• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 22 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Mendidik Anak saat Ini, Bukan Nanti

29/09/2025
in Parenting, Unggulan
7 Tahun Pertama Manusia Akan Mempengaruhi Karakternya di Masa Depan

(foto: pixabay)

80
SHARES
617
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

AH… nanti sajalah fokus mendidik anak. Toh, anak masih kecil juga. Motivator Parenting dari Rumah Pintar Aisha Randy Ariyanto menjelaskan mengenai pentingnya menyegerakan mendidik anak.

Bunda pernah membaca kata mutiara ini: “Kemarin adalah sejarah, besok adalah misteri dan hari Ini adalah hadiah”.

Iya, kemarin adalah sejarah, yang tidak mungkin kita ubah alur ceritanya.

Masa depan adalah misteri, kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi nanti. Kita hanya bisa berharap dan berusaha untuk mencapai mimpi-mimpi yang telah kita susun.

Hari ini adalah hadiah, iya karena yang bisa kita lakukan untuk mewujudkan mimpi, memberi manfaat kepada orang lain, membahagiakan keluarga, menjadikan diri kita diridhoi Sang Maha Pencipta itu adalah hari ini, adalah saat ini.

Ada juga kata mutiara yang hampir mirip: “kemarin itu masa lalu, hari ini adalah kenyataan, dan esok adalah harapan”.

Kita pasti memiliki harapan, pasti memiliki impian. Impian keluarga, impian dalam pekerjaan, impian dalam pengasuhan anak dan mimpi-mimpi lainnya.

Namun terkadang banyak orang gamang untuk meraihnya.

Apakah Bunda juga mengalaminya? Saat kita memiliki mimpi bahwa anak kelak akan menjadi seperi ini dan itu.

Misalnya kita memiliki mimpi anak kita kelak akan menjadi seorang penghafal Al Quran 30 juz.

Namun sering kali kita gamang dengan mimpi kita sendiri. Kita tidak tahu kapan saat yang tepat untuk memulai.

Tidak tahu kapan langkah pertama itu dilangkahkan. Kita sering menunda untuk memulai.

Dalam diri, kita sering berapologi yang membenarkan bahwa sekarang bukan waktu yang tepat untuk memulai, tapi nanti.

Nanti ketika sudah memiliki ini, itu, nanti kalau sudah waktunya ini, itu, nanti ketika anak sudah berumur sekian dan sekian, dan nanti bla…bla…bla…, nanti dan nanti dulu bukan saat ini.

Hati-hati dengan kata nanti, Bunda. Ketika kata nanti sudah Bunda yakini maka otak dan seluruh organ tubuh akan merespon seperti apa yang diyakini.

Kata nanti bisa berubah menjadi sirna ketika komitmennya rendah.

Jika begitu, selamanyalah Bunda tidak akan pernah bisa mencapai apa yang diimpikan, selamanya tidak akan pernah bisa meraih harapan.

Semua hanya tinggal kenangan, tinggal cerita bahwa Bunda pernah bermimpi ananda yang hafidz Quran.

Dan Bunda hanya bisa bercerita getir kepada ananda bahwa itu hanya sekadar mimpi yang tak pernah terjadi, maafkan Bunda ya, Nak….

Buang kata nanti ganti dengan kata saat ini. Ketika Bunda menetapkan keyakinan bahwa saat ini adalah saat yang tepat untuk memulai, maka semua organ tubuh dan hormon akan bekerja dan bersinergi untuk membuktikan apa yang telah Bunda yakini.

Ada keajaiban-keajaiban yang akan muncul ketika Bunda telah menentapkan keyakinan untuk memulai saat ini.

Kelak keajaiban itu akan Bunda alami dan bisa diceritakan keajaiban tersebut kepada orang lain sebagai inspirasi.

Saat inilah saat yang tepat untuk memulai langkah pertama. Jangan menunda lagi.

baca juga: Renungan dalam Mendidik Remaja

Mendidik Anak saat Ini, Bukan Nanti

Cobalah untuk memulai dari sekarang, dalam prosesnya Bunda akan sadar bahwa Bunda telah memulai pada saat yang tepat.

Kelak waktu akan membuktikan bahwa langkah pertama yang telah Bunda lakukan itu adalah langkah yang benar.

Lalu Bunda mengalami sebuah peristiwa yang luar biasa.

Bunda duduk di sebelah ananda yang sedikit lagi mampu menyetorkan hafalannya yang terakhir.

Bunda tersenyum dan memeluk ananda dengan erat sampai-sampai tak terasa ada tetesan air mata mengalir di kedua kelopak mata Bunda.

Nanti akan meledak kegembiraan Bunda saat ananda memakaikan mahkota kemuliaan yang bercahaya dan menjadi keinginan semua orang tua kelak di akhirat.

Bunda, apa yang saya ceritakan yaitu bermimpi memiliki anak yang hafidz Quran ini adalah salah satu contoh.

Bunda, ayo bermimpilah untuk dirimu dan anak-anakmu. Mulailah saat ini, kita kejar mimpi-mimpi itu.

Mulailah ayunkan langkah pertama untuk mewujudkan mimpimu terhadap anak-anakmu.

Saat ini Bunda, sekarang juga bukan nanti, jangan ditunda lagi.

Jika terus ditunda, mimpi itu akan sirna, mimpi itu tidak lagi membekas, mimpi itu hanya akan menjadi cerita getir yang kelu untuk diceritakan.[ind]

Tags: Bukan NantiMendidik Anak saat Ini
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Keburukan Berbalas Keburukan

Next Post

Menurut Time Out, Taman Nasional Komodo NTT Jadi Tempat Terindah di Dunia Tahun 2025

Next Post
Menurut Time Out, Taman Nasional Komodo NTT Jadi Tempat Terindah di Dunia Tahun 2025

Menurut Time Out, Taman Nasional Komodo NTT Jadi Tempat Terindah di Dunia Tahun 2025

Konvoi Global Sumud Flotilla Masuki Zona Kuning, Tiga WNI Terlibat

Konvoi Global Sumud Flotilla Masuki Zona Kuning, Tiga WNI Terlibat

4 Amalan yang Menjamin Bisnis Tidak Pernah Merugi

Hukum Mata Uang Kripto yang Tidak Berstandarkan Harta

  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    367 shares
    Share 147 Tweet 92
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8704 shares
    Share 3482 Tweet 2176
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11487 shares
    Share 4595 Tweet 2872
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    266 shares
    Share 106 Tweet 67
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    984 shares
    Share 394 Tweet 246
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    249 shares
    Share 100 Tweet 62
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4450 shares
    Share 1780 Tweet 1113
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3919 shares
    Share 1568 Tweet 980
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2328 shares
    Share 931 Tweet 582
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2234 shares
    Share 894 Tweet 559
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga