• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 5 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Obat Takut Itu Hadapi Kenyataan

09/11/2022
in Nasihat
Obat Takut Itu Hadapi Kenyataan

Ilustrasi, foto: emergingscholars

84
SHARES
648
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

DUA ekor anak elang mulai gusar. Induknya memberi batas waktu kapan keduanya harus terbang.

Bulu-bulu di sayap anak dua ekor elang sudah mulai tumbuh lebat. Tulang sayapnya pun sudah tampak kokoh. Keduanya tak lama lagi ‘wajib’ terbang dari sarang.

Satu ekor anak elang menanggapi dengan positif. Ia mencoba terbang di sekitaran sarang. Ia pun tak jarang mengepak-ngepakkan kedua sayapnya agar bisa lebih luwes untuk digerakkan.

Sementara, satu ekornya lagi tampak ketakutan. Jangankan belajar terbang di sekitara sarang, melongok ke bawah sarang saja ia gemetaran.

Setiap kali mengingat ucapan ibunya untuk bersiap-siap wajib terbang, sekujur tubuhnya menjadi lemas. Ia jauh lebih memilih untuk tetap di sarang daripada belajar terbang.

Ia membayangkan betapa tingginya sarang yang ia tinggali. Ia juga membayangkan kalau akhirnya gagal terbang. Ia akan terjatuh dan tubuhnya menghempas batu yang tajam. Iiiiih… Apa jadinya.

Dan akhirnya, batas waktu itu tiba. Secara naluriah, induk elang ‘memaksa’ dua anaknya untuk mengikutinya terbang dari sarang.

“Ayo kita terbang. Kepakkan kedua sayap kalian sekuat mungkin. Begini caranya terbang…,” ucap induk elang sambil terbang perlahan.

Langkah itu diikuti anak elang yang pertama. Meski masih kaku, ia berhasil mengepakkan kedua sayapnya. Tubuhnya terangkat ke udara lepas. Ia bisa terbang.

Kini giliran anak yang kedua. Wajahnya pucat. Matanya terpejam. Ia tidak berani menatap ke bawah bukit. Tubuhnya kaku. Kedua sayapnya kehilangan naluri untuk terbang.

“Ayo cepat, terbang!” teriak sang iduk dari atas udara.

Karena takut dengan induknya, anak elang ini pun melompat keluar sarang. Tapi, ia tidak tahu harus berbuat apa. Jangankan mengepakkan kedua sayapnya, matanya masih pun tetap terpejam.

Pemandangan tragis pun akhirnya terjadi. Tubuh anak elang yang takut ini terjatuh ke dasar bukit. Ia tewas terbentur bebatuan.

**

Rasa takut pasti ada di setiap awal episode kehidupan. Ada takut awal sekolah, awal kuliah, awal kerja, awal menikah, awal punya anak, dan lainnya.

Hal itu wajar karena itulah reaksi diri kita terhadap hal baru yang belum dialami dan tampak menakutkan.

Obatnya bukan lari dari hal baru itu. Tapi, justru dengan menghadapinya. Mungkin akan ada langkah gagal. Tapi, setidaknya rasa takut jauh lebih berkurang.

Jadi, obat terhadap rasa takut adalah belajar menghadapi yang ditakutkan itu. Keluarkan semua potensi yang dimiliki.

Jangan seperti anak elang yang karena takut, ia lupa kalau dirinya punya sayap yang bisa digunakan untuk bisa terbang. [Mh]

Tags: Obat Takut Itu Hadapi Kenyataan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

86 Orang Bersyahadat di Masjid Pusat Cambridge

Next Post

Review Buku Atomic Habits, Mengapa Banyak Direkomendasikan oleh Konten Kreator?

Next Post
Review buku atomic habits

Review Buku Atomic Habits, Mengapa Banyak Direkomendasikan oleh Konten Kreator?

Kiat Menjalani Keseharian agar Sukses Dunia Akhirat

Kekecewaan Ibunda Habib bin Zaid

Doa Rasulullah Jika Tiba Waktu Malam Saat dalam Perjalanan

Gua Hira dan Nabi Muhammad

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1834 shares
    Share 734 Tweet 459
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8036 shares
    Share 3214 Tweet 2009
  • Umroh Tetap Aman di Tengah Konflik Timur Tengah, Shafwah Holidays Gunakan Penerbangan Langsung Tanpa Transit

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Abu Bakar Ash-Shiddiq Memborong Semua Amalan

    199 shares
    Share 80 Tweet 50
  • Kedutan Mata Kanan Atas Menurut Islam, Tanda Mau Dapat Rezeki?

    1418 shares
    Share 567 Tweet 355
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    638 shares
    Share 255 Tweet 160
  • Siswa Jakarta Islamic School Berhasil Selesaikan Tantangan Sambung Ayat di Acara Televisi Nasional

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2105 shares
    Share 842 Tweet 526
  • Umrah Saat Konflik Timur Tengah, Shafwah Holidays Gunakan Direct Flight

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11191 shares
    Share 4476 Tweet 2798
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga