• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 24 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Para Ibu Skandinavia Biasa Membiarkan Bayi Mereka di Stroller untuk Tidur Siang

23/09/2026
in Parenting, Unggulan
Para Ibu Skandinavia Biasa Membiarkan Bayi Mereka di Stroller untuk Tidur Siang

foto: Sara Melissa Frost

134
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SAHABAT ChanelMuslim, tahukah kamu bahwa para ibu Skandinavia biasa membiarkan bayi mereka tidur siang di stroller di udara terbuka dalam musim apapun?

Bunda Icha Khairunnisa yang menetap di Haugesund, Norwegia menceritakan pengalamannya berinteraksi dengan para ibu Norwegia yang melakukan kebiasaan ini.

Pertama kali mengantar Fatih ke barnehage (Taman Kanak-kanak) di Haugesund tahun 2009, saya penasaran dengan stroller yang berjejer di halaman.

Saya intip, eh, ternyata di tiap stroller itu ada bayi tertidur pulas. Seolah tak terganggu dengan cuaca yang dingin bersalju, serta anak-anak berlarian di sekitarnya.

Ketika kemudian saya berkesempatan bekerja jadi guru barnehage, salah satu tugas saya adalah mengurus stroller dan bayi-bayi tersebut.

Mengeluarkan dari gudang, memakaikan baju long john, mantel, sarung tangan, kupluk, membungkus mereka di sleeping bag wool, dan meletakkan mereka di dalam stroller.

Catat waktunya, tinggal anaknya, kemudian membangunkan mereka untuk makan siang sekitar 1-2 jam kemudian.

Ini satu lagi tradisi orang Skandinavia (atau Nordic, juga Rusia dan beberapa negara Eropa Timur) yang masih kekal.

Meletakkan bayi (usia 2 minggu – 2 tahun) di stroller dan membiarkan mereka tidur siang di halaman.

Enggak ada acara pemanasan gendong-gendongan atau nina bobo, anaknya tidur sendiri.

Dan ini berlaku di segala musim. Dari musim panas yang hangat, sampai musim dingin dengan suhu -10°C. Terlalu ekstrem, untuk yang tidak terbiasa.

Baca Juga: Kesederhanaan Tradisi Kelulusan Sekolah di Norwegia

Para Ibu Skandinavia Biasa Membiarkan Bayi Mereka di Stroller untuk Tidur Siang

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Savitry ‘Icha’ Khairunnisa (@ichasavitry)


Tapi orang sini punya alasan kuat. Kecintaan mereka pada “friluftsliv” (kegiatan outdoors) membuat mereka melatih bayi untuk terbiasa berada di luar.

Anak yang terlatih tidur sendiri di udara segar dan bersih, di segala cuaca di suasana sepi atau ramai, bisa menguatkan sistem imun tubuh. Anak jadi tangguh dan mandiri sejak dini.

Bukan hanya di barnehage. Di rumah, atau ketika orangtua santai ngopi-ngopi di kafe, sudah biasa pemandangan stroller berderet di luar kafe. Enggak ada yang julid.

Sampai ada istilah “latte parenting”. Yang penting mereka bawa baby monitor, anak terlindung, dan aman dari tetesan air, dan gangguan binatang (di sini enggak ada lalat dan nyamuk, sih).

Gimana dengan gangguan penculik? Nah, ini enggak pernah ada beritanya. Lain padang lain belalang, lain lubuk lain ikannya.

Tradisi yang susah dipahami dan mungkin enggak akan bisa diterapkan di tempat lain. Jangankan lihat bayi unattended, lihat stroller-nya bisa langsung diembat, dijual di marketplace.[ind/medium]

Tags: bunda Ichaicha khairunnisaPara Ibu Skandinavia Biasa Membiarkan Bayi Mereka di Stroller untuk Tidur Siang
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Eko Tjandra Hadirkan Koleksi Skyline dengan Model Plus Size, Bawa Pesan Empowering Woman

Next Post

Delapan Cara Memilih Alpukat Matang

Next Post
Delapan Cara Memilih Alpukat Matang

Delapan Cara Memilih Alpukat Matang

Persiapan Pilates Nyaman untuk Muslimah Aktif

Persiapan Pilates Nyaman untuk Muslimah Aktif

Belajar dari Keong dan Kura-kura

Belajar dari Keong dan Kura-kura

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9392 shares
    Share 3757 Tweet 2348
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4250 shares
    Share 1700 Tweet 1063
  • Kasus Influenza A Dilaporkan Meningkat dalam Beberapa Pekan Terakhir

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1304 shares
    Share 522 Tweet 326
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4824 shares
    Share 1930 Tweet 1206
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11785 shares
    Share 4714 Tweet 2946
  • Beberapa Cara Melindungi Anak dari Influenza A

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Senam Ling Tien Kung: Sejarah, Cara Pelaksanaan, dan Manfaatnya

    503 shares
    Share 201 Tweet 126
  • Tips Perawatan Motor Listrik yang Tepat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga