• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 20 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Jika Nomofobia Terjadi pada Anak, Ini yang Harus Ortu Lakukan

03/07/2026
in Parenting, Unggulan
Jika Nomofobia Terjadi pada Anak, Ini yang Harus Ortu Lakukan

Jika Nomofobia Terjadi pada Anak, Ini yang Harus Ortu Lakukan (foto: pixabay)

97
SHARES
747
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

APA itu nomofobia? Yaitu singkatan dari ‘no mobile phone fobia’ yang artinya kurang lebih tidak bisa hidup tanpa gadget atau handphone. Lalu, jika anak disinyalir mengalami gangguan ini, apa yang harus orangtua lakukan?

Psikolog Diana Rahma mengatakan bahwa adiksi gadget saat ini beralih dari adiksi obat-obatan menjadi kecanduan internet. Berita buruknya, tak hanya orang dewasa yang mengalami hal ini, tapi juga anak-anak.

“Saat ini terjadi pergeseran adiksi dari adiksi awal yaitu kecanduan zat psikoaktif (ganja, opiate, alkohol, dll) menjadi adiksi yang termasuk perilaku patologis yaitu video games, shopping, judi, medsos, internet, pornografi,” jelas Psikolog Diana Rahma dalam peluncuran Wake Up Wakaf, Kamis (4/11).

Jika Nomofobia Terjadi pada Anak, Ini yang Harus Ortu Lakukan

Adiksi internet yang dimaksud Psikolog Diana Rahma yaitu screen dependency disorder atau internet addiction disorder.

Kemendiknas mengungkapkan data bahwa sebanyak 82-83% anak-anak Indonesia sudah terbiasa dengan gadget dan 79,5% pengguna internet di Indonesia adalah anak-anak.

Sementara itu, menurut sumber data konseling Sahabatku, terjadi peningkatan tajam kasus konseling anak dan remaja pada tahun 2020-2021.

Dari data yang sama juga ditemukan terjadi adiksi gadget peringkat 1 kasus konseling, yaitu: kecemasan-phobia-adiksi, pubertas, konflik dengan orangtua, komunikasi pergaulan, dan pertemanan.

Baca Juga: Karena Gadget, Jangan Sampai Mata dan Hati Menjadi Buta

Deteksi Dini Anak Kecanduan Gadget

Psikolog Diana Rahma menjelaskan beberapa gangguan fisik yang terjadi ketika anak kecanduan gadget, yaitu gangguan mata, gangguan tidur, nyeri punggung, gangguan nutrisi, dll.

“Selain itu, ketika anak bermasalah dalam pengaturan waktu penggunaan gadget yaitu durasi bertambah, sulit berpisah dengan gadget, bangun tidur langsung gadget yang dicari, orangtua sudah harus merasa khawatir,” jelasnya.

Ketika anak juga kehilangan ketertarikan/gairah dengan dunia luar (tidak tertarik untuk melakukan aktivitas non gadget), orangtua juga harus merasa khawatir bahwa anak sudah mengalami kecanduan gadget.

Gejala Nomofobia

Nomofobia yang sering terjadi antara lain sebagai berikut.

  1. Hal yang langsung dicari saat bangun tidur
  2. Tidak bisa melewati hari tanpa gadget
  3. Cemas saat daya baterai rendah atau mati daya
  4. Selalu ingin memeriksa gadget
  5. Membawa gadget ke mana pun pergi

Baca Juga: Era Gadget Anak, Kenali dan Pagari

BLAST, apakah terjadi pada anak Anda?

Istilah Blast populer di dunia parenting yang digunakan untuk mengetahui tanda-tanda kecanduan pada anak.

Bored: bosan dengan rutinitas/kegiatan sehari-hari

Lonely: kesepian karena kuantitas dan kualitas hubungan orangtua dan anak

Angry and Afraid: marah pada situasi yang dialami dan takut untuk bercerita

Stress: tertekan karena situasi yang dihadapi

Tired: mudah lelah akibat permasalahan yang dihadapi

Baca Juga: Waktu Itu Membahas Gadget untuk Anak

Apa yang perlu dilakukan orangtua?

  1. Buat kesepakatan aturan pemakaian yaitu tempat dan jam
  2. Berikan gadget sesuai kesiapan usia anak
  3. Aturan kepemilikan
  4. Kegiatan non gadget yang berimbang
  5. Edukasi tentang penggunaan gadget yang sehat
  6. Berikan contoh
  7. Bangun komunikasi yang sehat

Sahabat Muslim dan Ayah Bunda, itulah beberapa saran jika anak mengalami tanda-tanda kecanduan gadget. Semoga bermanfaat.[ind]

Tags: Ini yang Harus Ortu LakukanJika Nomofobia Terjadi pada Anak
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sebaiknya Olahraga Lari Dilakukan Berapa Kali Seminggu? Ini Panduan yang Perlu Diketahui

Next Post

Motif Batik Betawi Miliki Ciri Khas Masing-Masing

Next Post
Motif Batik Betawi Miliki Ciri Khas Masing-Masing

Motif Batik Betawi Miliki Ciri Khas Masing-Masing

Ini Obat untuk Hati yang Dipenuhi Cemas dan Penyesalan

Ini Obat untuk Hati yang Dipenuhi Cemas dan Penyesalan

Alasan Mengapa Dunia Tempat Terjadinya Berbagai Kejadian

Alasan Mengapa Dunia Tempat Terjadinya Berbagai Kejadian

  • Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    300 shares
    Share 120 Tweet 75
  • Tak Ada yang Kebetulan: Dari Messi Memandikan Bayi Yamal hingga Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Semua Terjadi dalam Takdir Allah

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8921 shares
    Share 3568 Tweet 2230
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11606 shares
    Share 4642 Tweet 2902
  • Praktisi Hukum Dini Eka Putri Edukasi 200 Siswa SIT Al-Kautsar tentang Bahaya Bullying dan Konsekuensi Hukumnya

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4022 shares
    Share 1609 Tweet 1006
  • Salimah Tulungagung Bagikan Tips Menua dengan Bahagia

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4693 shares
    Share 1877 Tweet 1173
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2290 shares
    Share 916 Tweet 573
  • Membaca Fenomena Distrust Society

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga