• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 22 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Oase

Ketika Harus menjadi Orang Tua Tak Menyenangkan

29/12/2017
in Oase
83
SHARES
639
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Penulis : Wulan Saroso

ChanelMuslim.com – Menjadi Orang Tua yang Tidak Menyenangkan

Ingat kisah Perjanjian Hudaibiyah dalam Siroh Nabawiyah?

Perjanjian damai yang dilakukan antara kaum muslimin dan musyrikin Quraisy. Peristiwa itu terjadi saat muslimin dari Madinah hendak berangkat umroh ke Makkah. Namun musyrikin menganggap kaum muslimin itu akan melakukan makar di Makkah sehingga dilaranglah mereka untuk memasuki kota.

Melihat situasi yang tidak kondusif, Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam memilih tindakan ‘mengalah’.

Beliau membatalkan umroh dan mengambil langkah gencatan lalu membuat perjanjian dengan musyrikin Quraisy.
Keputusan Rasulullah saat itu sangat tidak populis. Bagi kaum muslimin, keputusan Rasulullah berarti langkah mundur.

Tidak ada keberanian menunjukkan kebenaran. Lagipula mereka ke sana tidak satupun membawa senjata. Kecuali Abu Bakr ra, semua rombongan saat itu memboikot keputusan Rasul saw. Bahkan Umar bin Khaththab pun sempat mempertanyakan kerasulan Muhammad.
Namun Rasul saw tetap pada keputusannya.
Lalu bagaimana nasib keputusan itu? Mari kita intip di Siroh Nabawiyah..

Lalu apa kaitannya dengan keorangtuaan?

Orang tua, sering dihadapkan pada situasi pengambilan keputusan yang tidak populis. Dengan kata lain, mengambil langkah yang tidak menyenangkan, baik untuk kita sebagai orang tua juga untuk anak bahkan bisa jadi untuk keluarga besar.

Karena tidak menyenangkan, terkadang menjadi dilema dan masalah berkepanjangan.

Misal sederhana
Kita sepakat dengan anak hanya boleh beli es krim di akhir pekan. Tiba-tiba ada saat di mana neneknya anak-anak menawari es krim di luar waktu kesepakatan. Anak-anak merasa itu peluang mendapatkan es krim.

Nenek pun mendesak dengan alasan untuk cucu tersayang. Pemisalan ini sederhana, tapi kadang membuat dilema. Ingin bersikukuh namun harus berbeda pendapat dengan anak dan orang tua kita. Ketika kita memutuskan untuk tetap pada kesepakatan semula, akan terjadi pemboikotan oleh anak dan sang nenek.

Sangat tidak menyenangkan. Namun itulah keputusan yang diambil. Ini masih sebuah pemisalan kecil.

Anak perlu belajar dan memahami, bahwa akan ada banyak hal yang tidak menyenangkan di dunia ini. Tidak menyenangkan bukan berarti membuatnya menjadi manusia yang merasa menderita.

Justru kemudian bagaimana melatihnya untuk mampu menyikapi hal itu dengan prinsip syukur dan sabar. Dan yang paling penting, sebagai orang tua kita wajib mengajarkan bahwa ada hal yang ‘tidak menyenangkan’ dirasakan ketika kita komitmen pada prinsip samawi.

Lalu bagaimana bersikap saat keputusan tidak menyenangkan itu ditetapkan? Seperti yang dicontohkan Rasul dalam kisah perjanjian Hudaibiyah :

1. Yakinilah bahwa ini keputusan terbaik yang Allah ilhamkan kepada kita. Dengan meyakini pula bahwa hubungan kita dengan Allah sejauh ini baik-baik saja.

2. Mengambil langkah ‘cooling down’ dalam upaya menghindari debat tanpa hasil dengan anak-anak atau siapapun itu. Karena penjelasan mengenai hal yang tidak menyenangkan tak akan mudah diterima dengan segera bagi pihak yang tidak menyetujuinya.

3. Menjadi pihak pertama yang komitmen dan menjadi contoh dalam menjalankan keputusan bersama.

4. Berusaha untuk tidak mengungkit-ungkit perbedaan yang pernah terjadi apabila keputusan telah membuahkan hasil yang baik.

5. Selalu belajar untuk menjadi bijak, tidak arogan dan merasa benar sendiri.

6. Kebersamaan adalah hal yang penting. Ketika hati sudah mulai melunak dan terbuka, segeralah saling rangkul untuk komitmen berikutnya.

Orang tua yang tidak menyenangkan diperlukan dalam proses pendidikan anak. Namun yang perlu digarisbawahi mulailah itu dengan meyakini bahwa ikatan jiwa antara orang tua dan anak sudah terjalin indah.

Adakalanya indah itu cahaya mentari di ufuk Timur
Adakalanya pula indah itu temaram senja di ufuk Barat

Wulan Saroso

#FamilySchooling
#AlUsrohMadrosatulUla
#KeluargakuSekolahku

Berikut CV penulis:
[gambar1] 

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Lima Inspirasi Pakaian Syari untuk Anak-anak

Next Post

Klaster Laporan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif Jadi Kasus Terbanyak LPAI Tahun 2017

Next Post

Klaster Laporan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif Jadi Kasus Terbanyak LPAI Tahun 2017

Ancaman WiFi sebagai Salah Satu Contoh Radiasi Elektromagnetik Bagi Kesehatan

Astri Lestari Tampilkan Koleksi Meraki di Bandung Modest Fashion Vision 2018

  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    361 shares
    Share 144 Tweet 90
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8697 shares
    Share 3479 Tweet 2174
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    261 shares
    Share 104 Tweet 65
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    979 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    244 shares
    Share 98 Tweet 61
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11481 shares
    Share 4592 Tweet 2870
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4445 shares
    Share 1778 Tweet 1111
  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    124 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3914 shares
    Share 1566 Tweet 979
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2231 shares
    Share 892 Tweet 558
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga