• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 12 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Mereka Bertanya tentang Rampasan Perang

04/08/2021
in Nasihat, Unggulan
Mereka Bertanya tentang Rampasan Perang

Ilustrasi, foto: magzter.com

81
SHARES
623
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Perjuangan tidak selalu bercerita tentang kepahlawanan. Ada sisi lain yang juga muncul. Dan kadang ini menjadi fitnah perjuangan. Yaitu, tentang rampasan perang atau jatah perjuangan.

Dakwah dan perjuangan boleh jadi bisa disimbolkan sebagai dua wajah dalam satu koin. Satu sisi ada dakwah. Di sisi lain ada perjuangan. Dakwah berisikan ilmu dan akhlak. Dan perjuangan berisikan keberanian dan pengorbanan.

Di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, perjuangan diwujudkan dalam bentuk jihad fi sabilillah, atau perang di jalan Allah. Sejarah mencatat, selama kurun 10 tahun semasa Rasul tinggal di Madinah, kurang lebih ada 85 peperangan. Besar dan kecil. Ada yang diikuti Rasul ada yang tidak.

Tidak heran jika selama hidup bersama Rasulullah, para sahabat tampil dalam dua sisi. Ada yang terkenal sebagai dai dan ulama. Ada pula yang terkenal sebagai pejuang dan pahlawan.

Dua-duanya menorehkan prasasti besar tentang kemuliaan para sahabat. Tentang prestasi hebat mereka. Tentang kemuliaan dan pengorbanan mereka. Dan tentang ujian berat yang Allah berikan terhadap mereka melalui rampasan perang atau jatah perjuangan.

Allah subhanahu wata’ala mengabadikan itu dalam banyak ayat, di antaranya pada awal Surah Al-Anfal. Yas-aluunaka ‘anil anfaal. Mereka bertanya kepadamu (Ya Rasulullah) tentang rampasan perang.

Menariknya, ayat ini Allah tampilkan sebagai awal surah yang bernama Al-Anfaal, atau rampasan perang. Allah sebutkan ayat itu dalam bentuk fi’il mudhori’ yang berarti sedang berlangsung dan akan terus berlangsung.

Tentang rampasan perang ini pula yang pernah menjadi fitnah pertama dan terbesar dalam perjuangan generasi pertama umat ini.

Para sahabat radhiyallahum ajma’in tidak pernah bisa dicerai-beraikan dengan ancaman, dengan siksaan dan pembunuhan, bahkan dengan pengusiran. Tapi siapa sangka, mereka pernah hampir dikalahkan, bahkan nyaris pecah karena urusan jatah perjuangan.

Hal itu setidaknya pernah terjadi di Perang Uhud, di mana jatah perjuangan sempat meluluhkan ketaatan mereka kepada komando Rasulullah. Sebuah peristiwa sejarah yang nyaris membuat gugur Rasulullah.

Begitu pun dalam Perang Hunain. Perang yang saat itu sudah diikuti muslimin Mekah menghasilkan jatah perjuangan yang sangat berlimpah. Semua jatah itu Rasul bagi habis untuk muslimin Mekah, dan sedikit pun tidak diberikan untuk muslimin dari Madinah termasuk sahabat Muhajirin.

Karena sebab ini pula, hampir saja para sahabat pecah. Mereka seperti merasa bahwa Rasul tidak adil karena lebih mengutamakan “saudara” beliau yang dari Mekah daripada yang dari Madinah. Padahal mereka lebih senior, dan lebih banyak berkorban daripada yang dari Mekah.

Rasulullah berhasil meluruskan “kebengkokan” itu. Sebuah ucapan terkenal yang dilontarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam begitu membekas dalam hati mereka. Dan, meluluhkan syahwat terhadap jatah harta yang sebelumnya sempat melalaikan mereka.

“Apakah kalian lebih ridha pulang bersama hewan-hewan seperti yang kini diperoleh muslimin Mekah. Sementara, kalian pulang bersama Rasulullah?” Sontak, para sahabat dari Madinah menangis karena menyesal dan bersalah.

**

Inilah pentas perjuangan. Perang memang tidak ada. Tapi esensi perjuangannya tetap mengalir dalam gerak dakwah. Ada kerja keras di situ. Ada ujian kesabaran. Dan, ada pula ujian jatah perjuangan.

Sekali lagi sejarah mengingatkan, para mujahid memang tegar dalam ancaman, siksaan, dan kematian. Tapi, belum tentu dengan ujian jatah perjuangan.

Luruskan selalu niat perjuangan semata karena Allah. Dan selalu rapatkan barisan, dalam keadaan berbaik sangka sesama saudara mujahid dakwah.

Kalau setan menghembuskan pertanyaan tentang jatah perjuangan, katakanlah semuanya milik Allah dan Rasul. Tingkatkan takwa dan selalu dalam keadaan berbaik sangka sesama aktivis Islam. [Mh]

 

 

Tags: al-anfaalghanimahrampasan perang
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kisah Terbunuhnya Habil, Anak Nabi Adam (1)

Next Post

Konselor Laktasi: Obat Covid-19 Aman untuk Ibu Menyusui

Next Post
Obat Penyakit Gagal Ginjal Akut Didatangkan dari Singapura, Harga Satuan Rp16 Juta

Konselor Laktasi: Obat Covid-19 Aman untuk Ibu Menyusui

Betapa Rapuhnya Negeri Ini

Betapa Rapuhnya Negeri Ini

Sejarah Berdirinya dan Perkembangan Universitas Indonesia

Sejarah Berdirinya dan Perkembangan Universitas Indonesia

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8856 shares
    Share 3542 Tweet 2214
  • Inilah Para Pemain Muslim Tim Swiss di Piala Eropa 2020

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1080 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3989 shares
    Share 1596 Tweet 997
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11570 shares
    Share 4628 Tweet 2893
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2266 shares
    Share 906 Tweet 567
  • Hukum Tahajud setelah Subuh karena Telat Bangun

    1432 shares
    Share 573 Tweet 358
  • Kisah Teladan Tsabit bin Dahdah yang Menukar Hartanya dengan Surga

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3457 shares
    Share 1383 Tweet 864
  • ParagonCorp Bersama Pemprov DKI Jakarta dan Transjakarta Resmikan Revitalisasi Halte Swadarma yang Lebih Inklusif

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga