• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 13 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Psikolog: Bila Anak Telanjur Melihat Konten Negatif, Jangan Panik

28/09/2025
in Parenting
KNPK Apresiasi Kebijakan Pembatasan Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun

(foto: pixabay)

89
SHARES
682
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Bila anak telanjur melihat konten negatif misalnya tentang homoseksual, kekerasan, atau kriminalitas, Psikolog dari Yayasan Sahabatku Hayati Rahmah, M.Psi menyarankan agar orangtua jangan panik dulu.

“Jika anak sudah telanjur pernah melihat konten LGBT, ortu jangan menjadi cemas atau panik. Cari tahu apa yang sudah diketahuinya, apa pendapat anak tentang hal tersebut, dan berikan pemahaman yang tepat sesuai nilai-nilai di keluarga,” papar Rahmah kepada ChanelMuslim.com, Rabu (15/9).

Terkait video tentang iklan homo di media sosial, Rahmah mengimbau agar orangtua harus tetap mendampingi anak dalam mengakses internet.

“Kondisi saat ini, hampir semua orang mengakses Internet, termasuk anak-anak. Orang tua sebagai pendamping anak, perlu mengawasi konten-konten, bacaan dan tayangan yang dinikmati anak, terutama jika anak masih dalam usia yang butuh pendampingan,” jelasnya lagi.

Konten di internet sangat luas, mulai dari yang positif hingga negatif. Termasuk konten terkait LGBT yg juga sebenarnya sudah tampak mulai masif di berbagai konten di Internet.

“Biasanya memang untuk program tertentu ada opsi filter, namun orang tua tetap perlu mendampingi, atau pun mengetahui tayangan yang diakses anak,” tutur alumnus Fakultas Psikologi Universitas Indonesia itu.

Baca Juga: Viral Video Aku Bukan Homo di Konten Anak, MUI Angkat Bicara

Psikolog: Bila Anak Telanjur Melihat Konten Negatif, Jangan Panik

Di sisi lain, Rahmah berpendapat, orang tua juga perlu memberikan pemahaman yang tepat mengenai LGBT, terutama jika hal itu tidak sesuai dengan norma dan nilai-nilai yang dianut keluarga.

“Bisa lewat ngobrol santai, diskusi, ataupun membacakan cerita dengan tema terkait,” tandasnya.

Tidak hanya konten di media sosial seperti Youtube, Rahmah juga menyinggung berbagai platform elektronik yang biasa diakses anak, seperti televisi dan media sosial lainnya.

“Yang perlu diwaspadai tidak hanya sebatas konten youtube, tapi juga program TV, postingan di medsos, yang sebenarnya juga ada yang mengarah pada toleransi penerimaan terhadap LGBT, namun kadang tidak sepenuhnya disadari oleh orang tua,” ungkap Rahmah.

Sahabat Muslim, postingan video terkait homo yang muncul di konten anak semoga dapat menjadi peringatan agar orangtua tetap waspada dalam mengawasi penggunaan gadget pada anak.

Di sisi lain, sebagai orang tua, peran mengarahkan dan membimbing anak perlu dimaksimalkan terutama terkait isu sensitif seperti konten dewasa, termasuk LGBT.[ind]

Tags: Jangan PanikPsikolog: Bila Anak Telanjur Melihat Konten Negatif
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ujub Penyakit Hati yang Tersembunyi

Next Post

Kejamnya Dunia Sales Kredit

Next Post
Kejamnya Dunia Sales Kredit

Kejamnya Dunia Sales Kredit

Pameran Halal Indo 2025 Catatkan Transaksi Rp7,7 Miliar dan Lebih dari 25.000 Pengunjung

Pameran Halal Indo 2025 Catatkan Transaksi Rp7,7 Miliar dan Lebih dari 25.000 Pengunjung

Kajian Inspiratif JISc Bersama Angelina Sondakh, Wali Siswa: Ini yang Dibutuhkan Orang Tua

Kajian Inspiratif JISc Bersama Angelina Sondakh, Wali Siswa: Ini yang Dibutuhkan Orang Tua

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8191 shares
    Share 3276 Tweet 2048
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3660 shares
    Share 1464 Tweet 915
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4200 shares
    Share 1680 Tweet 1050
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    729 shares
    Share 292 Tweet 182
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1984 shares
    Share 794 Tweet 496
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2034 shares
    Share 814 Tweet 509
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4531 shares
    Share 1812 Tweet 1133
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3157 shares
    Share 1263 Tweet 789
  • Aksi Cegah Banjir di Sumatera: Kolaborasi FPCI dan Ayo Less Waste Jadi Bibit Pohon di Aceh

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
  • BKSAP DPR RI dan SMART 171 Hadirkan Pemuda Duduk Bersama Dubes Palestina

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga