• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 23 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Quran Hadis

Menafsirkan Ayat Al-Quran dengan Penemuan Sains Kontemporer

19/01/2025
in Quran Hadis, Unggulan
Menafsirkan Ayat Al-Quran dengan Penemuan Sains Kontemporer

Foto: Unsplash

85
SHARES
657
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BOLEHKAH kita menafsirkan ayat-ayat Al-Quran dengan penemuan sains kontemporer?

Berikut ini penjelasan dari Farid Nu’man Hasan:

Tafsir ada dua macam:

1. Tafsir bil Ma’tsur, yaitu menafsirkan Al-Qur’an dengan Al-Qur’an, jika tidak maka dengan hadis, jika tidak maka dengan penjelasan para sahabat nabi. Inilah metode yang terbaik.

2. Tafsir bir Ra’yi, yaitu tafsir dengan rasio atau akal.

Ini ada dua macam, ada yang diperbolehkan, yaitu jika sesuai kaidah bahasa Arab, tidak sampai keluar dari cakupan makna kata atau ayat tersebut, maka tidak masalah tafsir bir ra’yi yang seperti ini.

Baca Juga: Saat Kamu Merasa Berat Membaca Al-Quran, Baca Renungan Ini

Menafsirkan Ayat Al-Quran dengan Penemuan Sains Kontemporer

Imam al Ghazali berkata:

إنَّ المأثور من التفسير بالسنة قليل لا يشمل القرآن كله، ويذكر أن ما يؤثر عن الصحابة في التفسير إنما هو رأيهم، وعلينا أن نتبعهم بإحسان، فنجتهد في تفسير القرآن مثل اجتهادهم من غير معارضة، ولا مناقضة ثم إنَّ الصحابة فيما بينهم قد اختلفوا، وكذلك التابعون من بعدهم، واختلافهم دليل على أن بعض هذه الأقوال بالرأي لا محالة

“Sesungguhnya menjelaskan Al-Qur’an dengan atsar, dan mengambilnya dari sunnah itu sedikit, dan tidak mencakupi semua ayat Al-Qur’an. Disebutkan bahwa apa yang dijelaskan oleh para sahabat nabi tentang tafsir ayat itu adalah berasal dari pemikiran mereka.

Maka kita mengikuti mereka dengan baik. Kita pun berijtihad dalam tafsir sebagaimana mereka melakukannya, dengan tanpa melakukan hal-hal yang kontradiksi dan bertentangan dengan kebenaran.

Para sahabat nabi telah berbeda pendapat, para tabi’in juga, perselisihan itu menunjukkan bahwa tafsir mereka pun juga menggunakan akal (ra’yu/pendapat).

(Syaikh Abu Zahrah, Al Mu’jizah al Kubra, Hal. 407)

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Jenis kedua adalah yang tercela, yaitu jika semata-mata akal, tanpa melihat kaidah bahasa Arab, cenderung karena hawa nafsu, dan fanatik terhadap madzhab pemikiran, sampai keluar dari maksud ayat, maka ini tercela.

Syaikh Abu Zahrah Rahimahullah mengatakan:

فهذا بلا ريب تفسير بالرأي مذموم، ويكون من المنهي عنه؛ لأنَّ القرآن الكريم فوق الآراء والمذاهب، وليس خاضعًا لها

“Maka, yang seperti ini tanpa ragu lagi adalah jenis tafsir bir ra’yi yang tercela, dan terlarang. Sebab posisi Al Quran itu di atas pemikiran, dan pendapat-pendapat, bukan di bawahnya.” (Al Mu’jizah al Kubra, Hal. 408)

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda:

ﻭﻣﻦ ﻗﺎﻝ ﻓﻲ اﻟﻘﺮﺁﻥ ﺑﺮﺃﻳﻪ ﻓﻠﻴﺘﺒﻮﺃ ﻣﻘﻌﺪﻩ ﻣﻦ اﻟﻨﺎﺭ

“Siapa yang membicarakan Al-Qur’an semata-mata dengan akalnya maka disediakan baginya kursi di neraka.” (HR. At Tirmidzi no. 2951, hasan)

Maka, menafsirkan Al-Qur’an dengan cara mencocok-cocokannya dengan penemuan sains modern, ini cara yang berbahaya. Sebab, dikhawatirkan akan keluar dari makna sesungguhnya dan takalluf (maksain).

Ditambah lagi sains itu berkembang, jika suatu saat teori sains itu sama dengan Al-Qur’an maka manusia memujinya, ketika suatu saat dia ternyata berubah maka manusia mencelanya, Al Quran jadi terdakwa dan dianggap usang.

Kami lihat yang lebih tepat, kaitan antara Al-Qur’an dan Sains, adalah Al-Qur’an memuat inspirasi dan isyarat sains. Ini benar. Isyarat-isyarat sains dalam Al-Qur’an begitu banyak seperti tentang proses penciptaan jagat raya, proses terciptanya manusia, dan lainnya.

Sebagaimana Al-Qur’an juga bermuatan sejarah, akhlak, hukum-hukum, dan lainnya. Tapi, Al-Qur’an bukan semata-mata kitab sejarah, bukan semata-mata kitab akhlak, dan bukan pula semata-mata kitab hukum dan sains, tapi Al-Qur’an adalah tibyanan likulli syai’ (menjelaskan segala hal).[Ln/Sdz]

Demikian.

Wallahu a’lam.

 

Tags: Menafsirkan Ayat Al-Quran dengan Penemuan Sains Kontemporer
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Truk Bermuatan Semen Menabrak Tiang Jembatan di Kalimantan Timur

Next Post

Pesta Wirausaha Nasional 2025 Hadirkan Ribuan Pelaku Usaha dari Berbagai Sektor

Next Post
Pesta Wirausaha Nasional 2025 Hadirkan Ribuan Pelaku Usaha dari Berbagai Sektor

Pesta Wirausaha Nasional 2025 Hadirkan Ribuan Pelaku Usaha dari Berbagai Sektor

ParagonCorp Resmi Bekerja Sama dengan Transjakarta Melalui Proyek Naming Right dan Revitalisasi Halte Swadarma

ParagonCorp Resmi Bekerja Sama dengan Transjakarta Melalui Proyek Naming Right dan Revitalisasi Halte Swadarma

Surah Ali Imran Ayat 64: Berpegang Teguh pada Tauhid

Surah Ali Imran Ayat 64: Berpegang Teguh pada Tauhid

  • Warga Nikmati MRT, LRT, dan Transjakarta Gratis di HUT Jakarta ke-499

    Warga Nikmati MRT, LRT, dan Transjakarta Gratis di HUT Jakarta ke-499

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8707 shares
    Share 3483 Tweet 2177
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11489 shares
    Share 4596 Tweet 2872
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    367 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    250 shares
    Share 100 Tweet 63
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3920 shares
    Share 1568 Tweet 980
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2329 shares
    Share 932 Tweet 582
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4450 shares
    Share 1780 Tweet 1113
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    266 shares
    Share 106 Tweet 67
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga