• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 17 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Orang Butuh Tempat Pemberhentian

12/07/2023
in Nasihat
Jangan Merasa Paling Benar

Ilustrasi, foto: vocal.media

93
SHARES
718
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

TEMPAT berhenti merupakan kebutuhan alami setiap orang. Tempat-tempat berhenti itu beragam. Ada rumah, ada hobi, dan ada cinta.

Orang Arab kalau bertanya alamat seseorang biasanya mengatakan, “Ayna taskun?” Tempat tinggalmu di mana?

Asal katanya pada ‘sakanun’ yang bisa diartikan sebagai tempat tinggal atau alamat. Itulah tempat berhentinya seseorang dari kesibukan sehari-hari.

Di situ orang istirahat, bertemu keluarga, makan dan minum, ibadah, dan merevitalisasi energi untuk menghadapi kesibukan esok hari. Tanpa tempat berhenti atau rumah, orang sulit mendapatkan kesegaran baru.

Ada juga tempat berhentinya sebuah kegemaran. Hal itu disebut dengan hobi. Ada yang hobi olah raga tertentu, permainan tertentu, pekerjaan tertentu, dan lainnya.

Dengan hobi itu, kegemarannya berhenti di titik itu. Ia bisa berlama-lama tanpa peduli waktu dan tenaga. Perhatikanlah orang yang hobi memancing ikan.

Ia begitu rela untuk berlama-lama memancing di atas terik matahari, di tempat yang tidak nyaman, dan lainnya. Padahal, kalau hanya tentang ikan, ia bisa saja membeli dengan mudah.

Ada juga tempat berhenti lain. Yaitu tempat berhentinya rasa di hati. Orang menyebutnya dengan cinta. Kata hobi pun sebenarnya serapan dari Bahasa Arab yang artinya juga cinta.

Pria yang jatuh pada wanita, begitu pun sebaliknya, menandakan bahwa rasa dalam hatinya berhenti pada sosok tertentu. Dan sebab kecocokan tempat berhenti ini begitu abstrak. Tak bisa dinalarkan.

Karena itulah, Al-Qur’an menyebut jodoh dengan sakinah, “litaskunuu ilaiha.” Sakinah juga memiliki akar kata yang sama dengan sakanun yang artinya tempat berhenti. Arti di sini adalah ketenteraman dan ketenangan.

Dengan kata lain, para lajang adalah mereka yang belum memperoleh tempat pemberhentian hati. Karena itulah mereka belum mendapatkan sakinah. Hatinya boleh jadi akan gundah dan gelisah, hingga ada sosok yang membuat hatinya menemukan pemberhentian atau sakinah.

Bersyukurlah mereka yang sudah Allah anugerahi tempat-tempat pemberhentian, baik fisik maupun hati. Dan bersabarlah mereka yang belum mendapatkannya.

Yang tidak wajar adalah mereka yang sudah memperoleh tempat-tempat pemberhentian, tapi hatinya masih belum tenteram. Punya rumah tapi tidak bisa betah. Punya istri atau suami tapi rasanya masih seperti single.

Betapa nikmatnya jika semua pemberhentian Allah anugerahkan pada seseorang. Ia bisa beristirahat dari lelah. Bisa terpuaskan dari liarnya syahwat.

Belajarlah untuk mengevaluasi diri kenapa tempat-tempat pemberhentian yang ada terasa tidak nyaman.

Sekali lagi, belajar mengevaluasi diri. Benahi jika memang ditemukan ketidakwajaran. Bukan sebaliknya, menyalahkan semua pemberhentian karena merasa bahwa dirinya selalu benar. [Mh]

 

 

Tags: Orang Butuh Tempat Pemberhentian
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

LAZ Al Azhar dan UAI Bangun TPA di Daerah Penjaringan

Next Post

Lakukan ini untuk Melebur berbagai Keburukan, Menghindari Dosa, dan Mencegah Penyakit Badan

Next Post
Lakukan ini untuk melebur berbagai keburukan, menghindari dosa, dan mencegah penyakit badan

Lakukan ini untuk Melebur berbagai Keburukan, Menghindari Dosa, dan Mencegah Penyakit Badan

Berakhir Bahagia, Ini Kisah Istri Shalihah yang Tidak Suka Akhlak Suami

Berakhir Bahagia, Ini Kisah Istri Shalihah yang Tidak Suka Akhlak Suami

APBN Januari 2025 Defisit Rp23,5 triliun

2019 Rupiah dan Kepantasan Nilai Minimal Mahar Pernikahan

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8422 shares
    Share 3369 Tweet 2106
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    849 shares
    Share 340 Tweet 212
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4310 shares
    Share 1724 Tweet 1078
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11337 shares
    Share 4535 Tweet 2834
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2131 shares
    Share 852 Tweet 533
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    238 shares
    Share 95 Tweet 60
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3796 shares
    Share 1518 Tweet 949
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2254 shares
    Share 902 Tweet 564
  • Sudah Siap Pindah dari Gas LPG ke CNG?

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Perkuat Soliditas, Salimah Sulsel Gelar Rakornas

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga