berilmu maka dia harus berusaha mengamalkannya, karena itu adalah tanda ilmunya bermanfaat.

3. Berwasiat dalam kebenaran, yaitu saling berwasiat untuk berbuat baik, taat kepada Allah Ta’ala dan rasulNya.

Termasuk di dalamnya adalah Berdakwah kepada manusia, mengajarkan ilmu di majlis ilmu, mengajak manusia kepada syariat Islam. Ini adalah zakatnya ilmu.

Zakat ilmu adalah mengajarkan ilmu yang dia ketahui, sehingga ilmunya memberi manfaat kepada yang lain, dan akan mengalir pahalanya serta akan lebih menguatkan keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah Ta’ala.

4. Berwasiat dalam kesabaran. Yaitu memberikan wasiat dan nasehat kepada orang lain untuk bersabar dalam belajar, beramal dan berdakwah, karena seseorang pasti akan mengalami halangan dan gangguan dalam belajar.

Merealisasikan amal dan berdakwah, maka wajib seseorang untuk bersabar, ikhlas dan mengharap pahala dari Allah Ta’ala, sesungguhnya Allah Ta’ala bersama orang yang sabar.

Sungguh ini adalah surat yang sangat besar faidahnya untuk mengingatkan manusia agar tidak menjadi orang yang merugi di dunia dan di akherat, sampai Imam Asy-Syafi’i berkata:

لو فكر الناس كلهم في هذه السورة لكفتهم

Artinya: Kalau seandainya seluruh manusia memikirkan surat ini, sungguh benar-benar akan mencukupi (sebagai pelajaran) mereka. (Ighatsatul lahfan juz 1 hlm. 25).

Faedah Surat

1. Sangat pentingnya waktu bagi manusia, sehingga manusia harus menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya untuk beramal shalih dan hal-hal yang bermanfaat.

2. Kewajiban untuk belajar ilmu agama, yaitu dengan menghadiri majlis-majlis ilmu, mendengarkan kajian-kajian, membaca buku, dan lain-lain.

3. Kewajiban untuk mengamalkan ilmu, karena tanda ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang diamalkan.

4. Berusaha untuk mendakwahkan ilmu, sebagai salah satu wujud kasih sayang kepada sesama manusia.

5. Kewajiban untuk bersabar dalam belajar, beriman dan beramal shalih, dan berdakwah kepada manusia.

6. Harta, jabatan, fisik semuanya tidak bermanfaat kecuali jika bisa merealisasikan empat karakter di atas. Wallahu a’lam. [Cms]

Chanel telegram: moslemlearning di:
https://telegram.me/moslemlearning
https://telegram.me/alquranalhadist

Tags: Timbangan keberuntungan dan kerugian seseorang
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Larangan Berlebih-Lebihan

Next Post

Manfaat Menggunakan Kaus Kaki Saat Tidur di Musim Hujan

Next Post
Manfaat Menggunakan Kaus Kaki Saat Tidur di Musim Hujan

Manfaat Menggunakan Kaus Kaki Saat Tidur di Musim Hujan

Jangan Salahkan Orang Lain

Inilah Area Negatif Mentalitas Kita

IBF Net Group, Dompet Dhuafa, dan LiSEnSi UIN Jakarta Gelar Webinar Internasional, Dukung Perkembangan Metaverse

IBF Net Group, Dompet Dhuafa, dan LiSEnSi UIN Jakarta Gelar Webinar Internasional, Dukung Perkembangan Metaverse

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8723 shares
    Share 3489 Tweet 2181
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    996 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Kajian Hijabersmom Community Bekasi Ajak Muslimah Belajar Ikhlas, Sabar, dan Taat Pasca IdulAdha

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11497 shares
    Share 4599 Tweet 2874
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3925 shares
    Share 1570 Tweet 981
  • BJ Habibie, Alquran, dan Dua Mahasiswa Yahudi

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • MUI Soroti Kasus Penganiayaan Berat yang Menimpa YTR di Bandung

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Warna Hijab yang Cocok untuk Baju Warna Coklat Susu

    180 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    254 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4454 shares
    Share 1782 Tweet 1114
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga