• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 21 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Tujuan Ilmu Parenting Menurut Islam

12/06/2026
in Parenting, Unggulan
Child Free Menurut Pandangan Islam

Child Free Menurut Pandangan Islam (foto: pixabay)

114
SHARES
878
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Tujuan ilmu parenting menurut Islam. Dalam metode barat, pendidikan parenting difokuskan pada kesuksesan di dunia dengan berlimpah materi.

Metode barat juga memisahkan urusan dunia -termasuk juga dalam hal ilmu parenting- dengan konsep Ketuhanan.

Mereka menuhankan akal untuk mengatur kehidupan termasuk dalam konsep pengasuhan anak dan mengedepankan doktrin humanisme serta menolak wahyu Illahi.

Baca Juga: Mengenal Pusat Kendali Internal dan Eksternal dalam Konsep Parenting

Dampak Pengasuhan Anak ala Barat

Apa dampaknya, hari ini di dunia barat terjadi kemerosotan moral yang sangat memprihatinkan. LGBT, seks bebas, aborsi, kumpul kebo, narkoba, pornografi sudah tidak terkendali pada generasi mudanya.

Jauh berbeda pendidikan parenting dengan metode Islam yang menitikberatkan pada keridhoan Illahi yang bertujuan hidup bahagia di dunia dan di akhirat.

Lalu pertanyaannya adalah, apakah tidak boleh menerapkan ilmu parenting barat dalam mendidik anak-anak kita. Jawabannya sangat boleh sekali tetapi ada syaratnya yaitu ilmu itu harus sejalan dengan konsep Islam.

Jadi, bagi saya sendiri, jika ilmu itu tidak sejalan, kita wajib meninggalkannya. Bagaimanapun juga, yang merancang kehidupan dunia ini Allah, yang membuat aturan dalam berkehidupan ini Allah, maka sudah selayaknya kita mengikuti aturan Allah dan menghindari apa yang Allah larang.

Aturan dari Allah itu untuk dipatuhi agar manusia selalu berada pada jalur yang benar dan agar manusia tidak tersesat. Dengan menjalankan aturan Allah maka manusia akan selamat, mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Dalam metode Islam itu, Allah dengan tegas mengingatkan agar kita menjaga diri kita dan keluarga kita dari api neraka misalnya, dalam ayat ini,

“Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At-Tahrim: 6).

Allah juga menginginkan kita agar bisa masuk surga bersama keluarga. “(yaitu) surga ‘Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama orang-orang saleh dari bapak-bapaknya, istri-istrinya dan anak cucunya.” (QS. Ar-Ra‘du: 23).

Ayah, Bunda kedua ayat ini adalah tujuan dari parenting yang kita lakukan untuk anak-anak kita. Semua usaha pengasuhan yang kita lakukan bermuara pada kedua ayat itu, yakni membebaskan diri kita dan keluarga dari api neraka serta berjuang bersama keluarga agar bisa masuk surga bersama keluarga.

Baca Juga: Rumah Keluarga Indonesia Edukasikan Ilmu Parenting ke Masyarakat

Tujuan Ilmu Parenting Menurut Islam

Maka dari itu, pengasuhan menurut Islam disandarkan untuk melaksanakan amanat dari kedua ayat tersebut.
Ayah, Bunda, memiliki ilmu parenting yang benar adalah tanggung jawab dari Ayah dan Bunda yang akan Ayah, Bunda pertanggungjawabkan kepada Allah.

“Masing-masing kalian adalah pemimpin, dan ia akan dimintai pertanggungjawaban tentang orang yang dipimpinnya. Penguasa adalah pemimpin bagi manusia, dan dia akan diminta pertanggungjawaban tentang mereka.

“Seorang laki-laki adalah pemimpin bagi keluarganya dan dia akan diminta pertanggungjawaban tentang mereka. Wanita adalah pemimpin bagi rumah suaminya dan anaknya, dan dia akan diminta pertanggungjawaban tentang mereka.

“Seorang budak adalah pemimpin terhadap harta tuannya, dan dia akan diminta pertanggungjawaban tentang harta yang diurusnya. Ingatlah, masing-masing kalian adalah pemimpin dan masing-masing kalian akan diminta pertanggungjawaban tentang kepemimpinannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Mulai sekarang Ayah, Bunda ayo kita tradisikan untuk senantiasa mencari ilmu parenting dengan rujukan utama bersumber pada Islam, metode lain yang banyak berasal dari barat sebagai pelengkap, jika sesuai kita ambil dan jika tidak sesuai kita tinggalkan.

Bagaimanapun juga konsep pengasuhan yang paling ideal adalah konsep Illahi bukan dari akal manusia. Jika konsep Illahi berlawanan dengan konsep akal maka kita harus sami’na wa atho’na (kami mendengar dan kami taat) kepada Allah Subhanahu wa taala.[ind]

sumber: Kulwap Tumbuh Yuk! Randy Ariyanto W. dan Dyah Lestyarini. Rumah Pintar Aisha: Juli 2021.

Tags: Tujuan Ilmu Parenting Menurut Islam
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Musim Kemarau 2026 Diperkirakan Berlangsung Lebih Panjang

Next Post

Warna Celana Netral yang Cocok dengan Baju Coklat

Next Post
Warna Celana Netral yang Cocok dengan Baju Coklat

Warna Celana Netral yang Cocok dengan Baju Coklat

Piring Melamin Masih Banyak Dipakai, Amankah untuk Kesehatan?

Piring Melamin Masih Banyak Dipakai, Amankah untuk Kesehatan?

Fenomena Poligami Diam-Diam Hancurkan Ketahanan Keluarga

Ketika Ayah Kandung Tidak Mau Menjadi Wali Nikah karena Fisik Calon Menantu

  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    124 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    356 shares
    Share 142 Tweet 89
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8694 shares
    Share 3478 Tweet 2174
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    977 shares
    Share 391 Tweet 244
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11479 shares
    Share 4592 Tweet 2870
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    258 shares
    Share 103 Tweet 65
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    242 shares
    Share 97 Tweet 61
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4444 shares
    Share 1778 Tweet 1111
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3913 shares
    Share 1565 Tweet 978
  • Cara Membuat Dubai Chewy Cookie yang Lumer ala Fitriana Kitchen

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga