• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 26 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Anak Kecilku Mencium Anak Laki-laki seperti di Film Disney

05/04/2024
in Parenting, Unggulan
Mendampingi Anak 6 Tahun yang Kurang Pede

Mendampingi Anak 6 Tahun yang Kurang Pede (foto: pixabay)

103
SHARES
790
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ANAK kecilku, gadis berusia 6 tahun mencium anak laki-laki tetangganya. Dia memang menyukai film-film Disney Princess, tetapi dia tidak melihat itu sebagai konten dewasa sama sekali.

Sebagai ibu, aku khawatir tetapi tidak ingin bereaksi berlebihan. Aku tahu, anakku mengikuti film-film Disney TV dan aku diberitahu untuk mengawasi tontonan anakku.

Permasalahan ini ditanyakan oleh salah seorang ibu muslimah yang berdomisili di AS. Pasti sangat mengejutkan melihat putri kita yang berusia 6 tahun melakukan ini.

Film-film Princess Disney memang tampak sangat polos di permukaan, tetapi tidak jarang ada tindakan yang tidak dapat diterima dalam Islam seperti memiliki hubungan dan kontak fisik seperti berciuman di luar pernikahan.

Saran untuk mengawasi tontonan sejak awal adalah nasihat yang baik juga bahwa semakin dini kita mencoba melindungi anak dari terpapar tontonan seperti itu, semakin baik.

Jauh lebih sulit melakukannya ketika memasuki usia remaja yang seharusnya sudah mampu menentukan apa yang dapat diterima dan tidak.

Dengan menanamkan nilai-nilai dari usia muda, membuat mereka lebih kecil kemungkinannya jatuh ke dalam kesulitan di kemudian hari.

Baca Juga: Mencium Kaki Orang Tua dan Orang Shalih

Anak Kecilku Mencium Anak Laki-laki seperti di Film Disney

Apa pun yang dilihat oleh anak kita pada usia muda akan memberinya nilai tentang apa yang normal dan dapat diterima dan ia akan hidup dengan nilai-nilai ini.

Inilah sebabnya mengapa sangat penting untuk memantau apa yang anak-anak kita hadapi.

Dapat dimengerti mengapa kita, seperti halnya dengan banyak orang tua lainnya, tidak merasa ada salahnya dengan membiarkan mereka menonton film Disney.

Mungkin mereka tidak akan menangkap hal-hal halus yang tidak sesuai dengan Islam dan tidak pernah menindaklanjutinya.

Akan tetapi, kenyataan bahwa konten seperti itu terkadang sangat halus sehingga bahkan kita sebagai orang tua tidak memperhatikannya sehingga mudah terlewatkan.

Tentu saja, sulit pada zaman sekarang untuk mengatakan bahwa anak-anak tidak boleh terpapar pada media sama sekali ketika ada di mana-mana dan kadang-kadang tidak dapat dihindari.

Untuk melarangnya menonton hal-hal seperti itu hanya bisa memicu rasa penasaran yang dapat menyebabkannya memberontak di masa depan.

Sebaliknya, kita bisa mengatasinya dengan cara yang jauh lebih tepat. Alih-alih menghapus hal-hal semacam itu sepenuhnya, gantikan dengan yang lebih baik.

Lihat film lain yang tidak menyentuh hal-hal seperti pacaran dan berciuman. Ada banyak tayangan yang tersedia jadi seharusnya hal ini tidak terlalu sulit.

Kita juga dapat melibatkan anak dalam kegiatan lain selain menonton TV atau tayangan digital sehingga bisa membatasi akses ke layar TV.

Jika dia memiliki minat dalam kegiatan hands-on type, orangtua dapat memfasilitasinya.

Misalnya, jika dia menyukai seni dan kerajinan, belilah peralatan yang sesuai dan bermainlah bersamanya. Kerjakan berbagai hal dengannya.

Selain itu, kita mungkin perlu sedikit bicara dengannya tentang apa yang ia lihat dan lakukan sebelumnya.

Anak mungkin tidak melihat ada kesalahan dalam perilaku atau tontonannya. Penting untuk memberi tahu dia bahwa hal itu tidak baik untuk dilakukan.

Tentu saja, tidak perlu memarahinya atau membuatnya merasa sedih atas apa yang terjadi, tetapi ia perlu tahu bahwa ia tidak boleh melakukan hal itu.

Bersikaplah biasa-biasa saja dengan cara berbicara dengannya, lakukan pada saat keadaan sunyi dan dia tidak terganggu oleh hal-hal lain.

Dengan begitu, dia akan mengerti bahwa apa yang kita katakan itu serius dan dia perlu memperhatikannya.

Jelaskan dengan istilah yang sangat sederhana yang kita tahu dia akan mengerti dan tidak akan marah. [My/ind]

sumber: aboutislam.net

Tags: Film disney
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Masjid An Nur Jatibening Permai Rutin Adakan Program Tahajud Berjamaah di Setiap Akhir Pekan

Next Post

Pertemuan yang Ditunggu-Tunggu

Next Post
Pertemuan yang Ditunggu-Tunggu

Pertemuan yang Ditunggu-Tunggu

BAZNAS Beri Kemudahan Sedekah bagi Jamaah Haji dan Umroh PT Sindowisata

BAZNAS Beri Kemudahan Sedekah bagi Jamaah Haji dan Umroh PT Sindowisata

Ternyata Ini Amalan Menteri Luar Negeri Indonesia Agar Terus Kuat Walau Dapat Tekanan Efek Dukung Palestina

Ternyata Ini Amalan Menteri Luar Negeri Indonesia Agar Terus Kuat Walau Dapat Tekanan Efek Dukung Palestina

  • Rekor Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9610 shares
    Share 3844 Tweet 2403
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1402 shares
    Share 561 Tweet 351
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2561 shares
    Share 1024 Tweet 640
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • MUI Rilis Fatwa Ibadah Puasa dan Idul Fitri

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Freedom, Film Dokumenter tentang Perjalanan Spiritual 50 Mualaf Dunia

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Malu Itu Usia Bertambah Amal Tidak Bertambah

    125 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Silaturahim Itu Merekatkan Ikatan Kekeluargaan

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Anis Byarwati Kunjungi Dua Titik Pengungsian di Jakarta Timur

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga