• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 30 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Mengasah Kecerdasan Hati

25/07/2021
in Nasihat, Unggulan
Mengasah Kecerdasan Hati

Ilustrasi, foto: indiannewslink.co.nz

74
SHARES
571
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Orang-orang Arab di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam itu pintar. Mereka sukses dalam bisnis. Mereka juga sukses mengatur suku-suku di jazirah Arab untuk ziarah ke Ka’bah dengan damai. Namun, kenapa mereka disebut sebagai kaum jahiliyah?

Jahiliyah berasal dari kata jahil yang artinya bodoh. Secara otak atau pikiran di kepala, mungkin mereka tergolong pintar. Tapi dari kecerdasan hati, mereka tergolong bodoh. Bodoh yang paling mendasarnya adalah mereka mengelola rumah Allah, baitullah, tapi tidak paham siapa Allah.

Di masa itu, secara turun-temurun Allah diwakilkan dengan aneka patung. Masing-masing suku memiliki patungnya sendiri. Agar terjalin perdamaian di tanah Arab, semua patung itu dipajang di Ka’bah.

Belum cukup dengan itu, setiap rumah pun diperbolehkan memiliki patungnya sendiri. Yang kaya, patungnya bagus, terbuat dari bahan yang mahal. Yang miskin patungnya sekadarnya.

Ada yang membuat patung di rumah dari bahan adonan kue. Ketika makanan di rumah cukup, patung itu mereka sembah. Ketika makanan habis, patung itu sendiri yang mereka makan.

Kebodohan ini terus berlangsung, diwariskan dari generasi ke generasi berikutnya. Padahal, nenek moyang mereka seorang Nabi: Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.

Keimanan dan kecerdasan hati memang sesuatu yang tidak bisa diwariskan. Tidak ada jaminan, orang tua yang soleh akan mewariskan anak dan cucu yang soleh.

Jadi, jahiliyah merujuk pada kebodohan hati. Bukan kebodohan otak. Hati memiliki kapasitas yang jauh lebih besar dari otak. Otak lebih kepada berpikir untuk bertahan dan melanjutkan hidup. Sementara hati mampu melihat hal-hal setelah hidup.

Otak tidak mampu memahami yang tidak terlihat. Sesuatu yang terlihat dikatakan ada, dan yang tidak terlihat berarti tidak ada. Padahal, di dunia ini begitu banyak benda-benda yang tidak terlihat. Seperti, angin, udara, gas, dan lainnya.

Tidak heran jika segala keharmonisan alam raya, seperti sinar matahari, pergantian siang dan malam, air yang melimpah, tumbuhan yang subur, susu dan daging bergizi dari hewan; mereka katakan sebagai kebaikan alam. Bukan memahami siapa Allah.

Padahal, alam hanya benda mati. Otak tidak mampu meraih ketinggian di balik siapa yang mengatur benda mati itu menjadi begitu teratur dan terjaga.

Dalam hubungan sesama manusia, otak juga tidak mampu menangkap nilai di balik hubungan itu. Otak hanya memahami keuntungan jika menerima dari manusia lain, tapi tidak mampu mencerna jika harus memberi ke orang lain.

Padahal, kelanggengan hidup itu terjadi jika sesama manusia bersemangat untuk memberi, bukan terus-menerus menerima, apalagi mengambil dan merampas. Hal itulah yang kini dialami negeri-negeri yang tidak mau bertuhan. Suami istri pun tidak saling percaya. Bahkan orang tua dan anak tidak terjalin dalam saling percaya.

Sebagian mereka lebih percaya dengan hewan-hewan peliharaan dari pada pasangan atau anak-anak mereka. Karena hewan peliharaan, dianggap lebih setia dari manusia mana pun.

Inilah jahiliyah. Terjadi di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam hidup. Dan terus berlangsung hingga di abad ini.

Marilah terus mengasah kecerdasan hati kita, agar terus tersambung dengan Yang Maha Mengetahui. Hati akan kian cerdas bersama hidayah Allah. Dan akan bodoh jika sebaliknya. [Mh]

Tags: mengasah kecerdasan hati
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kisah Sulaiman bin Yasar Menolak Ajakan Berzina Seorang Wanita (2)

Next Post

Melamun di Malam Hari Memikirkan

Next Post
melamun di

Melamun di Malam Hari Memikirkan

Waspada, Tertipu Tawaran Investasi Bodong Via Grup Chat

Waspada, Tertipu Tawaran Investasi Bodong Via Grup Chat

Tips Agar Nikah di Masa Pandemi Tetap Berkesan

Tips Agar Nikah di Masa Pandemi Tetap Berkesan

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    508 shares
    Share 203 Tweet 127
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Kehadiran Deswita Maharani dan Ferry Maryadi di Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi Menambah Kesan Hangat

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3439 shares
    Share 1376 Tweet 860
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7905 shares
    Share 3162 Tweet 1976
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5272 shares
    Share 2109 Tweet 1318
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2874 shares
    Share 1150 Tweet 719
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    403 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6708 shares
    Share 2683 Tweet 1677
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    577 shares
    Share 231 Tweet 144
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga