• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 9 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Psikolog: Bila Anak Telanjur Melihat Konten Negatif, Jangan Panik

28/09/2025
in Parenting
KNPK Apresiasi Kebijakan Pembatasan Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun

(foto: pixabay)

89
SHARES
686
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Bila anak telanjur melihat konten negatif misalnya tentang homoseksual, kekerasan, atau kriminalitas, Psikolog dari Yayasan Sahabatku Hayati Rahmah, M.Psi menyarankan agar orangtua jangan panik dulu.

“Jika anak sudah telanjur pernah melihat konten LGBT, ortu jangan menjadi cemas atau panik. Cari tahu apa yang sudah diketahuinya, apa pendapat anak tentang hal tersebut, dan berikan pemahaman yang tepat sesuai nilai-nilai di keluarga,” papar Rahmah kepada ChanelMuslim.com, Rabu (15/9).

Terkait video tentang iklan homo di media sosial, Rahmah mengimbau agar orangtua harus tetap mendampingi anak dalam mengakses internet.

“Kondisi saat ini, hampir semua orang mengakses Internet, termasuk anak-anak. Orang tua sebagai pendamping anak, perlu mengawasi konten-konten, bacaan dan tayangan yang dinikmati anak, terutama jika anak masih dalam usia yang butuh pendampingan,” jelasnya lagi.

Konten di internet sangat luas, mulai dari yang positif hingga negatif. Termasuk konten terkait LGBT yg juga sebenarnya sudah tampak mulai masif di berbagai konten di Internet.

“Biasanya memang untuk program tertentu ada opsi filter, namun orang tua tetap perlu mendampingi, atau pun mengetahui tayangan yang diakses anak,” tutur alumnus Fakultas Psikologi Universitas Indonesia itu.

Baca Juga: Viral Video Aku Bukan Homo di Konten Anak, MUI Angkat Bicara

Psikolog: Bila Anak Telanjur Melihat Konten Negatif, Jangan Panik

Di sisi lain, Rahmah berpendapat, orang tua juga perlu memberikan pemahaman yang tepat mengenai LGBT, terutama jika hal itu tidak sesuai dengan norma dan nilai-nilai yang dianut keluarga.

“Bisa lewat ngobrol santai, diskusi, ataupun membacakan cerita dengan tema terkait,” tandasnya.

Tidak hanya konten di media sosial seperti Youtube, Rahmah juga menyinggung berbagai platform elektronik yang biasa diakses anak, seperti televisi dan media sosial lainnya.

“Yang perlu diwaspadai tidak hanya sebatas konten youtube, tapi juga program TV, postingan di medsos, yang sebenarnya juga ada yang mengarah pada toleransi penerimaan terhadap LGBT, namun kadang tidak sepenuhnya disadari oleh orang tua,” ungkap Rahmah.

Sahabat Muslim, postingan video terkait homo yang muncul di konten anak semoga dapat menjadi peringatan agar orangtua tetap waspada dalam mengawasi penggunaan gadget pada anak.

Di sisi lain, sebagai orang tua, peran mengarahkan dan membimbing anak perlu dimaksimalkan terutama terkait isu sensitif seperti konten dewasa, termasuk LGBT.[ind]

Tags: Jangan PanikPsikolog: Bila Anak Telanjur Melihat Konten Negatif
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ujub Penyakit Hati yang Tersembunyi

Next Post

Kejamnya Dunia Sales Kredit

Next Post
Kejamnya Dunia Sales Kredit

Kejamnya Dunia Sales Kredit

Pameran Halal Indo 2025 Catatkan Transaksi Rp7,7 Miliar dan Lebih dari 25.000 Pengunjung

Pameran Halal Indo 2025 Catatkan Transaksi Rp7,7 Miliar dan Lebih dari 25.000 Pengunjung

Kajian Inspiratif JISc Bersama Angelina Sondakh, Wali Siswa: Ini yang Dibutuhkan Orang Tua

Kajian Inspiratif JISc Bersama Angelina Sondakh, Wali Siswa: Ini yang Dibutuhkan Orang Tua

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8612 shares
    Share 3445 Tweet 2153
  • 5 Cara Membuahkan Pohon Anggur

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    932 shares
    Share 373 Tweet 233
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11423 shares
    Share 4569 Tweet 2856
  • Suhud Alynudin Resmi Menjabat Ketua DPRD DKI Jakarta, Siap Mengemban Amanah Umat dan Warga Ibu Kota

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Kajian Akbar Bertema Langkah Baik Bersama Muslim Pro dan Maybank Indonesia Digelar Secara Gratis

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3874 shares
    Share 1550 Tweet 969
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4401 shares
    Share 1760 Tweet 1100
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4629 shares
    Share 1852 Tweet 1157
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2218 shares
    Share 887 Tweet 555
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga