• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 4 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Mulianya Mati Syahid

16/08/2025
in Nasihat
Budaya Kematian di Arab Saudi yang Belum Kita Tahu

Ilustrasi, foto: viva.co.id

73
SHARES
564
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MATI syahid begitu mulia. Allah subhanahu wata’ala memujinya. Allah menggantinya dengan surga.

Ada seorang sahabat Nabi mulia yang begitu mengidam-idamkan mati syahid. Beliau adalah Khalid bin Walid radhiyallahu ‘anhu.

Baginya, jihad fi sabilillah dan mati sebagai syuhada jauh lebih nikmat dari kenikmatan apa pun yang ada di dunia ini.

Khalid bin Walid mengatakan, “Malam saat aku dihadiahi pengantin, atau malam ketika aku mendengar kabar gembira dengan lahirnya seorang anakku; semua tidak lebih aku sukai dibandingkan dengan ketika aku berada di tengah pasukan Muhajirin pada malam yang dingin sedingin es, demi menunggu saat-saat untuk menyerang musuh esok paginya.” (Al-Bidayah Wannihayah)

Namun, pahlawan yang bergelar Pedang Allah ini harus menerima kenyataan yang menurutnya pahit. Ia merasakan akan wafat bukan karena jihad dan syahid, melainkan karena sakit di tempat tidur.

Khalid mengatakan, “Aku telah mengikuti perang ini dan itu. Sampai-sampai, tidak ada sejengkal di tubuhku yang terlewati bekas sayatan pedang, tusukan tombak, dan bekas tancapan anak panah.

“Kini, aku akan meninggal di atas tempat tidurku secara wajar. Sebagaimana, matinya seekor unta….” (Utsman bin Muhammad Al-Khamis)

**

Mereka yang ikhlas berjuang di jalan Allah. Mereka yang gigih membela tanah air. Mereka yang tanpa pamrih mempertaruhkan nyawa demi kemuliaan panji Allah. Adalah, mereka yang sudah mentransaksikan dirinya dengan surga.

Seolah mereka melihat surga begitu nyata di depan mata. Keindahan surga itulah yang menjadikan pandangannya tentang dunia ini tak lebih sekadar persinggahan sejenak. Begitu kecil. Begitu remeh temeh.

Seperti itulah para pahlawan umat ini. Seperti itu pula para pahlawan bangsa yang telah menebus kemuliaan dan martabat Islam kita semua dengan darah dan nyawanya. [Mh]

 

 

Tags: Mulianya Mati Syahid
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Belajar Parenting dari Gadget

Next Post

Ribuan Masyarakat Bogor Bersatu dalam Indonesia Peace Convoy

Next Post
Ribuan Masyarakat Bogor Bersatu dalam Indonesia Peace Convoy

Ribuan Masyarakat Bogor Bersatu dalam Indonesia Peace Convoy

Fikih Malu, Menghiasi Hidup dengan Malu

Bagaimana Kita Mengukur Diri

Tujuh Alat Makeup yang Wajib Dimiliki Para Perempuan

Tujuh Alat Makeup yang Wajib Dimiliki Para Perempuan

  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    385 shares
    Share 154 Tweet 96
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8577 shares
    Share 3431 Tweet 2144
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11402 shares
    Share 4561 Tweet 2851
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    916 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Interpretasi Maqasid Syariah yang Relevan Bagi Kebijakan di Pasar Halal Global

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3393 shares
    Share 1357 Tweet 848
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3857 shares
    Share 1543 Tweet 964
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2193 shares
    Share 877 Tweet 548
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2211 shares
    Share 884 Tweet 553
  • Hukum Tahajud setelah Subuh karena Telat Bangun

    1385 shares
    Share 554 Tweet 346
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga