• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 21 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

KUII VII: Umat Islam harus Menerima Manfaat dari Kemajuan Pendidikan

28/02/2020
in Berita
69
SHARES
532
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Umat Islam harus menerima manfaat dari setiap perkembangan dan kemajuan di bidang pendidikan di Indonesia. Tidak ada perdaban yang berkembang tanpa adanya pendidikan yang bagus.

Demikian dalam Pleno ke-10 Kongres Umat Islam Indonesia atau KUII VII di Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jum’at (28/02/2020). Sebagai narasumber pada sidang pleno kali ini adalah Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Prof Azyumardi Azra dan mantan Menteri Pendidikan Prof M. Nuh.

Prof Azra mengatakan, uamt Isam harus banyak bersyukur karena 88 persen warga negara Indonesia adalah Muslim. Apapun manfaat dari kebijakan di bidang pendidikan di Indonesia akan berdampak pada generasi Muslim.

Menurut Prof Azra, banyak mitos-mitos di dunia pendidikan Indonesia yang telah terpatahkan. Sekolah-sekolah Islam sekarang sudah bagus dan mengalahkan sekolah-sekolah nonmuslim pada zaman awal-awal kemerdekaan. Sudah tidak ada mitos bahwa perguruan tinggi Islam swasta tertinggal dari perguruan tinggi negeri.

“Universitas Muhammadiyah memiliki auditorium yang besar-besar sudah bisa bersaing dengan kampus nonmuslim yang dulu diklaim sebagai yang terbaik. Ada ribuan pondok pesantren yang dimiliki oleh kiai-kiai NU. Banyak teori modernis yang terpatahkan oleh pesantren di Indonesia. Pesantren sekarang memiliki sarpras yang memadai,” kata Azra.

Mantan Menteri Pendidikan M. Nuh mengatakan, salah satu fungsi pendidikan adalah menyambungkan masal lalu, masa kini, dan masa depan. Pendidikan harus menyambungkan satu fase dengan fase berikutnya.

“Proses pendidikan seperti ini sama dengan kaidah yang disampaik oleh Syadina Ali, ‘Didiklah anakmu sesuai dengan zamannya!’,” ujarnya.

Pendidikan menjadi passport untuk masuk ke dunia global. Karena itu pendidikan juga menjadi ajang kompetisi. “Bersainglah dengan pemenang agar dapat menumbuhkan motivasi kuat,” katanya.

Menurut Prof Nuh, zaman semakin berubah. Karena itu pendidikan harus dapat merespon perubahan zaman. Siapa saja yang bisa mengelola dan mengusai perubahan maka dia yang akan jadi pemenang, bukan yang kuat, dan bukan pula yang memiliki kekuasaan,” ujarnya.[ah/rls]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Travel Warning, Anak JIBBS di Madinah

Next Post

Chairul Tanjung Tularkan Semangat Interpreneurship kepada Peserta KUII VII

Next Post

Chairul Tanjung Tularkan Semangat Interpreneurship kepada Peserta KUII VII

Di KUII VII Haedar Nashir Sebut Perlu Ada Perubahan Strategi Dakwah

Hamdan Zoelva: Hukum Islam Tidak Bertentangan dengan Nilai Pancasila

  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    123 shares
    Share 49 Tweet 31
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8693 shares
    Share 3477 Tweet 2173
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    354 shares
    Share 142 Tweet 89
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    976 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11478 shares
    Share 4591 Tweet 2870
  • Konsolidasi bersama Mitra, Ketua KPIPA: Membela Palestina Bukan Pekerjaan Pribadi

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3912 shares
    Share 1565 Tweet 978
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    242 shares
    Share 97 Tweet 61
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    257 shares
    Share 103 Tweet 64
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    295 shares
    Share 118 Tweet 74
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga