• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 24 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Pentingnya Memahami Anak Usia Dini

20/04/2026
in Parenting, Unggulan
Pentingnya Memahami Anak Usia Dini

Pentingnya Memahami Anak Usia Dini Foto : Pixabay

83
SHARES
636
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ANAK usia dini memiliki potensi yang luar biasa. Saat itu otak tumbuh pesat dan siap diisi dengan berbagai informasi dan pengalaman.

Oleh: Ustazah Zulia Ilmawati

Penelitian menunjukkan anak usia dini adalah masa windows of opportunity. Pada masa ini, otak anak bagaikan spons yang dapat menyerap cairan.

Agar dapat menyerap, spons tersebut tentunya harus ditempatkan dalam air. Air inilah yang diumpamakan sebagai pengalaman.

Di sinilah letak peranan orangtua yang bertugas memberikan pengalaman kepada anak-anak dan mengenalkan mereka pada aktivitas yang diminatinya.

Jika sejak bayi, anak sudah distimulasi dengan berbagai rangsangan, otak kecilnya pun akan menyerap.

Sebagai contoh, kemampuan bicara anak, jika tidak sering dirangsang, maka anak akan mengalami keterlambatan berbicara.

Namun, jika anak intens diajak berbicara, maka, kemampuan verbalnya pun akan terstimulasi dengan baik.

Baca Juga : Pendidikan Akhlak Anak Usia Dini (Bagian 2)

Anak usia dini kemampuan intelektualnya akan mencapai 80%

Hasil penelitian tentang perkembangan intelektual anak menunjukkan bahwa pada usia 4 tahun anak sudah mencapai separuh dari kemampuan intelektualnya, dan pada umur 8 tahun akan mencapai 80 %. Setelah umur 8 tahun, kemampuan intelektualnya hanya dapat diubah sebanyak 20%.

Selama 4 tahun pertama dari kehidupannya, perkembangan intelektual anak sama banyaknya dengan perkembangan selama 13 tahun berikut. Karena itu, menggali dan mengembangkan potensi mereka sejak dini memenjadi sangat penting.

Banyak ahli yang mengatakan bahwa kapasitas belajar anak yang terbentuk dalam masa ini akan menjadi landasan bagi semua proses belajar di masa depan.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Pentingnya mengasah otak anak pada usia dini

Orang dewasa yang tetap bisa belajar dengan mudah umumnya adalah mereka yang dari sejak kecil terbiasa menggunakan otaknya untuk belajar.

Mereka yang cabang-cabang otaknya lebih banyak karena sering dipakai belajar sewaktu kecil, ternyata punya respon yang lebih bagus, inisiatif yang lebih cepat, daya tangkap dan ketelitian yang lebih bagus. Selain itu, motivasinya untuk maju juga berbeda.

Keberhasilan suatu pendidikan sering dikaitkan dengan sejauhmana orang tua memahami anak sebagai individu yang unik, dimana setiap anak memiliki potensi (keahlian) yang berbeda namun saling melengkapi dan berharga.

Potensi yang dimaksud disini adalah hal-hal spesifik yang apa pada diri anak, yang nampak lebih jika dibandingkan dengan anak seusianya.

Selain anak adalah individu yang unik, mereka adalah tetap anak-anak, yang masih terus tumbuh dan berkembang.

Baca Juga : Mengajarkan Anak Mampu Berkata Maaf

Pentingnya mengetahui kreativitas anak

Anak-anak pada dasarnya kreatif, mereka mempunyai ciri-ciri individu yang misalnya rasa ingin tahu yang besar, senang bertanya, dan memiliki imajinasi yang tinggi.

Pengalaman konkret adalah yang dibutuhkan anak dalam usia ini. Untuk itu, sejak dalam kandungan, ibu dapat melakukan berbagai hal yang dapat menstimulasi perkembangan otak bayi.

Di antaranya dengan membacakan cerita, ayat-ayat Al-Qur’an atau sekadar mengajak bayi mengobrol. Penelitian menunjukkan otak bayi dalam kandungan dapat merespons kondisi di luar, telinga bayi tersebut dapat mendegar apa yang ibu katakan.

Munculnya potensi (kemampuan) anak memang tergantung pada rangsangan yang diberikan orangtua, maka merupakan kewajiban orangtua untuk menggali sekaligus mengembangkan potensi anak sejak dini.

Makin dini anak menerima stimulasi, akan semakin baik. Bersiaplah menjadi orang tua terbaik buat anak. Wallahu a’lam bishshowab.[Wld/Sdz]

Tags: ParentingPentingnya Memahami Anak Usia Dini
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tujuh Kebiasaan yang Dapat Mencegah Brain Rot

Next Post

Hukum Bonus Kuota karena Pembelian via M-banking

Next Post
Hukum Bonus Kuota karena Pembelian via M-banking

Hukum Bonus Kuota karena Pembelian via M-banking

Efek Gigitan Kutu Kucing pada Manusia

Efek Gigitan Kutu Kucing pada Manusia

4 Bekal dalam Mendidik Anak

4 Bekal dalam Mendidik Anak

  • Panduan Memilih Warna Lipstik yang Sesuai dengan Kepribadian

    Panduan Memilih Warna Lipstik yang Sesuai dengan Kepribadian

    84 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Mainan Pop It untuk Anak: Benarkah Bermanfaat bagi Tumbuh Kembangnya?

    160 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Desain Kemasan Parfum Ramah Lingkungan ParagonCorp Raih Silver Award di Pentawards 2026

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2551 shares
    Share 1020 Tweet 638
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9595 shares
    Share 3838 Tweet 2399
  • Salimah Dukung MUI Desak Pemerintah Batalkan Rencana Konser Andrea Bocelli di Indonesia

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2485 shares
    Share 994 Tweet 621
  • Anak Yatim Korban Covid-19 Punya Masa Depan

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Kajian Aqidah Islam, Menengok Isi Kitab Talmud Yahudi (Bag. 2)

    126 shares
    Share 50 Tweet 32
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga