• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 12 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Quran Hadis

Pelajaran dari Burung dalam Al-Qur’an

15/10/2025
in Quran Hadis, Unggulan
Pelajaran dari Burung dalam Al-Qur'an

foto: pixabay

263
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PELAJARAN dari burung dalam Al-Qur’an dikisahkan oleh Ustaz K.H. Iman Santoso, Lc., M.E.I. Allah Subhanahu wa taala menceritakan dalam Al-Quran tentang burung, tentu saja untuk menjadi pelajaran (ibroh).

Demikian juga Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, beliau mengajarkan umatnya utk tawakkal seperti burung, disebutkan dalam hadisnya:

((لو أنكم تتوكلون على الله حق توكله لرزقكم كما يرزق الطير، تغدو خماصاً وتروح بطاناً))([1])، رواه الترمذي، وقال: حديث حسن.

Jika kalian tawakkal kepada Allah dengan tawakkal yang sebenarnya, maka Allah memberi rezeki kepada kalian seperti memberi rezeki pada burung, pagi dalam keadaan lapar, sorenya sudah kenyang.” (HR At-Tirmidzi, hadis hasan)

Baca Juga: Keajaiban Alquran Mengenai Angka 7

Pelajaran dari Burung dalam Al-Qur’an

Burung ada dua tipe yang disebutkan Al-Quran, burung yang baik (sholeh) dan burung yang buruk (fasik). Burung yang baik, contohnya burung Hud hud, sedang burung yang buruk, contohnya burung Gagak.

Allah Subhanahu wa taala berfirman tentang burung Hud-hud, menceritakan dialog antara nabi Sulaiman dengan burung Hud-hud dalam surat An-Naml 20-27, di antaranya:

فَمَكَثَ غَيْرَ بَعِيدٍ فَقَالَ أَحَطْتُ بِمَا لَمْ تُحِطْ بِهِ وَجِئْتُكَ مِنْ سَبَإٍ بِنَبَإٍ يَقِينٍ

“Maka tidak lama kemudian (datanglah hud-hud), lalu ia berkata: “Aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahuinya; dan kubawa kepadamu dari negeri Saba suatu berita penting yang diyakini.”

(QS An-Naml, 22)

Sedangkan burung Gagak, disebutkan hadis:

«خمس من الدواب كلهن فاسق يقتلن في الحرم: الغراب، والحدأة، والعقرب، والفأرة، والكلب العقور».

“5 hewan fasik yang dianjurkan untuk dibunuh walau di tanah haram: gagak, elang, kalajengking, tikus, dan anjing galak.” (HR. Bukhari Muslim)

Dalam riwayat, sifat burung gagak adalah burung yang tidak bisa berukhuwah, tidak bisa berjamaah, suka berantem, dan kurang sayang pada anaknya.

Burung gagak ketika mengerami telurnya akan menetas mengeluarkan anak yang disebut “bughats”. Ketika sudah besar, dia menjadi gagak (ghurab).

Anak burung gagak ketika baru menetas warnanya bukan hitam seperti induknya, karena ia lahir tanpa bulu. Kulitnya berwarna putih.

Saat induknya menyaksikannya, ia tidak terima itu anaknya, hingga ia tidak mau memberi makan dan minum, lalu hanya mengintainya dari kejauhan saja.

Anak burung kecil malang yang baru menetas dari telur itu tidak mempunyai kemampuan untuk banyak bergerak, apalagi untuk terbang.

Lalu bagaimana ia makan dan minum?

Allah Yang Maha Pemberi Rezeki yang menanggung rezekinya, karena Dialah yang telah menciptakannya.

Allah menciptakan aroma tertentu yang keluar dari tubuh anak gagak tersebut sehingga mengundang datangnya serangga ke sarangnya.

Lalu berbagai macam ulat dan serangga berdatangan sesuai dengan kebutuhan anak gagak dan ia pun memakannya.

Keadaannya terus seperti itu sampai warnanya berubah menjadi hitam, karena bulunya sudah tumbuh.

Ketika itu, barulah gagak mengetahui itu anaknya dan ia pun mau memberinya makan sehingga tumbuh dewasa untuk bisa terbang mencari makan sendiri.

Sedangkan burung Hud hud adalah burung yang baik (sholeh), sebagaimana disebutkan surat An-Naml, perjalanan panjang burung Hud-Hud dari Syam ke Yaman pulang pergi, menghasilkan temuan yang luar biasa.

Burung Hud-Hud mendapati seorang ratu yang tidak menyembah Allah begitu juga tentara dan rakyatnya. Ia menyampaikan temuan tersebut pada Nabi Sulaiman alaihis salam.

Dan Nabi Sulaiman kemudian meresponnya dan menugaskan pada burung Hud-hud untuk pergi ke Negeri Saba Yaman sekali lagi membawa surat tugas.

Dari dakwah itulah, Nabi Sulaiman alaihis salam mengantarkan Ratu Bilqis, tentara dan rakyatnya masuk Islam.

Semoga kita bisa mencontoh burung Hud-hud yang begitu taat menjalankan tugas dakwah dengan segala resikonya. Dan semoga kita juga dapat menghindari sifat buruk seperti burung gagak. Wallahu a’lam.[ind]

Sumber: https://t.me/robbanimediatama

Tags: burung gagakburung hud hudPelajaran dari Burung dalam Al-Qur'an
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

7 Tips Memasak bagi Pemula

Next Post

5 Bahan Alami Mengatasi Masalah Nyeri Haid ala Resep JSR

Next Post
Cara Mengatasi Rambut Rontok dengan Parutan Jahe

5 Bahan Alami Mengatasi Masalah Nyeri Haid ala Resep JSR

Jangan Korupsi meski Sesedikit Apa pun

Jangan Korupsi meski Sesedikit Apa pun

Perdamaian Palestina: antara Idealita dan Realita

Perdamaian Palestina: antara Idealita dan Realita

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1905 shares
    Share 762 Tweet 476
  • Simak Hadits-Hadits tentang Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Hukum Makan Sahur saat Terdengar Azan Subuh

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Milad ke-26, Salimah Kota Blitar Gelar Khataman Qur’an dan Santunan Anak Yatim

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    257 shares
    Share 103 Tweet 64
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3565 shares
    Share 1426 Tweet 891
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3127 shares
    Share 1251 Tweet 782
  • Ketika Sembilan Ayat Al-Qur’an Membela Keadilan untuk Yahudi

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1829 shares
    Share 732 Tweet 457
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1709 shares
    Share 684 Tweet 427
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga