• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 1 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Menggunakan Konsekuensi Alami dan Logis Sebagai Strategi Disiplin Anak

02/01/2025
in Parenting
Menggunakan Konsekuensi Alami dan Logis Sebagai Strategi Disiplin Anak

Pixabay

168
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MEMBIARKAN mereka mengalami konsekuensi yang alami dan logis dari setiap tindakannya adalah salah satu cara terbaik untuk mengajarkan tanggung jawab.

Namun, orang tua sering kali menemukan diri mereka kehilangan ide dan kehilangan kesempatan baik untuk mendisiplinkan anak-anak mereka.

Apakah Konsekuensi yang Alami dan Logis Itu?

Konsekuensi yang alami adalah hasil tak terelakkan yang mengikuti tindakan anak tanpa campur tangan orangtua.

Anggap saja sebagai akibat dari tidak melakukan sesuatu, atau melakukan sesuatu yang tidak seharusnya mereka lakukan, dan selalu ada konsekuensinya.

Katakanlah anak Anda menolak untuk memakai jaket setelah berulang kali diperingatkan bahwa akan semakin dingin saat malam tiba. Saat malam menjelang, dia mulai merasa kedinginan dan mulai menggigil.

Atau, si kecil tidak bisa menahan diri untuk tidak makan terlalu banyak permen karet meskipun Anda mengatakan kepadanya bahwa itu akan membuatnya sakit perut di malam hari.

Konsekuensi yang logis, di sisi lain, adalah apa yang Anda terapkan pada anak Anda sebagai tindakan disipliner ketika sebuah aturan dilanggar.

Baca Juga: Cara Menggunakan Konsekuensi Logis dan Alami dengan Bijak Kepada Anak

Menggunakan Konsekuensi Alami dan Logis Sebagai Strategi Disiplin Anak

Paling baik dikaitkan dengan perilaku buruk. Misalnya, anak Anda bermain bola basket di dalam rumah meskipun ada aturan ketat yang melarangnya dan akhirnya merusak lampu.

Konsekuensi logisnya adalah ia harus menyerahkan uang saku untuk mengganti lampu atau melakukan tugas ekstra sebagai tindakan disipliner.

Contoh lainnya adalah dia dilarang mengendarai sepedanya di jalan, dan dia melanggar aturan. Konsekuensi logisnya adalah Anda mengambil sepedanya untuk hari itu.

Konsekuensinya bisa negatif atau positif. Tidur larut malam akan membuatnya merasa rewel, pening, dan secara umum tidak mood sepanjang hari.

Di sisi lain, pergi tidur lebih awal akan memastikan anak mendapat cukup istirahat dan merasa aktif, ceria, dan energik.

Manfaat Menggunakan Konsekuensi Alami dan Logis untuk Mengubah Perilaku Anak

Konsekuensi yang alami dan logis berguna dalam mengajarkan perilaku bertanggung jawab kepada anak-anak. Inilah cara kerjanya.

Meskipun konsekuensi yang alami memiliki pelajaran hidup yang kuat untuk diajarkan, konsekuensi yang logis adalah pilihan yang lebih baik sebagai aturan umum dalam banyak situasi terkait dengan kesehatan dan keselamatan anak.

Konsekuensi alami paling baik diganti dengan konsekuensi logis bila efeknya berpotensi mengubah hidup.

Misalnya, jika anak Anda menolak untuk sering menyikat gigi, Anda dapat membiarkan akibat alami gigi berlubang dan menghancurkan giginya.

Namun, karena kerusakannya permanen, menggantinya dengan konsekuensi logis seperti tidak ada makanan penutup atau permen saat anggota keluarga lainnya menikmatinya adalah pilihan yang lebih baik.

Anda dapat bersantai dengan beberapa konsekuensi alami ketika ‘mempelajarinya dengan cara yang sulit’ adalah pelajaran yang lebih kuat daripada hukuman yang dipaksakan.

Kemungkinan kecil anak tidak akan membawa jaketnya atau melupakannya pada acara tamasya berikutnya di hari yang dingin.

Atau, dia akan mengontrol kesenangannya pada makanan manis dan tidak merusak pesta untuk dirinya sendiri kemanapun dia pergi.

Konsekuensi alami yang tak terhindarkan berarti dia tidak memiliki siapa pun untuk disalahkan selain dirinya sendiri dan pesan bahwa sia-sia untuk melawan konsekuensi itu menjadi jelas.

Karena konsekuensi bisa menyenangkan dan tidak menyenangkan, anak memiliki pilihan untuk memilih di antara hal-hal tersebut pada perilakunya.

Dengan membiarkan mereka mengalami keduanya, orangtua memberi anak pilihan untuk mengontrol hasil dari segala situasi yang dihadapinya.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Ini membantunya membuat keputusan penting dalam hidupnya di masa mendatang dengan tidak menyerah pada dorongan hati.

Menggunakan konsekuensi adalah metode yang efektif untuk memisahkan anak dari masalah perilaku atau keputusan buruknya.

Hal ini memastikan bahwa anak memahami bahwa dia bukan orang jahat, hanya pilihan atau tindakannya yang buruk. Dengan cara ini, anak akan mengerti bahwa membuat pilihan yang buruk akan berakibat buruk.

Tidak ada hukuman, penilaian, atau penghinaan yang terkait dengan konsekuensi. Anak Anda membuat pilihan, dan itu ada hasilnya; sesederhana itu.

Jika dia merusak sesuatu di dalam rumah dengan sengaja atau karena kelalaian, langkah selanjutnya adalah memutuskan bagaimana dia akan bekerja untuk menggantinya tanpa dicap buruk atas perbuatannya.

Konsekuensi yang alami dan logis akan menghilangkan teriakan, hukuman, dan kemarahan dari pola asuh orangtua. Sebaliknya, ini menempatkan fokus pada pengajaran dan perbaikan perilaku.

Orangtua tidak perlu bereaksi dengan emosi atau marah tentang apa yang terjadi. Tidak perlu pidato panjang atau berteriak.

Pada akhirnya memahami sebuah logika jika segala tindakan ada konsekuensinya akan menjaga prilaku anak di masa mendatang.

Konsekuensi adalah tentang melakukan kesalahan dan mengambil tanggung jawab untuk memperbaiki apa yang salah. [My/Ln/Sdz]

Tags: Menggunakan Konsekuensi Alami dan Logis Sebagai Strategi Disiplin Anak
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ibu yang Tegas dan Disiplin Memiliki Anak-anak yang Lebih Sukses

Next Post

Mendisiplinkan Anak dalam Kebaikan

Next Post
Mendisiplinkan Anak dalam Kebaikan

Mendisiplinkan Anak dalam Kebaikan

Mendisiplinkan Waktu Tidur Anak

Mendisiplinkan Waktu Tidur Anak

Membalas dengan Cinta

Masih Ada yang Hidupnya Lebih Susah

  • An Nahl Islamic School Gelar FunWalk 2026 Bertema One Family, One Journey

    An Nahl Islamic School Gelar FunWalk 2026 Bertema One Family, One Journey

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    533 shares
    Share 213 Tweet 133
  • Funwalk An Nahl Islamic School Jadi Simbol Sinergi Orang Tua dan Sekolah Dampingi Anak

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7915 shares
    Share 3166 Tweet 1979
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3446 shares
    Share 1378 Tweet 862
  • Bolehkah Puasa Daud dan Puasa Ayamul Bidh Digabung

    635 shares
    Share 254 Tweet 159
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    582 shares
    Share 233 Tweet 146
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2120 shares
    Share 848 Tweet 530
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    448 shares
    Share 179 Tweet 112
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga